meringankan bacaan berat

Sunday, 1 February 2015

Liburan Asyik, Masjid Besar Tegal Kalong di Sumedang



Sekilas tak ada yang istimewa dengan masjid ini. Bentuknya mirip dengan masjid-masjid lain yang ada di sekitarnya. Namun, masyarakat Sumedang memberi julukan yang cukup menarik untuk masjid yang konon merupakan masjid tertua di kota Sumedang, yakni "Masjid Pusaka'.

Rupanya, julukan itu disematkan di masjid yang berdiri sekitar tahun 1600-an itu bukan tanpa sebab. Sebuah cerita sedih menjadi alasannya. Konon, sempat terjadi gesekan antara Kerajaan Sumedanglarang dengan Kerajaan Banten, gesekan itu membuat Banten menyerang Sumedang. 

Setelah kegagalan serangan pertama, pada Oktober  1678, Banten kembali menyerang untuk kedua kalinya. Pada serangan kedua inilah korban banyak berjatuhan di pihak Sumedang yang saat itu sedang tak siap menerima serangan. Hingga saat itu di sebut sebagai masa kelam bagi Sumedang.

Diceritakan bahwa pasukan gabungan Banten berhasil mengepung Sumedang pada awal bulan Ramadhan, dan tepat pada Hari Raya Idul Fitri, tepatnya ketika Pangeran Panembahan beserta rakyat Sumedang sedang melaksanakan shalat sunnah Ied tiba-tiba tanpa diduga-duga pasukan gabungan Banten yang dipimpin oleh Cilikwadara dan Cakrayuda menyerang Sumedang dengan kekuatan penuh.

Berdasarkan tragedi tersebut, sampai sekarang Bupati Sumedang tidak diperkenankan untuk melakukan Sholat Ied di Sumedang ketika Idul Fitri jatuh pada hari Jumat. Bupati harus Sholat Ied di luar Sumedang.


Masjid Besar Tegal Kalong,
Lokasi : Jalan Haji Suleiman, Kampung Kaum, Kel. Talun, Sumedang Selatan

0 comments :

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons