meringankan bacaan berat

Thursday, 10 September 2015

Perang Tarif Gojek Vs Grab Bike



Ojek merupakan moda transportasi yang ada hampir di seluruh sudut kota Jakarta yang terkenal dengan kondisi lalu lintasnya yang buruk. Pengemudi ojek juga tidak perlu menjalani pemeriksaan atau pendaftaran apapun.

Pembayarannya dilakukan secara tunai, dan tarifnya tergantung dari tawar menawar. Ojek terkesan tidak aman, dan helm yang mereka sediakan biasanya tidak bersih. Proses tawar menawarnya juga kadang menjengkelkan. Intinya, ojek adalah moda transportasi yang disukai sekaligus dibenci, tapi sangat diandalkan oleh orang banyak di kawasan rawan macet seperti Jakarta.

sumber: mimpiterus.com

Adapun Gojek sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu dan ingin memperbaiki transportasi ojek dengan menciptakan armada ojek yang aman dan terpercaya. Tapi baru di awal tahun 2015 ini Go-Jek meluncurkan aplikasi mobile-nya dan mulai serius mengembangkan jaringan pengemudi ojeknya.

Saat menggunakan Gojek, maka pendapatan para ojek konvensional semakin terancam. Belum lagi tarif promo yang ditawarkan. Ojek konvesional pun kian terjepit setelah pesaing Gojek, GrabBike, kian menggeliat. Sebelumnya, CEO Gojek Nadiem Makarim menganggap perang harga antara Gojek dan GrabBike bisa berdampak buruk pada penghasilan para tukang ojek konvensional.

Gojek rela menaikkan harga, asal langkah itu juga diikuti oleh GrabBike. ''Saya lempar ke mereka (GrabBike) kapan kita mau sama-sama merasionalkan harga demi kepentingan sosial masyarakat,'' kata Nadiem pada acara CNN Indonesia Fokus, Agustus lalu.

Layanan GrabBike yang diprakarsai oleh perusahaan aplikasi GrabTaxi selama ini memasang tarif Rp 5.000, lebih murah dibandingkan Gojek yang saat itu menetapkan harga Rp 10 ribu. Tapi kedua harga tersebut bersifat promo.

Kiki Rizki yang menjabat sebagai Head of Country Manager GrabTaxi Indonesia mengatakan, tarif tersebut memang sengaja diberikan guna menggaet konsumen GrabBike sebanyak-banyaknya. "Tarif goceng kami adalah salah satu strategi untuk meraih banyak pengguna. Rencananya promo 'merah-putih' ini akan selesai pada akhir bulan Agustus," kata Kiki.

Sementara Gojek, ternyata sudah lebih dulu menaikkan tarif mereka di Jakarta yang semula Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu untuk berpergian di bawah radius 25 kilometer. “Kami pribadi akan tetap adakan berbagai promo yang akan menarik perhatian konsumen karena fokus GrabBike saat ini memang untuk meraih pengguna sebanyak-banyaknya," kata Kiki menanggapi akhir promo pesaingya, Gojek.



0 comments :

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons