Momen
Beranda ยป Berita ยป Dunia Rock Berduka: Brad Arnold, Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun

Dunia Rock Berduka: Brad Arnold, Vokalis 3 Doors Down Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun

Brad Arnold menghembuskan napas terakhir dalam tidurnya pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang terdekatnya, termasuk sang istri, Jennifer Sanderford.
Brad Arnold menghembuskan napas terakhir dalam tidurnya pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang terdekatnya, termasuk sang istri, Jennifer Sanderford. (Foto: EEC USA)

JEDADULU.COM — Dunia musik rock internasional kembali dirundung duka. Brad Arnold, vokalis, pendiri, dan sosok paling dikenal dari band rock legendaris 3 Doors Down, telah meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium lanjut.

Berita ini diumumkan oleh pihak band melalui unggahan resmi mereka pada Minggu (8/2/2026).

Brad Arnold menghembuskan napas terakhir dalam tidurnya pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang terdekatnya, termasuk sang istri, Jennifer Sanderford. Pernyataan resmi band menyebutkan bahwa perjuangan Arnold melawan penyakit itu berlangsung penuh keberanian dan ketenangan hingga detik terakhirnya.

Legenda Rock yang Menginspirasi Generasi

Arnold bukan hanya sekadar vokalis. Sejak 3 Doors Down dibentuk pada 1995 di Mississippi, ia menjadi wajah dan suara dari hits besar yang menjadi soundtrack hidup banyak pendengar di seluruh dunia โ€” dari โ€œKryptonite,โ€ โ€œHere Without You,โ€ hingga โ€œWhen Iโ€™m Gone.โ€ Lagu-lagu ini tak hanya populer di tangga lagu, tetapi juga menyentuh emosi pendengar di berbagai momen kehidupan.

Jadwal Resmi Sekolah Sepanjang Ramadan 2026: Libur Awal 3 Hari, Lebaran Hampir Dua Pekan

Keberhasilan band tak terlepas dari kontribusi Arnold. Lagu โ€œKryptoniteโ€, yang ditulisnya ketika masih berusia 15 tahun, menjadi puncak karier mereka di awal 2000-an dan membantu album debut The Better Life terjual jutaan kopi serta meraih nominasi Grammy.

Perjuangan yang Terbuka untuk Publik

Pada Mei 2025, Arnold secara terbuka mengungkap kepada publik bahwa ia divonis mengidap clear cell renal cell carcinoma, sejenis kanker ginjal stadium empat yang telah menyebar ke paru-parunya.

Dalam video yang diunggah di media sosial, Arnold berbicara dengan jujur tentang diagnosisnya, menunjukkan sikap tegar dan kepercayaan yang kuat meskipun menghadapi cobaan berat โ€” bahkan menyatakan โ€œI have no fearโ€ kepada para penggemarnya.

Berita tentang penyakit Arnold memaksa 3 Doors Down untuk membatalkan tur musim panas mereka pada 2025 agar sang vokalis bisa fokus pada pengobatan dan pemulihan. Dukungan dari fans dan komunitas musik pun mengalir deras sejak saat itu, mencerminkan betapa besar pengaruh Arnold bagi mereka yang tumbuh bersama musiknya.

Self Love Masuk Pesantren, Saat Santri Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

Warisan yang tak Pernah Padam

Kepergian Brad Arnold menjadi kehilangan besar bagi dunia musik rock. Sosoknya yang rendah hati, berbakat, sekaligus tulus dalam menulis lirik membuatnya tak hanya dicintai sebagai musisi, tetapi juga sebagai pribadi yang dekat dengan para pendengarnya. Lagu-lagu yang ia tinggalkan akan terus dikenang sebagai warisan emosional yang hidup di hati banyak orang.

Pihak keluarga meminta ruang privasi di masa berkabung ini, namun juga menyampaikan rasa terima kasih atas semua doa, cinta, dan dukungan yang telah diterima dari seluruh dunia sejak kabar kesehatannya tersebar.

Brad Arnold mungkin telah tiada, namun alunan gitarnya dan suaranya yang khas akan terus bergema di telinga jutaan pendengar โ€” sebuah warisan yang tak lekang oleh waktu.

(Sumber: apnews.com, nbclosangeles.com, tribune.com)

Pesut Mahakam Kritis, Tersisa 66 Ekor: KLH Siapkan Langkah Penyelamatan Darurat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *