Lewat usia dua tahun, putri kecil saya masih sangat tergantung pada popok instannya. Jujur saja sebagai seorang ibu, saya mulai agak khawatir soal kebiasaannya itu. Biasalah, seperti ibu pada umumnya juga, saya masih kerap membandingkan kemampuan anak saya dengan anak lain.
Hingga akhirnya saya menyerah dan kembali memakaikan popok instan yang sempat saya lepaskan selama periode toilet training waktu itu.
Karena itulah saya merasa sangat perlu untuk kembali membuka-buka mbah Google untuk sekedar tambah ilmu sekaligus mencari kesalahan yang mungkin saya lakukan saat toilet training kala itu.
Sampai sakit mata saya, sampai pening kepala saya memelototi setiap halaman referensi yang saya baca, rasanya semua yang dianjurkan dilakukan sudah saya kerjakan.
(Dinar K Dewi)

