meringankan bacaan berat

Friday, 27 April 2012

Mourinho Alasan Pengunduran Diri Guardiola dari Barcelona?

Pep Guardiola (kiri) dihibur Jose Mourinho
Kabar mengejutkan datang dari arsitek Barcelona, Josep 'Pep' Guardiola yang memutuskan mundur sebagai pelatih di akhir musim nanti, Jumat (27/4). Ini setelah serangkaian hasil buruk yang didapat Barca di sebulan terakhir.

Barca gagal mempertahankan gelar Liga Champions setelah terhenti di semifinal oleh Chelsea. Di La Liga Spanyol, La Blaugrana juga terancam gagal mempertahankan gelar karena dominasi Real Madrid musim ini kian menguat.


Pelatih usia 41 tahun ini mengaku lelah setelah menukangi Barcelon selama empat musim. "Ini sangat melelahkan, saya selalu menginginkan kontrak yang singkat karena tekanan di Barcelona sangatlah besar. Saya sudah menjalani hal tersebut sebagai pemain di Barcelona. Empat tahun adalah keabadian sebagai pelatih," ujar Guardiola seperti dilansir ESPN.

Guardiola menjadi pelatih yang memberikan gelar terbanyak selama mengabdi untuk Barcelona. Jumlah 13 gelar juara lebih banyak ketimbang yang diraih Barcelona di era pelatih Johan Cruyff (11 gelar). Tak hanya itu, secara keseluruhan, Guardiola juga menjadi pelatih dengan rasio kemenangan terbesar sepanjang sejarah Barcelona.

Tapi apa benar, Guardiola mundur hanya karena letih dan lelah? Ingat hegemoni Barca musim ini tergerus oleh Real Madrid yang kini diarsiteki Jose Mourinho. Los Blancos dari hari ke hari makin menunjukkan performa, formasi, dan prestasi yang relatif stabil. Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Mesut Oezil, Xabi Alonso, Angel Di Maria, Ricardo Kaka, Iker Casillas, sudah terlihat semakin padu. Bukan tidak mungkin musim depan Madrid akan lebih mendominasi di Spanyol.

Guardiola khawatir dengan pamor Madrid yang dibesut Mourinho? Bisa jadi. Di level Eropa, Barca selama empat tahun juga begitu dominan, tapi La Blaugrana tak bisa menjadi tim sempurna, karena pada musim 2009/2010, Inter Milan yang kala itu dilatih Mourinho mampu meraih treble winners, sekaligus mengubur impian Barca untuk mempertahankan gelar Liga Champions.

Ketika Mourinho memutuskan pindah ke Real Madrid pada 2010/2011, Guardiola terlihat mulai gerah. Di musim pertama, Mourinho langsung memberikan gelar Copa Del Rey. Di final, Mourinho mengantar Madrid mempermalukan Barcelona.

Di musim keduanya, Mourinho mulai menemukan formasi dan taktik yang tepat untuk menghabisi Barca. Buktinya, pelatih asal Portugal itu mampu untuk sementara mengungguli Guardiola. Madrid kini di puncak klasemen sementara La Liga dengan keunggulan tujuh poin dengan menyisikan empat laga. Tak hanya itu di laga el clasico, pekan lalu, Madrid sukses mempermalukan Barca di kandang sendiri di Camp Nou, 2-1.

Memang, seperti Guardiola, Mourinho juga gagal membawa Madrid lolos ke final Liga Champions musim ini. Tapi, jauh-jauh hari Mourinho sudah mengatakan, target utamanya musim ini adalah trofi La Liga. Selain itu, Madrid kalah terhormat di semifinal melalui adu penalti dari Bayern Muenchen. Bandingkan dengan Barca yang tersingkir mengenaskan oleh kuda hitam Chelsea. Padahal Chelsea tampil dengan 10 pemain dan Barca mendapat hadiah penalti di laga semifinal.

Mourinho pun sudah menegaskan akan tetap membesut Madrid hingga kontraknya berakhir pada 2014 nanti. Ini tentu menganggu kenyamanan Guardiola yang selama ini terkesan sebagai satu-satunya pelatih terhebat di antara klub-klub Spanyol. Mourinho akan semakin lebih terlihat sama seperti saat menukangi Inter di Italia. Kala itu Mourinho selalu menjadi sorotan.

Agaknya, semoga ini sekadar spekulasi, Guardiola belum siap mental menyongsong musim berikutnya dengan beradu strategi melawan Mourinho. Hanya arsitek Manchester United Alex Ferguson yang terang-terangan senang beradu strategi dengan Mourinho, kala Mourinho masih menukangi klub Inggris, Chelsea. Ferguson bahkan mengaku kecewa saat Mourinho memutuskan pindah ke Inter.

(d kencana d/jedadulu.com)

24 comments :

Anonymous said...

berita sampah, Madrid menang 2-1 bangga, gak dengan kekuatan penuh Barca, Pique tdk main dan beberapa pilar juga cedera, bangga??? sampahlah berita ini, jelas dari kata2nya yg nulis jelas2 seorang Madridista tdk berimbang, baca dulu berapa kali Mou menang terhadap pep dan sebaliknya, jangan pernah ngimpi, kalah lebih terhormat karena adu penalti, kalah is kalah kalah=kalah jadi jgn pernah bilang kalah terhormat, Barca tidak kalah dikandang krn mereka seri 2-2 tapi madrid kalah 5-2 dikandang mana yg lebih terhormat????


JANGAN NGIMPI!!!!!!!!!!!

Anonymous said...

kenapa anda yang emosi..,, hahaha,..

Anonymous said...

ini yg komen pertama kocak bener dah yah...
ciri supporter bego bancilona haha....

Anonymous said...

BARU KALAH SEKALI DAH PILIH MUNDUR,,... PENGECUT...???? PEMAIN DAN PELATIH BARCELONA PENGECUT,,.....

Anonymous said...

Ini analisis yg kacau, dangkal, serampangan, tapi lumayan menghibur. Mungkin karena ditulis oleh orang yg tidak pernah paham sepak bola. Efeknya, pendukung Madrid tertawa, pendukung Barca marah2...

Anonymous said...

SANGAT DISAYANGKAN PEP PERGI..GAK ADA CERITA YG SERU LAGI DONG DI LA LIGA..

Anonymous said...

haduuuhhh 13 piala dalam 4 tahun!!! apa yang harus ditakutkan??? haduuuuhhhh berita sampah beneran bener kata komen pertama

Anonymous said...

tidk usah mengatakan berita sampah, mending barca urusin tu Uang suap buat wasit dan utng''nya,tdk ush berdebat, kita semua tahu bahwa fans barca banyak yg tdk berotak, pemainnya licik, manajemennya korup, dll...
dalam 4 tahun terakhir kemenangan barca selalu identik dengan keputusan kontroversia wasit...

Anonymous said...

Yang nulis berita ini tak paham sisi psikologis sepak bola terutama elemen pendukungnya. Akhirnya, yg muncul adalah caci maki. Kasihan....

Anonymous said...

asyaiful said...

wkwkwk barca dibilang pengecut apalagi pep..waduuh..plz deh jangan pada berantem....tetep junjung sportifitas broo

Anonymous said...

mou banci ....
CR Gay ...
yg bikin materi jablay....

Anonymous said...

messi pendek aja belagu loe . . .

Anonymous said...

PSTS tu lah yg btul,gak ada guna kalian rbut2.

Anonymous said...

sparing yookk PSTS...
brani dqg???
kasihlah pur 3..

genosida fc

Anonymous said...

CUPU

Anonymous said...

T>A>M>A>T... Akhir kisah yang menyedihkan buat elbarca.... maklum rek barca tas menang 4 tahun iki... tapi lo madrid? udah dari dulu mas....

Anonymous said...

keliatan ya ada yg lsg nyerang pendukung Barca gak berotak, sadar diri bung anda menghina sodara sendiri cuma krn bangga2in tim loe, ampun kampungan sedih saya cuma gara2 bola pada turun semua IQnya gak guna banget pantes negara ini gak maju2, pola pikirnya saling makan sodara sendiri karena hal yg gak prinsip, payah!!!!!

Anonymous said...

bener nih berita gak berimbang saya sampe cari2 sumber berita ini diluar negeri gak ketemu, kayanya penulis emang mungkin pendukung Madrid atau tidak suka dengan Barca, soalnya kalo dibilang gak sukses Barca musim 2009/2010 juga cuma dapet laliga dan terbilang tdk sukses, knp gak dr dulu Pep cabut??? dan kalo mau dihitung statistik Pep VS Mou terlalu dini untuk bilang Pep kalah dari Mou karena Mou br menang 2 kali sedangkan Pep sudah menang 5 kali dari Mou

barca-madrid said...

Damai bro, pissssss
http://www.jedadulu.com/2012/05/guardiola-sangkal-mourinho-picu-dirinya.html

Anonymous said...

haduh bancilaona tuh emang bancilona..pemain nya aktor semua...menang krna kontroversial wasit jantan ajah kaga...banci iyah...baru kalah ajah udah mundur..pelatih jg apa yg dilatih nya...????hdup madrid....

bre said...

yg penting fakta saat ini madrid lebih baik dari barca dengan trofi juara la liga , utk barca selamat berusaha utk musim depan, buktikan saja jgn banyak komentar...hala madrid....

Anonymous said...

jadi malu bangsa kita bisanya caci maki

Anonymous said...

hahahahaha....
itu yg pada caci maki dapat apa ya dari mou n pep ???

emank otak nya nya pd dangkal...
yg beginian aja bs di jadiin alasan buat saling menghujat...

sayang banget...
sekolah or kuliah mahal2 tapi otaknya pada dangkal...

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons