Jedadulu

Jedadulu
Menu
Jedadulu

Anime Jepang, Mob Psycho 100.


Penggemar anime Jepang saat ini tertuju pada musim gugur 2022 karena akan banyak stok anime yang akan tayang. Seperti dilansir ComicBook, akhir Mei 2022, beberapa anime secara resmi sudah diumumkan akan tayang pada musim gugur ini, salah satunya Mob Psycho 100 Season 3.

Official dari Mob Psycho 100 Season 3 belum lama ini telah mengumumkan anime tersebut akan tayang mulai Oktober 2022. Penggemar pun tidak sabar menunggu dan memasukkan serial ini dalam daftar anime yang akan ditonton nanti.

Sejalan dengan Mob Psycho yang tayang pada Oktober 2022, anime lainnya juga akan menambah daftar yang akan dirilis pada musim gugur. Mulai dari Bleach: Thousand-Year Blood War, My hero Academia Season 6, JoJo's Bizarre Adventure: Stone Ocean, Spy x Family (2), Uzumaki, Golden Kamuy Season 4, dan To Your Eternity Season 2.

Beberapa anime lainnya juga direncanakan akan tayang tahun 2022 ini. Seperti Chainsaw Man, meskipun belum dipastikan tanggal pasti anime ini akan tayang perdana.

Tak hanya itu, penggemar anime juga berharap anime Blue Lock juga akan dirilis tahun ini. Jika dari seluruh daftar tersebut akan tayang di musim gugur, setidaknya akan membuat penggemar anime sibuk selama liburan.

Sebelumnya, Warner Bros Japan dan Studio Bones akhirnya mengeluarkan teaser trailer baru dari anime Mob Psycho 100 Season 3. Anime ini diungkapkan akan mulai tayang pada musim gugur di Jepang, Oktober 2022 ini, atau setelah lebih dari dua tahun season sebelumnya selesai pada 2019 lalu.

Anime Mob Psycho 100 diambil dari manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh mangaka One. Season pertama dari anime ini mulai tayang di Jepang pada Juli 2016 dengan total 12 episode. Season keduanya mulai tayang perdana pada Januari 2019 dengan total 13 episode. 


(nnn)

Anime Jepang, Mob Psycho 100. Penggemar anime Jepang saat ini tertuju pada musim gugur 2022 karena akan banyak stok anime yang akan tayang. ...
Menulis Indonesia 27 Mei 2022
Jedadulu

Cara mendapat subscribe YouTube (foto: pixabay).


 
Tak bisa dimungkiri, orang-orang membuat video lewat channel YouTube salah satu tujuannya adalah mendapatkan penghasilan menjanjikan. Tak heran hampir semua YouTuber mengaktifkan iklan adsense di videonya.

Masalahnya, pihak YouTube memberikan syarat yang tak mudah sebelum benar-benar bisa melakukan monetisasi hingga menghasilkan uang. Akun sudah harus terverifikasi, mempunyai 1.000 subscriber, dan mendapatkan 4.000 jam tayang selama 12 bulan terakhir.

 

Bagi YouTuber pemula, tentu syarat untuk menambahkan 1.000 subscriber termasuk berat. Tak gampang bagi Youtuber terutama YouTuber pemula untuk mendapatkan subscribe alias langganan yang mengikuti setiap update di channel YouTubenya.

Subscriber memang sangat berpengaruh karena dengan adanya banyak pelanggan, sebuah video memiliki durasi tonton yang tinggi dan akan lebih sering muncul pada saran dan hasil pencarian YouTube.

 

Lantaran termasuk susah untuk mendapatkan subscriber baru, para YouTuber pemula yang tak sabar akhirnya memilih mengeluarkan uang dengan membeli subscribe lewat website, marketplace, atau medsos. Ada pula yang tak mau mengeluarkan uang dan memilih cara sub4sub yakni aktivitas saling subscribe sesama YouTuber agar channelnya memiliki banyak subscriber.

Dua cara itu bisa dibilang tak alami. Lantas bagaimana langkah untuk mendapatkan subscriber baru tanpa menyalahi aturan dari YouTube? Tentu saja semua bisa dilakukan secara alami dengan menerapkan beberapa strategi. Simak saja strategi berikut yang dikutip dari caricuan.republika.co.id untuk menambah subscribe YouTube secara alami.

- Channel atau konten cukup fokus pada 1 niche

Niche secara teknis bisa diartikan suatu kata yang dikhususkan bagi sesuatu yang penting untuk mencapai target marketing. Saat memulai membangun channel, sebaiknya cukup fokus pada satu niche. Misalnya konten hiburan semacam parodi dan musik. Konten bermanfaat semacam tips, tutorial, informasi, dan edukasi. Lalu konten sensasional, seperti sosial eksperimen dan prank.

- Perhatikan kualitas konten

Konten sebaiknya singkat, padat, dan jelas, serta tidak bertele-tele. Sebisa mungkin konten berupa video yang berorientasi ke penonton. Panjang pendek video tak menjamin disukai YouTube karena yang dinilai justru berapa persen dari keseluruhaan video yang disukai penonton.

- Kualitas video yang bagus

Kualitas video yang bagus termasuk editing akan sangat membantu agar penonton betah dan tak segan subscribe sebuah channel. Jika perlu pangkas video yang tak penting. Lebih bagus lagi bisa simak video atau konten sejenis di channel lain yang laris, lalu amati, tiru, dan modifikasi.

- Waktu upload video teratur dan konsisten

Usahakan secara teratur bisa mengupload video. Misalnya bila sanggup upload setiap hari, atau bisa juga dua atau tiga kali dalam seminggu. Intinya yang penting upload video secara rutin dan konsisten. Tujuannya agar lama-lama video-video itu bisa direkomendasikan YouTube ke penonton yang lebih luas.

- Interaksi dengan penonton

Interaksi dengan penonton misalnya membalas komentar penonton atau menyematkan pin amat penting terutama bagi YouTuber pemula. Langkah ini bisa meningkatkan reputasi dan kepercayaan sebuah channel sehingga penonton tak segan subscribe sebuah channel.

Membangun sebuah channel YouTube memang tak mudah. Sangat penting untuk dipahami bahwa seorang YouTuber harus terus berusaha dan pantang menyerah karena di luar sana juga banyak orang yang pantang menyerah dalam membangun channelnya dan pada akhirnya berhasil.

 

(nnn)


Baca juga artikel terkait ini:

- Terbukti, Ini 3 Situs Penambah Subscriber Youtube dengan Cepat

- Subscriber Youtube Gratis tanpa Duit


Cara mendapat subscribe YouTube (foto: pixabay).   Tak bisa dimungkiri, orang-orang membuat video lewat channel YouTube salah satu tujuannya...
Menulis Indonesia 25 Mei 2022
Jedadulu

Daftar juara Piala FA (foto: premierleague).

 

The Football Association Challenge Cup atau Piala FA adalah kompetisi sepak bola tertua di Inggris dan salah satu turnamen tertua di dunia. Seiring waktu, Piala FA menjadi kompetisi sistem gugur di Inggris dan diadakan beriringan dengan Liga Inggris.

Daftar Juara Piala FA dari Masa ke Masa

1871/1872    Wanderers    
1872/1873    Wanderers    
1873/1874    Oxford University
1874/1875    Royal Engineers
1875/1876    Wanderers    
1876/1877    Wanderers    
1877/1878    Wanderers    
1878/1879    Old Etonians    
1879/1880    Clapham Rovers    
1880/1881    Old Carthusians    
1881/1882    Old Etonians    
1882/1883    Blackburn Olympic    
1883/1884    Blackburn Rovers    
1884/1885    Blackburn Rovers    
1885/1886    Blackburn Rovers    
1886/1887    Aston Villa    
1887/1888    West Bromwich Albion    
1888/1889    Preston North End    
1889/1890    Blackburn Rovers    
1890/1891    Blackburn Rovers    
1891/1892    West Bromwich Albion    
1892/1893    Wolverhampton Wanderers    
1893/1894    Notts County    
1894/1895    Aston Villa    
1895/1896    The Wednesday    
1896/1897    Aston Villa    
1897/1898    Nottingham Forest    
1898/1899    Sheffield United    
1899/1900    Bury    
1900/1901    Tottenham Hotspur    
1901/1902    Sheffield United    
1902/1903    Bury    
1903/1904    Manchester City    
1904/1905    Aston Villa    
1905/1906    Everton    
1906/1907    The Wednesday    
1907/1908    Wolverhampton Wanderers    
1908/1909    Manchester United    
1909/1910    Newcastle United    
1910/1911    Bradford City    
1911/1912    Barnsley    
1912/1913    Aston Villa    
1913/1914    Burnley    
1914/1915    Sheffield United    
1919/1920    Aston Villa    
1920/1921    Tottenham Hotspur    
1921/1922    Huddersfield Town    
1922/1923    Bolton Wanderers    
1923/1924    Newcastle United    
1924/1925    Sheffield United    
1925/1926    Bolton Wanderers    
1926/1927    Cardiff City    
1927/1928    Blackburn Rovers    
1928/1929    Bolton Wanderers    
1929/1930    Arsenal    
1930/1931    West Bromwich Albion    
1931/1932    Newcastle United    
1932/1933    Everton    
1933/1934    Manchester City    
1934/1935    Sheffield Wednesday    
1935/1936    Arsenal    
1936/1937    Sunderland    
1937/1938    Preston North End    
1938/1939    Portsmouth    
1945/1946    Derby County    
1946/1947    Charlton Athletic    
1947/1948    Manchester United    
1948/1949    Wolverhampton Wanderers    
1949/1950    Arsenal    
1950/1951    Newcastle United    
1951/1952    Newcastle United    
1952/1953    Blackpool    
1953/1954    West Bromwich Albion    
1954/1955    Newcastle United    
1955/1956    Manchester City    
1956/1957    Aston Villa    
1957/1958    Bolton Wanderers    
1958/1959    Nottingham Forest    
1959/1960    Wolverhampton Wanderers    
1960/1961    Tottenham Hotspur    
1961/1962    Tottenham Hotspur    
1962/1963    Manchester United    
1963/1964    West Ham United    
1964/1965    Liverpool    
1965/1966    Everton    
1966/1967    Tottenham Hotspur    
1967/1968    West Bromwich Albion    
1968/1969    Manchester City    
1969/1970    Chelsea    
1970/1971    Arsenal    
1971/1972    Leeds United    
1972/1973    Sunderland    
1973/1974    Liverpool    
1974/1975    West Ham United    
1975/1976    Southampton    
1976/1977    Manchester United    
1977/1978    Ipswich Town    
1978/1979    Arsenal    
1979/1980    West Ham
1980/1981    Tottenham Hotspur    
1981/1982    Tottenham Hotspur    
1982/1983    Manchester United    
1983/1984    Everton    Watford
1984/1985    Manchester United    
1985/1986    Liverpool    
1986/1987    Coventry City    
1987/1988    Wimbledon    
1988/1989    Liverpool    
1989/1990    Manchester United    
1990/1991    Tottenham Hotspur    
1991/1992    Liverpool    
1992/1993    Arsenal    
1993/1994    Manchester United    
1994/1995    Everton    
1995/1996    Manchester United    
1996/1997    Chelsea    
1997/1998    Arsenal    
1998/1999    Manchester United    
1999/2000    Chelsea    
2000/2001    Liverpool    Arsenal
2001/2002    Arsenal    Chelsea
2002/2003    Arsenal    Southampton
2003/2004    Manchester United    
2004/2005    Arsenal    
2005/2006    Liverpool    
2006/2007    Chelsea    
2007/2008    Portsmouth    
2008/2009    Chelsea    
2009/2010    Chelsea    
2010/2011    Manchester City    
2011/2012    Chelsea    
2012/2013    Wigan Athletic    
2013/2014    Arsenal    
2014/2015    Arsenal    
2015/2016    Manchester United    
2016/2017    Arsenal    
2017/2018    Chelsea    
2018/2019    Manchester City    
2019/2020    Arsenal    
2020/2021    Leicester City    
2021/2022    Liverpool    
    


Rekapitulasi Klub Juara Piala FA:

14 kali
- Arsenal

12 kali
- Manchester United

8 kali
- Liverpool
- Tottenham Hotspur
- Chelsea

7 kali
- Aston Villa

6 kali
- Newcastle
- Blackburn
- Manchester City

5 kali
- Everton
- West Bromwich
- The Wanderers

4 kali
- Wolverhampton
- Bolton
- Sheffield United

3 kali
- Sheffield Wednesday
- West Ham

2 kali
- Preston North End
- Sunderland
- Bury
- Nottingham Forest
- Portsmouth
- Old Etonians

1 kali
- Leicester City
- Huddersfield
- Derby County
- Southampton
- Leeds United
- Blackpool
- Wimbledon
- Burnley
- Cardiff
- Charlton Athletic
- Bradford
- Notts County
- Barnsley
- Coventry City
- Wigan Athletic
- Ipswich Town
- Old Carthusians
- Oxford
- Royal Engineers
- Blackburn Olympic
- Clapham Rovers.

 

(nnn)

Daftar juara Piala FA (foto: premierleague).   The Football Association Challenge Cup atau Piala FA adalah kompetisi sepak bola tertua di In...
Menulis Indonesia
Jedadulu

Daftar juara Liga Primer Inggris (foto: premierleague).



Liga Primer Inggris adalah kompetisi sepak bola tertua di dunia yang digelar sejak 1888 silam. Mulanya, kompetisi ini dihuni 12 klub di satu divisi.

Pada 1992, sebanyak 22 klub First Division hengkang dan membentuk liga baru bernama Premier League atau Liga Primer. First Division pun lengser menjadi Divisi II yang kini bernama Divisi Championship. Sejak saat itu, kompetisi tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth dikenal dengan nama Liga Primer Inggris.

Daftar Juara Liga Inggris Sepanjang Masa

Juara Era Football League (1888-1892)

1888/1889  - Preston North End
1889/1990  - Preston North End
1890/1991  - Everton
1891/1992  - Sunderland

Juara Era Football League First Division (1892-1992)

1892/1893  - Sunderland
1893/1994  - Aston Villa    
1894/1995  - Sunderland
1895/1996  - Aston Villa
1896/1997  - Aston Villa
1897/1998  - Sheffield United    
1898/1999  - Aston Villa
1899/1900  - Aston Villa
1900/1901  - Liverpool    
1901/1902  - Sunderland
1902/1903  - The Wednesday
1903/1904  - The Wednesday
1904/1905  - Newcastle United    
1905/1906  - Liverpool
1906/1907  - Newcastle United
1907/1908  - Manchester United    
1908/1909  - Newcastle United
1909/1910  - Aston Villa
1910/1911  - Manchester United
1911/1912  - Blackburn Rovers    
1912/1913  - Sunderland
1913/1914  - Blackburn Rovers
1914/1915  - Everton
1915/1916  - Dihentikan karena Perang Dunia I
1916/1917  - Dihentikan karena Perang Dunia I
1917/1918  - Dihentikan karena Perang Dunia I        
1919/1920  - West Bromwich Albion
1920/1921  - Burnley    
1921/1922  - Liverpool
1922/1923  - Liverpool
1923/1924  - Huddersfield Town    
1924/1925  - Huddersfield Town
1925/1926  - Huddersfield Town
1926/1927  - Newcastle United
1927/1928  - Everton
1928/1929  - The Wednesday
1929/1930  - Sheffield Wednesday
1930/1931  - Arsenal    
1931/1932  - Everton
1932/1933  - Arsenal
1933/1934  - Arsenal
1934/1935  - Arsenal
1935/1936  - Sunderland
1936/1937  - Manchester City    
1937/1938  - Arsenal
1938/1939  - Everton
1945/1946  - Dihentikan karena Perang Dunia II    
1946/1947  - Liverpool
1947/1948  - Arsenal
1948/1949  - Portsmouth
1949/1950  - Portsmouth
1950/1951  - Tottenham Hotspur
1951/1952  - Manchester United
1952/1953  - Arsenal
1953/1954  - Wolverhampton
1954/1955  - Chelsea
1955/1956  - Manchester United
1956/1957  - Manchester United
1957/1958  - Wolverhampton
1958/1959  - Wolverhampton
1959/1960  - Burnley
1960/1961  - Tottenham Hotspur
1961/1962  - Ipswich Town
1962/1963  - Everton
1963/1964  - Liverpool
1964/1965  - Manchester United
1965/1966  - Liverpool
1966/1967  - Manchester United
1967/1968  - Manchester City
1968/1969  - Leeds United
1969/1970  - Everton
1970/1971  - Arsenal
1971/1972  - Derby County/Leeds United
1972/1973  - Liverpool
1973/1974  - Leeds United
1974/1975  - Derby County
1975/1976  - Liverpool
1976/1977  - Liverpool
1977/1978  - Nottingham
1978/1979  - Liverpool
1979/1980  - Liverpool
1980/1981  - Aston Villa
1981/1982  - Liverpool
1982/1983  - Liverpool
1983/1984  - Liverpool
1984/1985  - Everton
1985/1986  - Liverpool
1986/1987  - Everton
1987/1988  - Liverpool
1988/1989  - Arsenal
1989/1990  - Liverpool
1990/1991  - Arsenal
1991/1992  - Leeds United

Juara Era Premier League/Liga Primer (1992-2022)

1992/1993  - Manchester United
1993/1994  - Manchester United
1994/1995  - Blackburn Rovers
1995/1996  - Manchester United
1996/1997  - Manchester United
1997/1998  - Arsenal
1998/1999  - Manchester United
1999/2000  - Manchester United
2000-2001  - Manchester United
2001/2002  - Arsenal
2002/2003  - Manchester United
2003/2004  - Arsenal
2004/2005  - Chelsea
2005/2006  - Chelsea
2006/2007  - Manchester United
2007/2008  - Manchester United
2008/2009  - Manchester United
2009/2010  - Chelsea
2010/2011  - Manchester United
2011/2012  - Manchester City
2012/2013  - Manchester United
2013/2014  - Manchester City
2014/2015  - Chelsea
2015/2016  - Leicester City
2016/2017  - Chelsea
2017/2018  - Manchester City
2018/2019  - Manchester City
2019/2020  - Liverpool
2020/2021  - Manchester City
2021/2022  - Manchester City

Distribusi Juara:

20 --  Manchester United
19 --  Liverpool
13 --  Arsenal
9   --  Everton
8   --  Manchester City
7   --  Aston Villa, Sunderland
6   --  Chelsea
5   --  Newcastle United
4   --  Sheffield Wednesday
3   --  Huddersfield Town, Leeds United, Wolverhampton Wanderers, Blackburn Rovers
2   --  Portsmouth, Preston North End, Burnley, Tottenham Hotspur, Derby County
1   --  Sheffield United, West Bromwich Albion, Nottingham Forest, Ipswich Town, Leicester City.

 

(nnn) 

 

Baca juga artikel terkait ini:

- Daftar Juara Liga Inggris Terbaru

 

Daftar juara Liga Primer Inggris (foto: premierleague). Liga Primer Inggris adalah kompetisi sepak bola tertua di dunia yang digelar sejak 1...
Menulis Indonesia
Jedadulu

Daftar juara Serie A Liga Italia (foto: aa.com.tr).

 
AC Milan akhirnya mengangkat trofi scudetto kompetisi sepak bola Serie A Liga Italia setelah terakhir kali meraihnya pada musim 2010/2011. Setelah 11 tahun berlalu, klub elite kota mode itu akhirnya finis di posisi teratas.

Ini menjadi gelar juara Serie A ke-19 kali bagi Milan sehingga menyamai catatan seteru abadi dan juga klub sekota, Inter Milan.

Daftar juara Serie A Liga Italia dalam 22 tahun terakhir:

2021/2022   AC Milan
2020/2021   Inter Milan
2019/2020   Juventus
2018/2019   Juventus
2017/2018   Juventus
2016/2017   Juventus
2015/2016   Juventus
2014/2015   Juventus
2013/2014   Juventus
2012/2013   Juventus
2011-2012   Juventus
2010/2011   AC Milan
2009/2010   Inter Milan
2008/2009   Inter Milan
2007/2008   Inter Milan
2006/2007   Inter Milan
2005/2006   Inter Milan (gelar Juventus ditarik karena calciopoli/pengaturan skor)
2004/2005   Tidak ada juara (gelar Juventus ditarik karena calciopoli)
2003/2004   AC Milan
2002/2003   Juventus
2001/2002   Juventus
2000/2001   AS Roma

Rekapitulasi juara (scudetto) Serie A sepanjang masa:

1. Juventus -- 36 trofi
2. Inter Milan, AC Milan -- 19
3. Genoa -- 9
4. Torino, Bologna, Pro Vercelli -- 7
5. AS Roma -- 3
6. Lazio, Fiorentina, Napoli -- 2
7. Cagliari -- 1

 

(nnn)

Daftar juara Serie A Liga Italia (foto: aa.com.tr).   AC Milan akhirnya mengangkat trofi scudetto kompetisi sepak bola Serie A Liga Italia s...
Menulis Indonesia
Jedadulu

Makanan-makanan yang buruk bagi kesehatan (foto: shutterstock).

Tanpa disadari, manusia modern mengonsumsi makanan yang tak sehat alias makanan yang buruk bagi tubuh, misalnya junkfood. Itulah mengapa para ahli dan pakar gizi belum lama ini membuat daftar makanan terburuk bagi tubuh dan bahkan berpotensi menambah berat badan secara berlebihan atau obesitas, penyakit jantung, dan stroke.

Berikut adalah sejumlah makanan terburuk yang sebenarnya populer namun harus dihindari tubuh, seperti dikutip dari laman Eat This Not That, Kamis, 19 Mei 2022.

- Keripik kentang

Keripik garam dan cuka menghasilkan 500 miligram natrium dan sekitar seperempat sendok teh garam atau sekitar sepertiga dari total miligram natrium, yang menurut The American Heart Association rata-rata harus dicapai oleh orang dewasa dalam sehari. Sebuah studi New England Journal of Medicine menemukan bahwa keripik kentang menambahkan lebih banyak kilogram ke tubuh konsumen dibandingkan minuman manis, daging olahan, daging merah, dan makanan lainnya.

- Kentang goreng keju

Semua orang mengenali kentang goreng sebagai contoh makanan buruk. Tak mengherankan jika kentang akan semakin buruk ketika disiram saus keju. Saus keju dapat mengandung 430 miligram natrium, atau 19 persen dari nilai natrium harian yang direkomendasikan.

- Ayam goreng tepung

Ayam dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat untuk daging merah. Hal tersebut lantaran ayam lebih rendah lemak jenuh dibandingkan daging sapi dan merupakan sumber protein yang bagus. Namun, melapisi ayam dengan tepung dan digoreng dalam minyak panas akan mengubah protein bergizi menjadi salah satu makanan yang paling tidak sehat.

- Daging olahan berbentuk lembaran

Daging olahan bentuk lembaran mengandung pengawet yang disebut natrium nitrat yang dapat memicu peradangan kronis di arteri sehingga menyebabkan aterosklerosis atau penyempitan arteri. Tetapi jika benar-benar ingin membuat sandwich, maka harus mengevaluasi daftar daging kemasan olahan bentuk lembaran terbaik.

- Sup kalengan

Bahkan sup dengan banyak kacang dan sayuran bisa menjadi sangat asin. Misalnya, seseorang akan kesulitan menemukan sup kacang polong yang enak di bawah 500 miligram sodium per porsi. Tidak heran sup kalengan termasuk dalam enam makanan asin terlarang menurut American Heart Association.

- Margarin

Mengonsumsi satu batang margarin meningkatkan risiko penyakit jantung koroner karena mengandung lemak trans. Menurut sebuah studi, semakin padat margarin, semakin banyak lemak trans.

- Krimer kopi nonsusu

Krimer kopi yang bertahan lama biasanya dibuat dari minyak terhidrogenasi parsial, dalam istilah lain yakni lemak trans. Ingat, lemak trans meningkatkan risiko terkena penyakit jantung atau stroke dengan meningkatkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat.

- Donat

Adonan donat terbuat dari tepung putih, gula, dan mentega nabati, lalu digoreng. Ini berarti donat juga mengandung lemak trans, jenis terburuk yang meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

- Roti gandum madu

Nama roti gandum madu terdengar sehat. Namun, roti jenis ini masuk dalam kandidat daftar sarapan terburuk. Seperti menipu, karena roti gandum madu tidak jauh berbeda dengan roti tawar. Seperti kebanyakan roti putih, seratnya telah dihilangkan meskipun ada kata gandum di namanya.

- Hotdog

Menurut asosiasi perdagangan Dewan Hotdog dan Sosis Nasional di Amerika Serikat, hotdog dibuat dari potongan daging sapi yang lebih baik lalu membentuk daging giling, steak, dan lainnya, kemudian dicampur dengan nitrat untuk membantu protein daging terikat bersama. Tapi hotdog tinggi lemak jenuh, natrium, dan banyak mengandung nitrat, pengawet yang terkait dengan kanker.

- Burger vegetarian

Mengadopsi pola makan nabati adalah langkah yang cerdas, kecuali jika memilih produk yang menukar bahan lain yang tidak sehat dengan sayuran. Beberapa burger nabati akan menambahkan lemak, dan seringkali, lemak yang ditambahkan adalah lemak jenuh.

Lemak jenuh memiliki hubungan dengan peningkatan kolesterol jahat, dan kekhawatirannya adalah bahwa hal itu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

- Sereal berlapis gula

Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa sereal mengandung banyak gula dan karbohidrat, serta nol serat. Itulah mengapa sereal dianggap sebagai sarapan terburuk untuk menurunkan berat badan. Ide yang lebih baik untuk sarapan adalah menambahkan sedikit susu cokelat ke oatmeal hangat.


(nnn)

Makanan-makanan yang buruk bagi kesehatan (foto: shutterstock). Tanpa disadari, manusia modern mengonsumsi makanan yang tak sehat alias maka...
Menulis Indonesia 21 Mei 2022
Jedadulu

Film-film Indonesia dengan penghasilan terbesar sepanjang masa (foto: tangkapan layar youtube).

Film-film Indonesia tetap berhasil bersinar di mata para penonton bioskop dalam negeri di tengah gempuran film-film asing. Yang terbaru adalah film KKN di Desa penari pada 2022 yang mampu memecahkan rekor sebagai film terlaris dan film dengan pendapatan terbesar sepanjang masa.

Berikut 10 film Indonesia terlaris yang memiliki pendapatan terbesar sepanjang masa dikutip dari berbagai sumber, hingga akhir Mei 2022.

1. KKN di Desa Penari (Tahun 2022, Sutradara Awi Suryadi)
Jumlah penonton: 7,5 juta.
Perkiraan pendapatan: Rp 275 miliar

2. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (Tahun 2016, Sutradara Anggy Umbara)
Jumlah penonton: 6,8 juta
Perkiraan pendapatan: Rp 240 miliar

2. Dilan 1990 (Tahun 2018, Sutradara Fajar Bustomi)
Jumlah penonton: 6,3 juta.
Perkiraan pendapatan: Rp 200 miliar.

3. Dilan 1991 (Tahun 2019, Sutradara Fajar Bustomi)
Jumlah penonton: 5,2 juta
Perkiraan pendapatan: Rp 200 miliar.

5. Laskar Pelangi (Tahun 2008, Sutradara Riri Riza)
Jumlah penonton: 4,7 juta
Perkiraan pendapatan: Rp 165 miliar

6. Habibie & Ainun (Tahun 2012, Sutradara Faozan Rizal)
Jumlah penonton: 4,6 juta
Perkiraan pendapatan: Rp 160 miliar

7. Pengabdi Setan (Tahun 2017, Sutradara Joko Anwar)
Jumlah penonton: 4,2 juta
Perkiraan pendapatan: Rp 155 miliar

8. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 (Tahun 2017, Sutradara Anggy Umbara)
Jumlah penonton: 4,08 juta
Perkiraan penghasilan: Rp 151 miliar

9. Ada Apa Dengan Cinta? 2 (Tahun 2016, Sutradara Riri Riza)
Jumlah penonton: 3,6 juta
Perkiraan penghasilan: Rp 128 miliar

10. Ayat-ayat Cinta (Tahun 2008, Sutradara Hanung Bramantyo)
Jumlah penonton: 3,6 juta
Perkiraan penghasilan: Rp 125 miliar.

Film-film Indonesia dengan penghasilan terbesar sepanjang masa (foto: tangkapan layar youtube). Film-film Indonesia tetap berhasil bersinar ...
Menulis Indonesia
Jedadulu

Haikyuu!!

Portal Anime! membagikan hasil polling mengenai "Anime Mana yang ingin Anda Dengar Pengumuman Musim barunya?" 
 
Polling targetnya ditentukan berdasarkan serial yang belum memiliki pengumuman sekuel (baik serial anime, film maupun OVA) hingga 14 April 2022. Polling dibuka pada 14 hingga 21 April 2022. Adapun partisipasinya diisi dengan 45 persen pria dan 55 persen wanita.

Berikut adalah hasilnya:

20. Seishun Buta Yarou wa Bunny Girl Senpai no Yume wo Minai
19. Enen no Shouboutai
18. ClassicaLoid.
17. 86: Eighty-Six.
16. Kishuku Gakkou no Juliet
15. World Trigger.
14. Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru
13. Gekkan Shoujo Nozaki-kun
12. Magi.
11. Majo no Tabitabi
10. Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu
9.   Kyoukai no Rinne
8.   Jibaku Shounen Hanako-kun
7.  Akatsuki no Yona
6.  Katekyo Hitman Reborn!
5.  Gintama
4.  Adachi to Shimamura
3.  Yagate Kimi ni Naru
2.  Fugou Keiji: Balance:Unlimited
1.  Haikyuu!!
(Sumber: Somoskudasai via Anime! Anime!)

Haikyuu!! Portal Anime! membagikan hasil polling mengenai "Anime Mana yang ingin Anda Dengar Pengumuman Musim barunya?"    Polli...
Menulis Indonesia
Jedadulu

Trofi Liga Europa (foto: twitter).




Eintracht Frankfurt keluar sebagai juara Liga Europa 2021/2022 setelah menang adu penalti 5-4 atas Rangers, dengan skor berimbang 1-1 selama 120 menit di partai final yang digelar di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla pada Kamis, 19 Mei 2022 dini hari WIB. Ini gelar kedua Frankfurt di Liga Europa sejak terakhir kali meraihnya pada 1980.

Adapun klub tersukses di ajang ini masih digenggam klub asal Spanyol, Sevilla. Sejauh ini, Sevilla sudah mengoleksi enam gelar juara. Berikut daftar lengkap dan terbaru juara Liga Europa yang dulunya bernama Piala UEFA.

Daftar Juara Liga Europa (dulu Piala UEFA)

1972    Tottenham (Inggris)     

1973    Liverpool (Inggris)    

1974    Feyenoord (Belanda)     

1975    Monchengladbach (Jerman)    

1976    Liverpool (Inggris)    

1977    Juventus (Italia)    

1978    PSV Eindhoven (Belanda)     

1979    Monchengladbach (Jerman)     

1980    Eintracht Frankfurt (Jerman)     

1981    Ipswich Town (Inggris)     

1982    IFK Goteborg (Swedia)     

1983    Anderlecht (Belgia)     

1984    Tottenham (Inggris)     

1985    Real Madrid (Spanyol)     

1986    Real Madrid (Spanyol)     

1987    IFK Goteborg (Swedia)     

1988    Bayer Leverkusen (Jerman)     

1989    Napoli (Italia)     

1980    Juventus (Italia)     

1991    Inter Milan (Italia)     

1992    Ajax Amsterdam (Belanda)     

1993    Juventus (Italia)     

1994    Inter Milan (Italia)     

1995    Parma (Italia)     

1996    Bayern Muenchen (Jerman)     

1997    Schalke 04 (Jerman)     

1998    Inter Milan (Italia)     

1999    Parma (Italia)     

2000    Galatasaray (Turki)     

2001    Liverpool (Inggris)      

2002    Feyenoord (Belanda)     

2003    FC Porto (Portugal)     

2004    Valencia (Spanyol)     

2005    CSKA Moscow (Rusia)     

2006    Sevilla (Spanyol)     

2007    Sevilla (Spanyol)     

2008    Zenit St Petersburg (Rusia)     

2009    Shakhtar Donetsk (Ukraina)     

2010    Atletico Madrid (Spanyol)     

2011    FC Porto (Portugal)     

2012    Atletico Madrid (Spanyol)     

2013    Chelsea (Inggris)     

2014    Sevilla (Spanyol)     

2015    Sevilla (Spanyol)     

2016    Sevilla (Spanyol)     

2017    Manchester United (Inggris)     

2018    Atletico Madrid (Spanyol)     

2019    Chelsea (Inggris)

2020    Sevilla (Spanyol)

2021    Villarreal (Spanyol)

2022    Eintracht Frankfurt (Jerman)


Daftar Pengoleksi Gelar Liga Europa (Piala UEFA) Terbanyak Sepanjang Masa:

6 -- Sevilla

3 -- Juventus, Inter Milan, Liverpool, Atletico Madrid

2 -- Borussia Moenchengladbach, Tottenham Hotspur, Real Madrid, IFK Goeteborg, Parma, Feyenoord, FC Porto, Chelsea, Eintracht Frankfurt

 

1 -- PSV Eindhoven, Ipswich, RSC Anderlecht, Bayer Leverkusen, Napoli, Ajax, Bayern Muenchen, Schalke 04, Galatasaray, Valencia, CSKA Moskow, Zenit St. Petersburg, Shakhtar Donetsk, Manchester United, Villarreal

 

(nnn) 

 

Baca juga artikel terkait ini:

- Daftar Juara Liga Europa Terlengkap

Trofi Liga Europa (foto: twitter). Eintracht Frankfurt keluar sebagai juara Liga Europa 2021/2022 setelah menang adu penalti 5-4 atas Ranger...
Menulis Indonesia 19 Mei 2022