meringankan bacaan berat

Thursday, 29 March 2012

Intip Penyebab Anak Sering Sakit

Anak sakit/ilustrasi (foto: munchausen)
Cuaca yang cepat berubah secara drastis akhir-akhir ini tentu berdampak pada kesehatan setiap individu. Tak terkecuali anak-anak. Tak jarang dalam sebulan anak bisa berkali-kali sakit sehingga terpaksa izin tak masuk sekolah.

Iklan soal anak yang gampang sakit pun sudah muncul di televisi. Iklan ini memperkenalkan produk seperti sabun mandi dan sabun cuci tangan untuk mencegah kumam sekaligus penyakit. Tentu penyebab anak sering sakit tak hanya faktor tak memakai sabun, banyak hal lain yang mesti diperhatikan agar anak tak mudah sakit.

Anak-anak biasanya mengalami sakit karena daya tahan tubuhnya belum kuat dan masih sangat sensitif. Terlebih lagi bila pola makan dan pola hidupnya sulit diatur. Berikut ini beberapa penyebab gangguan kesehatan pada anak-anak.

Kurang perhatian orang tua

Orang tua yang begitu sibuk dengan urusan pekerjaan sering kali kurang memberi perhatian kepada anak-anaknya. Semua urusan dan kebutuhan anak diserahkan kepada pembantu atau pengasuh. Anak-anak yang kurang mendapatkan kasih sayang dan perhatian orang tua seringkali merasa tertekan dan minder. Hal ini bisa mengganggu kesehatan mental dan juga fisiknya karena mereka menjadi tidak nafsu makan atau malas makan.

Faktor keturunan atau genetik

Orang tua yang mempunyai riwayat penyakit yang bisa disebabkan oleh faktor genetik harus mengambil tindakan pencegahan agar jangan sampai penyakit tersebut dialami oleh anak-anaknya.

Lingkungan bermain yang tidak sehat

Lingkungan bermain anak-anak yang kotor dan kumuh sangat mempengaruhi kesehatannya. Misalnya, banyak lalat dan debu yang menghinggapi makanan yang akan disantap. Belum lagi bila orang-orang yang ada di sekitar tempat bermainnya menderita penyakit menular.

Kurang istirahat dan terlalu banyak bermain

Pada umumnya anak kecil lebih menyukai terus bermain daripada disuruh tidur dan istirahat. Bahkan berhenti sejenak untuk makan saja kadang kala mereka tidak mau sehingga sering kali kita tidak habis pikir. Kalau terjadi hanya sesekali mungkin tidak terlalu berpengaruh pada kesehatan, namun bila anak sering kali tidak mau makan dan maunya hanya main saja, tidak heran kalau mereka mudah sakit, kekurangan energi, vitamin dan mineral.

Makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia

Anak-anak seringkali jajan makanan dan minuman yang mengandung zat-zat tambahan yang dapat merusak kesehatan. Zat-zat seperti pengawet, pewarna, dan penguat rasa yang notabene merupakan bahan kimia lazim digunakan para pedagang makanan dan minuman. Pewarna, pengawet, atau penguat rasa alamiah sangat sulit dilakukan di Indonesia karena harganya cukup mahal.

Terlalu sering mengkonsumsi obat antibiotik

Anak sakit memang perlu obat, namun tidak harus menjejali anak dengan obat kimia atau antibiotik terus menerus. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter tentang baik dan buruknya minum obat tertentu dan jangka waktu pemakaiannya. Coba dipertimbangkan dan disesuaikan dengan keluhan yang dialami. Misalnya saja anak yang sedang flu atau pilek. Flu atau pilek sebabnya adalah kuman atau bakteri yang bisa dihilangkan dengan meningkatkan daya tahan tubuh dengan asupan makanan yang bergizi tinggi, misalnya sup atau bubur sayur yang hangat atau minuman susu.

(d kencana d/berbagai sumber)

0 comments :

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons