Menu
Results for "Ulas Dulu"
Jedadulu

Trofi Piala Dunia (foto: afp)

JAKARTA -- Piala Dunia merupakan turnamen sepak bola terbesar di dunia yang digelar setiap empat tahun sekali. Pada Piala Dunia 2022 ini, turnamen akan diselenggarakan di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember 2022.

Piala Dunia pertama kali diselenggarakan pada tahun 1930. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memutuskan untuk menggelar turnamen sepak bola berskala dunia itu kali pertama pada 13-30 Juli 1930 di Uruguay.

Piala Dunia diikuti berbagai tim nasional (timnas) sepak bola di seluruh dunia. Timnas sepak bola anggota FIFA mengikuti babak kualifikasi tiap benua hingga terkumpul 32 tim yang memperebutkan trofi Piala Dunia.

Brasil menjadi negara dengan koleksi trofi Piala Dunia terbanyak yakni dengan lima trofi, diikuti Italia (4 trofi), Jerman (4), Uruguay (2), Argentina (2), Prancis (2), lalu Inggris, dan Spanyol.

Daftar Juara Piala Dunia dari Masa ke Masa:

- Piala Dunia Uruguay 1930
Juara: Uruguay
Runner-up: Argentina

- Piala Dunia Italia 1934
Juara: Italia
Runner-up: Republik Ceko

- Piala Dunia Prancis 1938
Juara: Italia
Runner-up: Hungaria

- Piala Dunia Brasil 1950
Juara: Uruguay
Runner-up: Brasil

- Piala Dunia Swiss 1954
Juara: Jerman Barat
Runner-up: Hungaria

- Piala Dunia Swedia 1958
Juara: Brasil
Runner-up: Swedia

- Piala Dunia Cile 1962
Juara: Brasil
Runner-up: Republik Ceko

- Piala Dunia Inggris 1966
Juara: Inggris
Runner-up: Jerman Barat

- Piala Dunia Meksiko 1970
Juara: Brasil
Runner-up: Italia

- Piala Dunia Jerman 1974
Juara: Jerman Barat
Runner-up: Belanda

- Piala Dunia Argentina 1978
Juara: Argentina
Runner-up: Belanda

- Piala Dunia Spanyol 1982
Juara: Italia
Runner-up: Jerman Barat

- Piala Dunia Meksiko 1986
Juara: Argentina
Runner-up: Jerman Barat

- Piala Dunia Italia 1990
Juara: Jerman Barat
Runner-up: Argentina

- Piala Dunia Amerika Serikat 1994
Juara: Brasil
Runner-up: Italia

- Piala Dunia Prancis 1998
Juara: Prancis
Runner-up: Brasil

- Piala Dunia Korea Selatan-Jepang 2002
Juara: Brasil
Runner-up: Jerman

- Piala Dunia Jerman 2006
Juara: Italia
Runner-up: Prancis

- Piala Dunia Afrika Selatan 2010
Juara: Spanyol
Runner-up: Belanda

- Piala Dunia Brasil 2014
Juara: Jerman
Runner-up: Argentina

- Piala Dunia Rusia 2018
Juara: Prancis
Runner-up: Kroasia.


Negara Peraih Trofi Piala Dunia Terbanyak:


- Brasil: 5 trofi (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)
- Jerman: 4 trofi (1954, 1974, 1990, 2014)
- Italia: 4 trofi (1934, 1938, 1982, 2006).


(nnn)

Trofi Piala Dunia (foto: afp) JAKARTA -- Piala Dunia merupakan turnamen sepak bola terbesar di dunia yang digelar setiap empat tahun sekali....
Menulis Indonesia 20 Nov 2022
Jedadulu

Kerajaan Demak. (foto: belajarsosial.com)


Pada tahun 1546 Sultan Trenggono wafat dan tampuk kekuasaan dipegang oleh Sunan Prawoto, anak Trenggono, sebagai raja Demak keempat. Akan tetapi pada tahun 1547 Sunan Prawoto dan istrinya dibunuh oleh Rungkud, pengikut Pangeran Arya Penangsang, putra Pangeran Surowiyoto.

Pangeran Arya Penangsang adalah Adipati Jipang pada waktu itu. Ia adalah murid terkasih dari Sunan Kudus. Diceritakan bahwa pengikut Arya Penangsang juga membunuh Pangeran Hadiri, penguasa Jepara atau Kalinyamat (suami Ratu Kalinyamat). Hal ini menyebabkan adipati-adipati di bawah Demak memusuhi Arya Penangsang, salah satunya adalah menantu Sultan Trenggono, yakni Joko Tingkir atau Sultan Hadiwijaya.

Puncak dari peristiwa ini, Arya Penangsang mampu bertahan dari serangan Pajang berkat tata kelola militer dan persiapan persenjataan yang jauh lebih baik. Ia memproduki lebih banyak meriam Cetbang yang biasanya diimpor dari Malaka. Arya Panangsang juga mengirim balik Sutawijaya anak angkat Joko Tingkir yang tergabung dalam Pasukan Pajang saat menyerang Jipang, untuk berkhianat dan melawan balik ayah angkatnya dengan iming iming harta, selir, dan kedudukan sebagai Adipati Pajang, menggantikan ayahnya yang akan dia bunuh dengan syarat mengkhianati Joko Tingkir demi Demak Jipang.

Arya Panangsang mampu mempertahankan Demak dan mengagalkan berdirinya Kesultanan Pajang di bawah Joko Tingkir dengan memanfaatkan keserakahan anak angkat Joko Tingkir.

- Abad Ke-18 Kesultanan Demak Raya

Setelah kematian Arya Panangsang, suksesi Demak mengalami banyak permasalahan internal, korupsi, dan kestabilan politik yang melemah. Meski begitu Demak bangkit menjadi negara dengan armada laut terkuat di Nusantara.

Melihat berbagai ancaman kolonialis Eropa di Asia Tenggara, orang orang Demak mengembangkan angkatan laut mereka (Jong Java) dan membuat berbagai industri senjata api seperti Cetbang dan Musketer yang diekspor ke Malaka dan Kesultanan Aceh. Namun orang orang Demak merasa tetap tertinggal dari orang orang Eropa. Belum lagi trauma rasa pahit kelahan Demak bersama Armada Gabungan Kesultanan Nusantara pada Ekspedisi Malaka 2 yang gagal merebut kembali Malaka dan membuat Adipati Unus tewas. Kesultanan Demak ingin mengembangkan persenjataan modern dan taktik yang lebih sistematik.

Ketika Demak sedang pada puncak kejayaannya dengan wilayah yang mencakup Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan sebagian Nusa Tenggara, Kongsi Dagang Belanda VOC mengembangkan wilayah kekuasaannya dengan mendirikan kekuasaannya di wilayah Kesultanan Banten. Upaya pengembangan wilayah kekuasaan tersebut yang tercatat pada tahun 1603 Masehi. Pada masa itu, Banten mengizinkan VOC untuk menyandarkan kapal miliknya, mendirikan kantor-kantornya, hingga mengizinkan untuk mendirikan benteng pertahanannya di wilayah Banten tersebut.

VOC semula menjalankan pusat pemerintahannya di wilayah Kepulauan Maluku, dikarenakan Maluku merupakan tempat pembuatan rempah-rempah. Akan tetapi, VOC lantas melakukan pemindahan pusat pemerintahannya di wilayah Jayakarta, hal tersebut telah direfleksikan matang-matang.

Pasalnya, wilayah Maluku sebagai tempat pembuatan rempah-rempah kurang strategis untuk didatangi oleh kapal-kapal dagang karena tempat itu jauh dari jalur perdagangan Asia. Sedangkan, di wilayah Jayakarta yang terletak di daerah barat, sangat strategis dan ideal dekat dengan jalur perdagangan Asia, menjadi tempat yang sangat didambakan oleh kongsi-kongsi dagang manapun.

Saat itu, Jan Pieterszoon Coen sebagai Gubernur Jenderal VOC yang keempat telah mendambakan Jayakarta. Sebab Jayakarta-lah tempat yang sangat strategis dan berada di kawasan jalur perdagangan Asia.

Sultan Demak saat itu meminta VOC mengajari pemuda pemudi Demak sistem korps dan taktik militer modern awal yang lebih efektif dan meminta mereka memberikan pendidikan Eropa. Sebagai gantinya beras Demak dan impor barang-barang manufaktur serta tekstil menjadi monopoli VOC. Semua pelabuhan di pantai utara sampai ujung paling timur Pulau Jawa harus digadaikan kepada VOC.

- Trunojoyo

Lantaran merasa Demak tertinggal dari negara negara Eropa, Sultan Demak juga membuka negaranya untuk industrialisasi dan mengizinkan kedatangan pekerja Belanda untuk bekerja di pabrik pabrik Demak di sektor sektor yang tak mampu dikelola oleh orang Jawa Demak. Perlahan lahan posisi orang orang Belanda di pabrik-pabrik Demak tersebut digantikan orang Demak asli.

Karena Sultan merasa Demak tertinggal dari negara negara Barat, Sultan Demak mencanangkan Revolusi Jipang atau Pembaruan Jipang, sebuah upaya jangka panjang yang dilakukan Kesultanan Demak untuk mengikuti Revolusi Industri dan Merkantilisme di Eropa agar dapat bersaing melawan bangsa bangsa Barat dan ikut mencari koloni koloni baru di luar Nusantara untuk memajukan Demak dan mencegah Demak menjadi korban kolonialisasi bangsa bangsa Barat.

Dengan Begitu Demak menghasilkan berbagai ilmuwan Islam yang memberikan kontribusi besar bagi peradaban manusia melebihi jumlah ilmuwan besar di Abassyiah. Demak membangun berbagai perpustakan dan universitas serta menjadi pusat peradaban Islam di dunia.

Selama masa itu, tahun 1647 terjadi sebuah pemberontakan atau revolusi yang dipimpin Trunojoyo dalam rangkaian peristiwa untuk melawan VOC dan mengembalikan kekuasaan Demak pada Sultan. Secara berangsur, wilayah kerajaan menyempit akibat aneksasi yang dilakukan VOC sebagai imbalan atas intervensinya dalam pertentangan di kalangan keluarga kerajaan.

Trunojoyo berhasil memenangkan pemberontakan melawan VOC karena ketangguhan korps militer Demak yang sudah di modernisasi dan Belanda juga kalah jumlah melawan pasukan pemberontak Demak Pro-Trunojoyo yang dilengkapi senapan Flintlock Musket. Sultan Demak yang awalnya menerima monopoli VOC yang menjadikan Demak semi-jajahan mengkhianati VOC dan mendukung pemberontakan Trunojoyo untuk mengusir VOC dan pengaruh Barat .

Demak juga mengirimkan beberapa pemuda untuk menuntut ilmu di negara negara Eropa dan mengikuti kurikulum Eropa untuk mempelajari sistem pemerintahan modern. Banyak yang berkuliah di Oxford hingga Den Haag. Banyak juga yang berkuliah di Turki Utsmani. Dengan pembaharuan Demak, mereka mendirikan negara baru. Imperium Kolonial Demak yang menggantikan Kesultanan Demak. Sultan terakhir Demak mengangkat dirinya sendiri sebagai Kaisar Imperium Kolonial Demak pertama.

Demak yang diperlengkapi Jong Java, Cetbang yang dikembangkan, dan sistem korps militer modern awal yang dipelajari dari negara negara barat mulai mencari koloni baru.


- Koloni Demak, Australia dan Selandia Baru


Pada tahun 1701 Sultan Demak mengirim ekspedisi untuk menaklukkan Benua Australia dengan 200 kapal Jong java. Demak berniat menaklukan benua yang sangat luas itu. Sultan Demak menyiapkan berbagai alat navigasi, kapal tertangguh, dan pelaut paling berpengelaman untuk menghadapi Laut Selatan dan Samudra Hindia yang sangat sulit ditaklukan demi menyaingi bangsa Eropa yang mampu membangun koloni disebrang samudra.

Karena penuh badai kapal ekspedisi mereka mendarat di Australia Utara dan perlahan mencapai Tanzania bahkan Selandia Baru dan melakukan islamisasi pada penduduk asli. Demak juga menjinakkan dan membawa kangguru ke Jawa karena memiliki susu yang dapat menjadi komoditas bernilai tinggi selain teripang.

Berbeda dengan wilayah koloni lain yang dipimpin adipati, benua Australia, Selandia Baru, dan Tanzania dipimpin oleh Dewan Gubernur Jendral yang tunduk pada Pemerintah Kolonial Demak yang dijabat oleh orang Jawa maupun orang Aborigin.

Formosa Demak: Formosa Belanda atau Taiwan diserahkan pada Kesultanan Demak sebagai tuntutan ganti rugi Demak pada Belanda dalam perjanjian Trunojoyo setelah kekalahan Belanda di tanah Jawa. Sebagai gantinya Belanda diizinkan Demak untuk tetap berdagang dan Demak tak akan menganggu Belanda di Banten dan Maluku.

- Abad Ke-20

Meski Demak memiliki koloni koloni baru di luar Nusantara dengan meniru pemerintahan dan peradaban Eropa, Demak tetap bermimpi memperluas wilayah kekuasaannya ke seluruh bumi Nusantara untuk mengembalikan kejayaan Majapahit. Demak memiliki keinginan untuk mengusai Kepulauan Papua.

Demak harus bersaing melawan Inggris dan Kekaisaran Jerman yang berkuasa di Papua Nugini dan membantu Aceh melawan invasi Belanda untuk mengalahkan Van Heutsz. Pada tahun 1905 setelah rakyat Aceh berhasil mengusir Belanda, Sultan Daud Syah meminta Kewarganegaraan Demak untuk rakyat Aceh dan berhasil mempersatukan Demak dan Aceh dan mengangkat Teuku Umar sebagai Perdana Menteri Aceh-Demak dan menempatkan para Ulubalang Aceh ke struktur pemerintahan Imperium Kolonial Demak.

Imperium Kolonial Aceh bersekutu dengan Turki Utsmani. Austria, Hungaria, Bulgaria, dan Kekaisaran Jerman pada Perang Dunia I membagi Papua bersama Kekaisaran Jerman. Turki Utsmani-Demak memiliki hubungan yang saling menopang kekuasaan politik dan ekonomi. Turki menjadi faktor strategis bagi Demak untuk menopang kekuasaan politik dan ekonominya agar kesultanannya menjadi setaraf dengan kerajaan Islam lainnya di dunia Islam. Hubungan Turki Utsmani-Demak adalah hubungan yang saling menguatkan, bukan menguasai atau mendominasi.

Imperium Kolonial Demak-Aceh berakhir dengan perjanjian Versaisles yang juga mengakhiri Perang Dunia I setelah kekalahan Blok Sentral (Triple Aliance) di mana Demak harus menyerahkan wilayah wilayah koloninya pada Sekutu. Australia direbut Inggris dan Pulau Formosa direbut Kekaisaran Jepang.

Pada tahun 1928 ketika Kesultanan Persemakmuran Demak-Aceh diduki sekutu di suasana akhir Perang Dunia I, pemuda pemudi dari berbagai organisasi di seluruh Nusantara bertemu di Jakarta untuk menyatakan Sumpah Pemuda yang terilhami dari ide ide nasionalisme Barat dan Bolshevisme Rusia agar wilayah Nusantara bebas dari pendudukan pasca kekalahan di Perang Dunia Idan merupakan gerakan nasionalisme antikolonialisme.

Pada tahun 1932 Pasukan Republikan menyerang istana Kadipaten Jipang dan mengusir keluarga kerajaan dari Istana. Kaum Republikan memandang Imperium Kolonial Demak sebagai negara penjajah kapitalis yang tak berbeda dengan Barat dan kerap mendiskriminasi kaum minoritas. Kaum nasionalis ingin mempersatukan seluruh Nusantara di bawah perasaan senasib dan tak lagi merasa terjajah seperti di zaman Demak untuk mencegah perpecahan Nusantara.

HOS Cokroaminoto yang memadukan Islam dan sosialisme Rusia terpilih sebagai presiden pertama Indonesia Raya pada tahun 1930. Dia memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia dari pendudukan Triple Entete di bekas Istana Jipang, Kesultanan Demak. Ia guru para tokoh seperti Soekarno, Muso, Sekarmaji, Marijan, Kartosuwiryo dll. Ia pun dijuluki Raja Jawa tanpa mahkota dan pemimpin Syarikat Islam.

(damar py)


Kerajaan Demak. (foto: belajarsosial.com) Pada tahun 1546 Sultan Trenggono wafat dan tampuk kekuasaan dipegang oleh Sunan Prawoto, anak Tren...
Menulis Indonesia 9 Nov 2022
Jedadulu

Kekuasaan Majapahit. (foto: idsejarah.net)



Sejarah semu (bahasa Inggris: pseudohistory), seperti dikutip dari Wikipedia, adalah sebuah karya yang diklaim sebagai sejarah tetapi tidak mengikuti metode sejarah yang umum. Karya tersebut memiliki agenda politik, religius, atau ideologis.

Karya tersebut tidak diterbitkan dalam jurnal akademik dan tidak dilakukan penilaian sejawat. Bukti yang ada berupa spekulasi, kontroversial, tidak bersumber dengan benar, dan kadang berat sebelah, serta keluar konteks. Karya tersebut juga bergantung pada teori konspirasi.

Sejarah semu bukan berarti itu seratus persen salah tapi besar kemungkinan kalau itu salah karena belum diverifikasi oleh lembaga ilmiah. Kalau sejarah itu tak memiliki cukup bukti meski memiliki beberapa argumen dasar, maka itu bisa disebut pseudohistory. Begitu juga kalau memiliki cukup bukti dan argumen dasar namun berasal dari argumen dan interpretasi pribadi dan tak memiliki metodologi penulisan.

Fakta sejarah yang valid itu juga bisa disebut pseudohistory, contohnya teori adanya kerajaan di Indonesia sebelum masehi karya Annunaki, tentang dewa alien yang dipuja masyarakat Sumeria karya Zacharias Sichin yang dibantah oleh banyak sejarawan, dan tema yang akan kita bahas tentang bukti adannya Kerajaan Majapahit di Australia yang masih dijadikan perdebatan di kalangan sejarawan.

Salah satu kesulitan sejarawan di Indonesia memang karena terlalu minimnya catatan tertulis yang ada pada era kerajaan Indonesia di zaman kuno dan abad pertengahan. Jangankan teori sejarah yang bisa kita katakan liar seperti Australia yang dikuasai Majapahit yang jelas jelas pseudohistoris, kebanyakan sejarawan meragukan luas wilayah Majapahit yang dianggap klaim sepihak Negarakertagama.

Banyak yang beranggapan jika luas wilayah Majapahit hanya mencakup Jawa Tengah, Bali, dan Jawa Timur, fiktifnya perang bubat, bahkan foto populer tentang Mahapatih Gajah Mada yang bisa ditemukan di buku-buku kurikulum sekolah. Banyak yang meragukan jika foto itu adalah rekonstruksi asli wajah Gajah Mada.

Sebab, tak mungkin wajah seorang mahapatih besar seperti Gajah Mada kepalanya dijadikan celengan. Adapula yang menganggap wajah Gajah Mada yang selama ini kita lihat di buku pelajaran sekolah diilhami oleh wajah Muhammad Yamin sendiri, seorang nasionalis ekstrimis yang menyusun teks Sumpah Pemuda dan menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Muhammad Yamin saat itu berusaha mencari model kerajaan kuno di Indonesia yang dianggap dapat mempersatukan Indonesia seperti Majapahit dan Sriwijaya untuk menunjukkan pada Belanda jika pribumi Nusantara memiliki impact besar terhadap peradaban manusia dan tak baru menjadi beradab ketika kedatangan Belanda. Yang harus kita pahami Majapahit bUKAN 'kerajaan' dan tak bisa dibandingkan dengan definisi Barat maupun definisi modern dalam memahami luas wilayah dan bentuk negarannya, melainkan sebuah Kemaharajaan Mandala atau lebih enak dibilang Kekaisaran Persemakmuran.

***

Kerajaan Majapahit berbeda dengan Indonesia yang memiliki luas wilayah kedaulatan yang jelas dan dilindungi oleh hukum internasional. Majapahit tak memiliki laut teritorial atau zona ekonomi eksklusif (ZEE), melainkan hanya bentang alam seperti gunung dan lautan yang memisahkan antara satu kerajaan dengan kerajaan lain. Bahkan dalam Mandala, dua Mandala bisa menguasai wilayah Mandala atau Vassal State yang sama. Vassal State ini tak tunduk langsung pada kebijakan pemerintah pusat di Trowulan melainkan hanya bertugas memberikan upeti pada negara induk yaitu Kemaharajaan Mandala Majapahit.

Contoh lain yang agak mirip bagaimana Jerman Timur meski merupakan negara merdeka yang tak masuk wilayah Uni Soviet dalam peta, tetap merupakan wilayah yang tunduk pada Moskow. Jadi bisa dibilang bukan menjajah dalam konteks Belanda ke Indonesia tapi pengaruh perdagangan, kekuasaan, atau mungkin kewajiban Suku Aborigin, suku asli asal Australia, membayar upeti ke Trowulan.

(Disclaimer: Pembahasan ini adalah pseudohistori atau sejarah semu yang belum dijadikan mufakat kebenarannya di antara para sejarawan. Jadi tolong tetap skeptis dan jangan percaya sepenuhnya pada artikel ini. Kita akan membahas ini hanya untuk menambah wawasan saja.)

Pendapat jika luas wilayah Majapahit mencapai Australia yang paling populer adalah yang dikemukakan oleh Drs. K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd. Agus adalah seorang penulis, sejarawan, dan salah satu tokoh Nahdlatul 'Ulama (NU). Ia pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU.

Salah satu karya fenomenalnya adalah buku Atlas Wali Songo yang mengisahkan penyebaran agama Islam di Nusantara yang tokoh-tokohnya nyata atau tidak sekadar dongeng. Buku tersebut telah dinobatkan sebagai buku nonfiksi terbaik pada 2014. Menurut Agus, dalam videonya yang berdurasi sekitar 12 menit, Nusantara bukan hanya Indonesia dan Asia tenggara yang kita kenal saat ini.

Bukti kedatangan orang-orang Majapahit di Australia adalah ditemukan banyaknya koin koin Majapahit yang disimpan oleh suku Aborigin. Belum lagi adannya tempat yang bernama Kayu Jawa, Mattura Nambi, dan masih banyak lagi nama-nama tempat di Australia yang memakai bahasa Jawa Kuno, serta tempat tempat suci yang juga memakai bahasa Jawa Kuno.

Seperti adanya pohon asam di Australia yang bukan asli dari Australia dan banyak arkeolog yang menemukan Cetbang di Majapahit yang membuktikan jika Majapahit sudah menemukan Australia. Dan banyaknya bukti jika orang-orang Majapahit juga bisa berbahasa Makassar. Agus juga menyayangkan karena pelajaran di sekolah tidak mengajarkan jika kerajaan-kerajaan di Nusantara pernah menguasai wilayah itu, melainkan benua kosong yang ditemukan James Kook.

Agus juga mengeklaim Majapahit sudah menjelajah Madagaskar dan Cina tapi tak mengetahui Australia. Baginya hal yang aneh dan tak masuk akal karena adannya doktrin Nusantara hanyalah Asia tenggara. Ia juga mengungkapkan kalau Australia ditemukan James Kook adalah hal tak berdasar yang diklaim pihak Barat. Bahkan sejarah mengajarkan Majapahit tak mengenal senjata api untuk menggambarkan Indonesia terbekalang, tapi belakangan ditemukan meriam dengan cap Majapahit yang dikonfirmasi oleh orang-orang Portugis yang memiliki prajurit bersenjata meriam.

Bahkan mereka juga mencatat jika Malaka dilengkapi oleh meriam yang dibeli atau diimpor dari Jawa yang dibeli dari Majapahit atau Demak. Ia juga mengatakan jika sejarah kebesaran harus diungkapkan sesuai porsinya bukan dari catatan Belanda yang ingin mempertahankan mental iralander atau mental ketidakpercayaan diri bangsa yang terjajah.

Selain pendapat Agus ada beberapa bukti kontak antara pribumi Australia dan orang-orang Nusantara, referensi tentang Australia dan penduduk asli Australia telah tercatat di Jawa pada abad 10 Masehi. Menurut Prasasti Waharu IV (931 M) dan Prasasti Garaman (1053 M), Kerajaan Medang dan Kerajaan Kahuripan zaman Airlangga (1000-1049 M) di Jawa mengalami masa kemakmuran panjang sehingga membutuhkan banyak tenaga terutama untuk membawa hasil panen, mengemas, dan mengirimkannya ke pelabuhan. Tenaga kerja berupa orang kulit hitam diimpor dari Jenggi (Zanzibar), Pujut (Australia), dan Bondan (Papua).

Menurut Frits Hermann van Naerssen, seorang sarjana epigrafi Jawa dan tokoh awal dalam Studi Asia Australia, orang-orang kulit hitam itu tiba di Jawa dengan jalur perdagangan (dibeli oleh pedagang) atau ditawan saat perang dan kemudian dijadikan budak. Kehadiran orang Jawa di Australia telah dilaporkan oleh penduduk asli Asia Tenggara dan Eropa selama beberapa abad. Catatan paling terkenal adalah dari catatan perjalanan Chiaymasiouro, yang disebutkan sebagai raja Demak, dan buku Declaraçam de Malaca e India Meridional com o Cathay oleh Manuel Godinho de Erédia.

Pedro de Carvalhaes bercerita pada Erédia tentang perjalanan Chiaymasiouro ke sebuah tanah bernama Luca Antara di arah Tenggara Jawa. Cerita ini menyakinkan Eredia terhadap adanya tanah di selatan dan menyesuaikan Marco Polo-nya Java la Grande dengan istilahnya sendiri, yaitu Meridional India (India Selatan).

Menurut catatan Chiaymasiouro (1601 M), subkelompok orang Jawa sudah menetap di tanah tersebut, tetapi ketika pelayan Eredia pergi ke Luca Antara pada tahun 1610, tanah tersebut tampaknya telah ditinggalkan. Penemuan Cetbang Meriam Majapahit di Australia, bagian dari sebuah meriam yang berasal dari Indonesia ditemukan di pantai Dundee, wilayah Australia bagian utara.

Temuan itu mengubah sejarah kontak awal dengan Australia, yang semula dipercaya dimulai oleh bangsa Eropa. Meriam yang ditemukan berupa bagian yang digunakan untuk menembak. Pecahan meriam itu ditemukan oleh seorang pria lokal bernama Christopher Doukas pada tahun 2010. Temuan itu selanjutnya diteliti oleh ilmuwan.

Segera setelah penemuan, ilmuwan Australia menduga bahwa meriam itu merupakan milik pelayar Indonesia. Meriam berasal dari abad ke-16, pada permulaan hubungan dagang teripang yang melibatkan orang-orang Makassar. Menurut dugaan ilmuwan, pelayar asal Indonesia tersebut kehilangan meriamnya. Diduga, kapal yang digunakan oleh pelayar itu tenggelam. Meriam pun terbawa arus hingga sampai ke wilayah Australia.

Dugaan itu dibenarkan oleh Matt Cupper dari University of Melbourne. Membersihkan bagian meriam dan menganalisisnya dengan teknik optik, Cupper mengonfirmasi bahwa artefak itu berusia 150 tahun. Analisis logam pun mampu mengonfirmasi asal-usul logam yang dipakai untuk membuat meriam.

"Meriam Dundee Beach penting karena ini mungkin artefak paling awal yang ditemukan di wilayah utara Australia. Ini mungkin juga bukti kontak Australia dengan dunia luar yang lebih awal dari kedatangan Inggris," kata Cupper seperti dikutip Daily Mail pada 2013.

Sebelumnya dipercaya bahwa orang pertama yang datang ke Australia adalah Kapten James Cook asal Inggris pada tahun 1770. Bila meriam ini terbukti berasal dari masa tersebut, maka bisa dibilang bahwa kontak manusia dengan Australia sudah dimulai sebelum James Cook.

Sejarah juga mencatat bahwa sudah ada penjelajah asal Belanda, Willem Janszoon, yang datang ke Australia pada tahun 1606. Beberapa tahun kemudian, orang Belanda lain, Dirk Hartog, juga sudah sampai di benua itu. Temuan lain, berupa koin, malah mengungkap bahwa kontak manusia dengan Australia sudah dimulai sejak lebih dari 1.000 tahun lalu. Saat itu, diduga sudah ada perdangan antara India, Afrika, dan Australia.

Sejak tahun 1600-an --beberapa puluh tahun sebelum Inggris menancapkan bendera di Australia--pelaut Makassar dari Pulau Sulawesi telah berlayar ribuan kilometer melewati Samudera Hindia untuk berdagang dengan orang Aborigin, suku Yolŋu di Arnhem Land, Australia Utara. Pelaut Makassar datang untuk mendapatkan timun laut atau tripang, komoditas yang bernilai tinggi di Cina untuk bahan obat-obatan dan makanan.


(Damar PY)


Kekuasaan Majapahit. (foto: idsejarah.net) Sejarah semu (bahasa Inggris: pseudohistory), seperti dikutip dari Wikipedia, adalah sebuah karya...
Menulis Indonesia 5 Nov 2022
Jedadulu

Trofi Ballon d'Or (foto: Marca).


Striker Real Madrid dan timnas Prancis, Karim Benzema, telah memenangkan gelar pesepak bola terbaik dunia atau Ballon d'Or untuk pertama kalinya, Selasa (18/10/2022) dini hari WIB. Benzema mencetak 44 gol dalam 46 pertandingan saat ia membantu Real Madrid memenangkan Liga Champions dan La Liga pada 2021/2022.

Sejauh ini, Lionel Messi dari Argentina yang kini membela klub Paris Saint-Germain (PSG) masih menjadi pengoleksi terbanyak Ballon d'Or. Ia sudah mengumpulkan tujuh trofi.

Penghargaan Ballon d'Or diberikan oleh Majalah Prancis, French Football. Penghargaan ini sudah digelar sejak 1956. Pada 2010, penghargaan ini sempat diadopsi oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Sejak 2016, FIFA kembali menggelar penghargaan pemain terbaiknya secara terpisah.
 

Daftar Pemenang Ballon d'Or Satu 11 Tahun Terakhir


2022: Karim Benzema
2021: Lionel Messi
2020: tak ada
2019: Lionel Messi
2018: Luka Modric
2017: Cristiano Ronaldo
2016: Cristiano Ronaldo
2015: Lionel Messi
2014: Cristiano Ronaldo
2013: Cristiano Ronaldo
2012: Lionel Messi
2011: Lionel Messi
2010: Lionel Messi


Daftar Pemenang Ballon d'Or Terbanyak


- Lionel Messi/Argentina   7 (2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021)
- Cristiano Ronaldo/Portugal    5 (2008, 2013, 2014, 2016, 2017)
- Michel Platini/Prancis   3 (1983, 1984, 1985)
- Johan Cruyff/Belanda   3 (1971, 1973, 1974)
- Marco van Basten/Belanda   3 (1988, 1989, 1992)
- Franz Beckenbauer/Jerman   2 (1972, 1976)
- Ronaldo/Brasil   2 (1997, 2002)
- Alfredo Di Stefano/Spanyol   2 (1957, 1959)
- Kevin Keegan/Inggris   2 (1978, 1979)
- Karl-Heinz Rummenigge/Jerman   2 (1980, 1981)
- Ronaldinho/Brasil    1 (2005)
- Luka Modric/Kroasia    1 (2018)
- Andriy Shevchenko/Ukraina    1 (2004)
- Zinedine Zidane/Prancis    1 (1998)
- Hristo Stoichkov/Bulgaria    1 (1994)
- Roberto Baggio/Italia    1 (1993)
- Lothar Matthäus/Jerman    1 (1990)
- Ruud Gullit/Belanda    1 (1987)
- Allan Simonsen/Denmark    1 (1977)
- Gerd Mueller/Jerman    1 (1970)
- Gianni Rivera/Italia    1 (1969)
- George Best/Inggris    1 (1968)
- Bobby Charlton/Inggris    1 (1966)
- Eusebio/Portugal    1 (1965)
- Luis Suarez/Spanyol    1 (1960)
- Raymond Kopa/Prancis    1 (1958)
- Karim Benzema/Prancis 1 (2022)


(nnn)

Trofi Ballon d'Or (foto: Marca). Striker Real Madrid dan timnas Prancis, Karim Benzema, telah memenangkan gelar pesepak bola terbaik dun...
Menulis Indonesia 18 Okt 2022
Jedadulu

YouTube, telah membayar lebih dari 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 89 triliun untuk industri musik dalam 12 bulan terakhir, antara Juli 2021 dan Juni 2022.(foto: pixabay)

JAKARTA -- Platform media sosial berbasis video, YouTube, telah membayar lebih dari 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 89 triliun untuk industri musik dalam 12 bulan terakhir, antara Juli 2021 dan Juni 2022. Jumlah tersebut lebih banyak sekitar 2 miliar dolar AS dibandingkan pada periode 12 bulan sebelumnya.

“Kami ingin mesin iklan dan langganan kami menjadi kontributor #1 pendapatan industri pada tahun 2025. Oleh karena itu, YouTube memonetisasi semua format musik, termasuk video pendek & panjang, trek audio, live, dan lainnya di semua platform di lebih dari 100 negara. Pun keseluruhan waktu tonton konten musik di YouTube di desktop, tablet, seluler, dan televisi terus bertambah dari tahun ke tahun,” kata Kepala Musik YouTube Lyor Cohen dalam postingan blog seperti dikutip dari Variety, Kamis, 15 September 2022.

Menurut Cohen, YouTube juga memelopori monetisasi konten buatan pengguna (UGC) yang dapat menjadi mesin yang kuat untuk industri. “UGC mendorong lebih dari 30 persen pembayaran untuk artis, penulis lagu, dan pemegang hak untuk tahun kedua berturut-turut dan Shorts menghasilkan 30 miliar tampilan per hari dengan 1,5 miliar pengguna login bulanan,” ujarnya.

Terlepas itu, selama bertahun-tahun kelompok perdagangan industri musik dan lainnya telah mempermasalahkan sistem royalti YouTube karena kurangnya transparansi. Selain itu, banyak dari kelompok ini yang merasa pembayaran yang tidak memadai. Sebuah laporan di Billboard menyebut adanya tuduhan dari sumber yang tidak disebutkan namanya bahwa sistem manajemen hak YouTube penuh dengan kesalahan.

Namun, tidak ada yang memperdebatkan pengaruh dan kesuksesannya. Dalam posting blognya, Cohen menunjuk single terbaru BlackPink “Pink Venom” sebagai cara agar penggemar dapat menemukan, mengonsumsi, dan berpartisipasi dalam musik di berbagai format konten. Hanya YouTube yang dapat memberikan seluruh pengalaman itu di satu tempat.

Membangun pengalaman musik yang terhubung di semua format musik, sambung Cohen, sangat bagus untuk penggemar dan artis. "Misi kami adalah membantu mereka di YouTube dan mengembangkan karier yang berkelanjutan secara finansial,” jelasnya.

Variety pada Rabu, 14 September 2022 melaporkan, pengumuman datang sebelum perubahan besar di YouTube. Akhir bulan lalu, Kepala Bisnis Robert Kyncl mengatakan akan meninggalkan perusahaan pada awal 2023 setelah lebih dari 12 tahun menjabat sebagai eksekutif senior di platform raksasa video itu.

Kyncl yang sebelumnya memainkan peran utama dalam memindahkan Netflix dari DVD ke digital, membantu mengembangkan YouTube menjadi semacam pembangkit tenaga listrik bernilai miliaran dolar AS dan memainkan peran besar dalam hubungannya dengan industri musik. 


(nnn)

YouTube, telah membayar lebih dari 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 89 triliun untuk industri musik dalam 12 bulan terakhir, antara Juli 2...
Menulis Indonesia 15 Sep 2022