JEDADULU.COM — Bulan Ramadan telah tiba, dan bagi sebagian orang, tantangan terbesar bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar untuk beraktivitas. Agar ibadah puasa tetap lancar dan tubuh tidak mudah lemas, pengaturan diet dan pola latihan fisik menjadi kunci utama.
Kepala Personal Training di Virgin Active, Gok Yesodharan, pada Kamis (26/2/2026) membagikan panduan lengkap menjaga kebugaran selama bulan puasa tanpa harus memaksakan diri. Berikut 10 tips yang bisa kamu praktikkan.
10 Tips Menjaga Kebugaran Selama Puasa
| No | Tips | Penjelasan Singkat |
|---|---|---|
| 1 | Fokus Menjaga, Bukan Meningkatkan | Latihan ditujukan untuk mempertahankan kondisi, bukan menambah intensitas. Pilih latihan beban intensitas rendah hingga sedang atau kardio LISS (jalan cepat) . |
| 2 | Perhatikan Waktu Latihan | Waktu terbaik adalah 90 menit sebelum berbuka, 1-2 jam setelah berbuka, atau sebelum sahur. Ini agar tubuh segera mendapat asupan nutrisi setelah latihan . |
| 3 | Hindari Latihan Intensitas Tinggi | HIIT dan latihan plyometrik berat sebaiknya dihindari karena membebani sistem saraf pusat dan memicu kehilangan cairan berlebihan . |
| 4 | Rencanakan Menu Berbuka | Konsumsi karbohidrat cepat serap seperti kurma dan air saat berbuka, lalu lanjutkan dengan protein tinggi dan karbohidrat kompleks (ayam panggang, ubi jalar) . |
| 5 | Strategi Sahur Tahan Lama | Fokus pada sumber energi lambat dan lemak sehat, seperti oatmeal dengan kacang-kacangan, biji-bijian, dan yogurt Yunani . |
| 6 | Atur Asupan Protein | Bagi asupan protein secara merata saat berbuka dan sahur untuk mencegah katabolisme otot. Latihan beban ringan konsisten akan membantu mempertahankan massa otot . |
| 7 | Hindari Sauna | Sauna sangat berisiko menyebabkan dehidrasi berat. Jika ingin terapi kontras, lakukan di luar jam puasa agar bisa langsung rehidrasi . |
| 8 | Pastikan Hidrasi Efektif | Jangan minum air dalam jumlah besar sekaligus. Tambahkan sedikit garam laut atau tablet elektrolit ke dalam air. Hindari kafein karena bersifat diuretik . |
| 9 | Jaga Kesehatan Mental | Tidur berkualitas, mengurangi intensitas latihan, dan konsumsi makanan bergizi seimbang penting untuk menjaga suasana hati tetap stabil . |
| 10 | Dengarkan Sinyal Tubuh | Hentikan olahraga jika merasa pusing berat, jantung berdebar kencang tak kunjung reda, kram, mual, atau keluar keringat dingin . |
Tips Tambahan dari Pakar
Gok menekankan bahwa waktu antara berbuka dan sahur adalah zona pemulihan yang paling penting.
“Jika Anda fokus berbuka dengan makanan padat nutrisi dan energi yang dilepas perlahan, bukan makanan yang menyebabkan lonjakan gula darah lalu turun drastis, suasana hati akan lebih stabil dan tubuh terasa lebih kuat,” ujar Gok.
Mengatur pola tidur juga tak kalah vital. Karena Ramadan sering memecah pola tidur, usahakan tidur dalam beberapa sesi pendek (solifasik). Tidur siang 20-30 menit dapat secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif dan kesiapan fisik untuk latihan di malam hari.
Dengan mengikuti tips ini, siapa saja bisa menjalani ibadah puasa dengan tubuh yang tetap prima dan bugar. Selamat menjalankan ibadah puasa!
(Siaran Pers)

Komentar