meringankan bacaan berat

Monday, 2 November 2015

Walah, Driver Gojek Ancam Mogok


Driver Go-Jek mogok narik penumpang. Pesan berantai disebar sejumlah driver Go-Jek lewat whatsapp. Mereka mengaku protes atas sejumlah langkah pengelola Go-Jek yang dinilai tidak fair.

Inilah isi pesan berantai itu:

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Selamat Pagi, Siang, Sore dan Malam Kawan2..

Pak Nadiem Makariem pernah berkata di ultah GO-JEK 5thn bahwa Driver GO-JEK adalah Tombak dari kehidupan GO-JEK. Dan juga bertekad ingin mensejahterakan kita (driver).  Tetapi.. hari ini Manajemen Gojek melakukan tindakan yg mencekik leher kita. 

Pemberlakuan tarif baru ini sangat merugikan Driver. Apakah Manajemen tidak memperhitungkan beban yg kita pikul? Konsumsi BBM kendaraan kita, pemakaian pulsa, bayar parkir dll. 

Maka izinkan saya imbau dan mengajak kawan2 untuk memboikot segala jenis orderan untuk hari ini dan puncaknya besok, Selada, 3 November 2015. Terserah kawan2 jika pesan ini dianggap provokatif atau apapun. Tapi kita memang tidak pernah punya wadah untuk berbagi ke GO-JEK. 

Jadi dimohon untuk kawan2 utk tidak mengambil orderan untuk hari ini dan esok Selasa, 3 November 2015). Tapi jadikan aksi ini sebagai bukti bahwa kita (driver) adalah rekanan GO-JEK. Yang seharusnya mempunyai hak untuk bisa juga menentukan nasib GO-JEK.

Driver GO-JEK dikenal dengan solideritasnya yg tinggi. Mari buktikan!!! Aksi ini mulai dimulai dari jam 5 pagi hingga 9 malam .

Bagi kawan2 yg ingin bergabung menyuarakan pendapatnya, bisa ke Kemang Timur atau Kemang Selatan jam 10 pagi hingga selesai. Untuk yg aktif di sosial media, entah di facebook, twitter atau instagram, sebarkan aksi ini dengan #GojekMogok

Jika memang harus melakukan sweaping, maka lakukan dengan sopan.

Waalaikumusalam warohmatullahi wabarokatuh


Tapi rupanya, tak semua sepakat dengan rencana itu. Ada beberapa yang tetap narik, Budi misalnya. Dia mengaku bila ada order akan tetap narik. Dia juga meminta pengertian rekan-rekannya karena ada anak istri yang mesti dihidupi. "Saya tetap narik, ya semoga saja kesejahteraan lebih baik nantinya. Yang penting kerja," kata Budi.



0 comments :

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons