JEDADULU.COM; JAKARTA — Momen lucu dialami komedian Melki Balipa atau Melki Bajaj saat menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Ia mendadak disapa jamaah asal Indonesia yang mengiranya sebagai Ifan Seventeen.
Kisah ini pun ramai dibahas di media sosial, termasuk mendapat respons langsung dari sang vokalis band Seventeen. Cerita bermula dari unggahan video Melki di akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, terdengar suara jamaah yang memanggilnya dengan penuh keyakinan, “Mas Ifan… Mas Ifan.” Melki yang menyadari kesalahpahaman itu langsung memberi klarifikasi.
“Saya langsung tahu yang dimaksud @ifanseventeen, saya bilang saya bukan,” tulis Melki dalam keterangan unggahannya, Kamis (29/1/2026).
Lucunya, kejadian serupa kembali terulang. Pada momen berbeda, Melki kembali disapa jamaah lain yang mengiranya sebagai “Isa Bajaj”, rekan satu grup komedinya. Respons Melki tetap santai dan singkat. “Saya bilang, ‘bukan’,” ujarnya sambil tertawa.
Meski salah orang, para jamaah tetap meminta foto bersama. Melki pun melayani dengan ramah di sela ibadahnya. “Semoga mereka tetap senang dan enggak kecewa,” kata Melki.
Kisah ini sampai ke telinga Ifan Seventeen. Melalui unggahan Instagram Story akun @ifanseventeen, Ifan merespons dengan gaya khasnya yang santai dan penuh humor.
“Saya pernah dipanggil ‘Melki Bajaj’ juga,” tulis Ifan disertai emoji tertawa. Ia pun menambahkan doa singkat untuk Melki, “Lancar umrohnya bro,” tulisnya.
Unggahan tersebut langsung menuai respons warganet. Banyak yang mengaku sering tertukar melihat wajah Ifan dan Melki, terutama dari sudut tertentu. “Kalau pakai kacamata hitam memang mirip,” komentar seorang netizen. Ada juga yang bercanda, “Versi vokalis dan versi komedian.”
Di tengah ramainya cerita ini, Ifan sendiri tengah menikmati kabar baik. Lagu terbarunya berjudul Jangan Paksa Rindu (Beda) baru saja menembus lebih dari lima juta pemutaran di YouTube Music, menandai fase positif dalam karier musiknya.
Sementara itu, Melki kembali membuktikan bahwa selera humor bisa hadir di mana saja–bahkan di Tanah Suci–tanpa mengurangi makna ibadah.
(Instagram)

Komentar