
Yui Komori
Anime
Diabolik Lovers adalah adaptasi dari sebuah otome game, yang merupakan
jenis permainan simulasi kencan untuk para pemain wanita. Dalam otome
game, pemain dapat memilih jalur atau rute yang disukai, yang berfokus
pada pasangan yang mereka pilih. Namun, tidak menutup kemungkinan
terdapat situasi atau rute di mana para pria yang menarik (ikemen)
bersaing untuk mendapatkan perhatian sang protagonis wanita, yang biasa
disebut sebagai “reverse harem”.
Sebenarnya,
anime Diabolik Lovers diadaptasi dari otome game dengan judul yang
sama. Oleh karena itu, anggapan bahwa karakter Yui Komori adalah
karakter yang Naif dan genit karena bersama banyak laki laki bisa jadi
salah. Yui Komori adalah pahlawan wanita Diabolik Lovers . Ketika
ayahnya pindah ke luar negeri untuk bekerja, Yui terpaksa tinggal
bersama enam vampir.
Selanjutnya,
konsep otome game dapat dijelaskan dengan menggunakan contoh dari
permainan bernama Reine des Fleurs. Dalam permainan ini, pemain akan
mengendalikan seorang protagonis wanita bernama Violette dan dapat
memilih jalur atau pria yang ingin mereka kejar. Setelah memilih salah
satu jalur, Violette akan berakhir sebagai pasangan salah satu karakter
dengan berbagai macam akhir cerita, baik itu akhir cerita yang buruk
(bad ending) maupun akhir cerita yang baik (good ending).
Terkadang permasalahan soal
karakter anime, game, dan hal-hal berbau Jepang seringkali disalah
pahami, terlebih oleh orang awam yang tidak terlalu mengikuti serial
atau fandom tersebut.
Pada
satu jalur permainan, tidak mungkin untuk memiliki banyak pasangan.
Semuanya tergantung pada pilihan pemain dalam menentukan jalur yang
ingin diikuti dan juga sistem yang ditawarkan oleh permainan tersebut.
Alasan
mengapa karakter Yui Komori dari anime Diabolik Lovers sering kali
dibenci oleh sebagian penonton adalah karena karakter tersebut memiliki
sifat dan perilaku yang kontroversial atau tidak disukai oleh sebagian
orang. Beberapa alasan yang mungkin termasuk:
1.
Pasif dan lemah: Beberapa penonton merasa Yui Komori terlalu pasif dan
lemah dalam menghadapi situasi yang sulit atau perlakuan buruk dari
karakter pria di sekitarnya. Mereka mungkin mengharapkan karakter
protagonis yang lebih kuat dan mandiri.
2.
Kurangnya perkembangan karakter: Yui Komori mungkin tidak mengalami
perkembangan karakter yang signifikan sepanjang seri anime tersebut. Ini
dapat membuat karakternya terasa datar dan kurang menarik bagi sebagian
penonton.
3. Keterlibatan
romantis yang kontroversial: Karakter Yui Komori terlibat dalam situasi
romantis yang rumit dan kontroversial dengan karakter vampir pria yang
sering kali bersifat kasar dan agresif. Beberapa penonton mungkin tidak
menyukai dinamika hubungan tersebut dan merasa tidak nyaman dengan
perlakuan yang diterima oleh Yui Komori.
4.
Tidak bisa memenuhi harapan pemirsa: Beberapa penonton mungkin memiliki
harapan atau preferensi yang berbeda terkait karakter protagonis wanita
dalam anime tersebut. Jika karakter Yui Komori tidak memenuhi harapan
atau preferensi mereka, maka mereka mungkin akan merasa tidak puas dan
cenderung membenci karakter tersebut.
Namun,
penting diingat bahwa persepsi terhadap karakter dapat bervariasi
antara individu. Meskipun ada sebagian penonton yang tidak menyukai Yui
Komori, masih ada juga yang menyukainya atau mungkin memahami alasan di
balik perilakunya. Setiap orang memiliki preferensi dan penilaian yang
berbeda terkait karakter dalam sebuah cerita.
(Damar Pratama Yuwanto)

Komentar