JEDADULU.COM; JAKARTA — Indonesia kembali mencetak sejarah di panggung tenis dunia. Pebulutangkis? Bukan — ini tentang tenis, lewat sosok muda berbakat Janice Tjen.
Minggu (1/2/2026) ini, peringkat dunia petenis 23 tahun itu melonjak ke Top 50 WTA setelah performa impresifnya di Australian Open 2026, menjadikannya petenis Indonesia kedua sepanjang sejarah yang mencapai prestasi ini setelah petenis legendaris Yayuk Basuki.
Pada saat yang sama tahun lalu, Janice masih berkutat di luar peringkat 300 besar, tepatnya di urutan ke-395 dunia. Namun dalam kurun satu tahun terakhir, ia menunjukkan lonjakan karier yang luar biasa. Langkahnya ke babak kedua Australian Open sukses mengantarkannya naik 12 peringkat ke posisi 47, sebuah prestasi besar bagi petenis tanah air.
Kemenangan yang Mengubah Karier
Momen penting Janice terjadi saat ia menghadapi petenis unggulan ke-22 dari Kanada, Leylah Fernandez, di ajang Australian Open. Dengan permainan yang tenang dan agresif, Janice mengatasi Fernandez dalam straight set, memberi kejutan sekaligus bukti bahwa dia bukan sekadar pemain underdog.
Keberhasilan ini memperpanjang jejak prestasi Janice setelah ia sukses meraih gelar WTA pertamanya di Chennai pada November 2025 lalu yang kemudian menjadi titik balik karier profesionalnya.
Jejak Langkah Yayuk Basuki
Catatan sejarah Indonesia dalam tenis dunia tak lepas dari nama Yayuk Basuki, yang pernah menembus peringkat tertinggi No.19 dunia pada 1997 silam. Di tahun yang sama, ia mencatat prestasi terbaiknya di Grand Slam dengan mencapai perempat final Wimbledon — pencapaian yang masih dikenang penggemar tenis Indonesia hingga kini.
Dengan capaian Janice Tjen, perjalanan prestasi tenis Indonesia kembali mendapat sorotan global, menandai era baru setelah hampir tiga dekade.
Sorotan dari Turnamen Lainnya
Australian Open 2026 juga menyuguhkan cerita menarik dari dunia tenis lainnya. Juara dua kali Grand Slam Elena Rybakina keluar sebagai kampiun di Melbourne setelah menaklukkan petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, dalam laga final yang ketat.
Kemenangan ini sekaligus mendorong Rybakina naik ke peringkat No.3 WTA, menyamai rekor tertinggi dalam kariernya yang pernah ia capai sebelumnya.
Tak hanya itu, ada kabar manis dari dua petenis lainnya. Belinda Bencic yang kembali ke Top 10 setelah penampilan impresif di United Cup dan Australian Open. Lalu, Elina Svitolina yang kembali ke jajaran elite tenis setelah menembus semifinal Grand Slam dan kini menghuni peringkat 10 dunia.
Menariknya, Bencic dan Svitolina merupakan bagian dari daftar petenis yang kembali bermain di tingkat tertinggi setelah menjadi ibu — prestasi langka di era modern tenis.
(Sumber: WTA Rankings & Australian Open 2026 – WTA Official dan ESPN Tennis Highlights)

Komentar