meringankan bacaan berat

Monday, 20 May 2013

Soekarno Bukan Seorang Playboy

Bung Karno dan Ratna Sari Dewi (foto: kepustakaan-presiden.pnri.go.id)

Svet Zakarias, sahabat Soekarno dari Rusia, menilai presiden pertama Indonesia itu bukan seorang playboy yang mata keranjang saat menikahi sejumlah wanita. Menurut mantan wartawan Rusia yang bertugas di Indonesia pada masa Orde Lama dan Orde Baru itu, Soekarno adalah seorang artis.

"Soekarno seorang pencinta, bukan Don Juan atau Cassanova," ujar lelaki gaek berusia lebih dari 80 tahun itu di Moscow, seperti dilansir antaranews.com, Ahad (12/5).

Sebagai pelukis, kata Zakarias, Soekarno menyukai keindahan dan kecantikan, bukan melulu seks. Sedangkan, lanjut dia, Don Juan dan Cassanova menyukai wanita untuk seks dan bersenang-senang. "Soekarno jauh dari petualang cinta, ia seorang pemuja keindahan," tegasnya.

Bukti bahwa Soekarno bukan playboy tapi seorang pemuja keindahan, kata Zakarias, proklamator Indonesia itu menikahi wanita yang dipujanya. "Semua cantik-cantik," katanya merujuk kepada isteri-isteri Soekarno seperti Inggit Garnasih, Fatmawati, Hartini, dan Ratna Sari Dewi.

Di Rusia, katanya, ada desas-desus yang mengatakan Soekarno juga mencintai wanita Rusia saat berkunjung ke Moskow di era tahun 1960-an. "Tapi saya tidak bisa mengkonfirmasi kebenarannya karena saya bukan pemegang lilin," katanya seraya menambahkan bahwa istilah pemegang lilin menurut bahasa Rusia merujuk kepada saksi mata yang melihat kejadiannya.

Wanita-wanita Rusia, kata Zakarias, cantik-cantik seperti juga mojang Priangan atau wanita Jawa yang aristokrat. "Wajar kalau Soekarno tertarik sama wanita Rusia," katanya.

0 comments :

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons