meringankan bacaan berat

Monday, 27 May 2013

Briptu Rani Mengeluh Alami Pelecehan Seksual

Briptu Rani (foto: surabayaku.asia)

Ibunda Briptu Rani, Raya Situmeang membeberkan alasan putrinya kabur dari tugas tiga bulan terakhir di Polres Mojokerto, Jawa Timur (Jatim). Bercerita dengan sesekali matanya tampak berkaca-kaca, Raya Situmeang mengungkapkan perlakuan buruk atasan putrinya selama bertugas.

Menurut Raya, Briptu Rani sering diminta menemani karaoke rekan Kapolres. Kekesalan gadis usia 25 tahun itu memuncak tepatnya tiga bulan. Rani yang geram dengan ulah atasannya memutuskan untuk tidak kembali ke kesatuannya itu. "Benar Rani saat itu kabur ke Bandung, karena memang sudah kesal," ujarnya, seperti dilansir merdeka.com, awal pekan ini.

Ulah nakal oknum Kapolres Mojokerto tak cuma sampai di situ. Rani yang merupakan ajudannya pernah diperlakukan tidak senonoh. Kata Raya, Saat mengukur baju dinas, Kapolres tiba-tiba ingin mengukur dan menempelkan tangan ke badannya."Di situ dia juga sempat memegang bagian tubuh Rani," jelasnya.

Raya menyayangkan sikap atasan Rani dalam memperlakukan bawahan. Padahal Rani bercita-cita untuk mengabdikan diri pada korps kepolisian. "Sekarang kondisinya berbeda anak saya dilakukan seenaknya sama atasannya," tandasnya.

Polda Jatim memberikan tanggapan tentang berbagai informasi penyebab kaburnya Briptu Rani. "Kami melakukan penyelidikan terkait adanya laporan tersebut. Termasuk ungkapan adanya pelecehan seksual, penggelapan uang dan sebagainya. Kami masih melakukan pencarian keterangan serta bukti-bukti masalah tersebut," kata Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Jawa Timur, AKBP Suhartoyo.

0 comments :

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons