Ulas Dulu
Beranda » Berita » Membantah Channel YouTube “Friday Rumors”: Klarifikasi Fakta Seputar Pororo

Membantah Channel YouTube “Friday Rumors”: Klarifikasi Fakta Seputar Pororo

Channel Youtube Friday Rumors.

JEDADULU.COM — Belakangan ini atau pada awal Januari 2026, channel YouTube “Friday Rumors” mengunggah video yang mengeklaim bahwa karakter Krong dalam serial Pororo the Little Penguin adalah telur dinosaurus yang sengaja ditempatkan oleh ilmuwan di Desa Pororo sebagai bahan eksperimen.

Video tersebut juga menambahkan teori lain bahwa Eddy adalah ilmuwan yang berusaha mengembalikan sisa-sisa peradaban manusia di dunia post-apokaliptik. Sebagai penggemar Pororo, mari kita telaah dan bantah klaim-klaim tersebut berdasarkan fakta dari universe resmi Pororo.

1. Krong Bukan Hasil Rekayasa Genetika

Menurut Movie Pororo Dino Island Adventure, Krong jelas bukan makhluk buatan ilmuwan. Dalam cerita, Krong berasal dari Pulau Dinosaurus, sebuah pulau alami yang dihuni dinosaurus dan sedang terancam punah karena ada pihak alien yang ingin menjualnya.

Jadi teori bahwa Krong adalah hasil eksperimen ilmuwan adalah tidak masuk akal. Krong merupakan bagian dari fauna asli pulau tersebut, bukan ciptaan laboratorium. Bisa dibilang dinosaurus belum punah di universe Pororo.

2. Universe Pororo Bukan Dunia Post-Apokaliptik

Beberapa teori dari channel itu menyebut bahwa latar Pororo adalah dunia post-apokaliptik. Ini juga tidak benar. Buktinya, Pororo pernah berkolaborasi dengan Tayo si Bus Kecil, di mana dunia Tayo digambarkan normal, damai, dan modern.

Sung Jinwoo Menghancurkan Naruto: Babak Kedua Anime Death Match

Jika Pororo benar-benar berada di dunia post-apokaliptik, kolaborasi ini tidak mungkin terjadi tanpa konflik besar yang mengguncang dunia Tayo.

3. Desa Pororo Hanya Sebagian dari Universe Pororo

Beberapa teori gelap dari video tersebut gagal memahami bahwa desa Pororo hanyalah sebagian kecil dari universe yang lebih luas.

Dalam movie Pororo Pertama, terdapat kedatangan bajak laut babi yang menangkap makhluk di desa sebagai budak di kapal mereka, kapal yang jelas lebih canggih daripada teknologi desa Pororo.

Ada Pulau Musim Panas di seberang Desa Porongporong yang menunjukkan eksistensi wilayah dan budaya lain di universe Pororo.

Pulau Dinosaurus, seperti disebut di atas, menambah kompleksitas dunia Pororo, membuktikan bahwa dunia Pororo bukanlah dunia sederhana atau eksperimen ilmiah semata.

Ini 10 Negara dengan Tinggi Badan Pria Terendah, Indonesia Masuk yang Mana?

4. Eddy Bukan Ilmuwan Post-Apokaliptik

Teori bahwa Eddy berperan sebagai ilmuwan yang mencoba mengembalikan peradaban manusia tidak memiliki dasar. Eddy adalah karakter yang dikenal sebagai penemu dan pemecah masalah sehari-hari di dunia Pororo, yang penuh dengan unsur edukatif dan hiburan anak-anak, bukan ilmuwan dalam dunia post-apokaliptik.

Klaim-klaim dari channel YouTube “Friday Rumors” tentang Pororo, Krong, dan Eddy lebih bersifat spekulasi daripada fakta. Berdasarkan film, serial, dan kolaborasi resmi, fakta-faktanya adalah:

Dengan demikian, teori-teori “Friday Rumors” dapat dikategorikan sebagai teori ngawur dan tidak sesuai fakta dari universe Pororo yang sesungguhnya.

5. Pobby Tidak Akan Memakan Temannya

Video “Friday Rumors” menyinggung kemungkinan Pobby memakan teman-temannya sebagai predator. Ini mustahil, karena serial Pororo telah berjalan lebih dari 20 tahun dengan ratusan episode dan Pobby tidak pernah menunjukkan niat tersebut. Jika Pobby benar-benar ingin, ia bisa memakan teman-temannya kapan saja.

Bukti yang disampaikan video tersebut terlalu lemah dan spekulatif dari satu episode saja. Bahkan di episode yang ditunjukkan tersebut jelas Pobby sama sekali tak berniat memakan teman-temannya bahkan dia memaafkan Pororo yang sudah merusak kameranya.

Aturan Registrasi SIM Card Baru Bikin Heboh, Netizen Soroti Verifikasi Wajah

(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *