SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Cukup Elus Kucing atau Anjing, Stres Bisa Langsung Turun? Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Cukup Elus Kucing atau Anjing, Stres Bisa Langsung Turun? Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Pelukan hangat dari kucing atau sambutan ceria anjing di rumah bukan hanya menghibur, tetapi juga bekerja langsung pada tubuh untuk meredakan stres.
Pelukan hangat dari kucing atau sambutan ceria anjing di rumah bukan hanya menghibur, tetapi juga bekerja langsung pada tubuh untuk meredakan stres. (Foto: depositphotos.com)

JEDADULU.COM โ€” Menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan ternyata bukan sekadar aktivitas menyenangkan. Kontak fisik sederhana seperti mengelus anjing atau memangku kucing terbukti dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan menurunkan tingkat stres secara cepat.

Sejumlah penelitian tentang hubungan manusia dan hewan menunjukkan bahwa sentuhan yang tenang memicu perubahan fisiologis nyata pada tubuh. Efeknya bahkan bisa dirasakan hanya dalam hitungan menit.

Mengutip laporan kesehatan dari EatingWell, Selasa (17/2/2026), interaksi fisik dengan hewan peliharaan dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol sekaligus membantu sistem saraf berpindah dari kondisi siaga ke kondisi istirahat.

Tubuh Beralih dari “Mode Panik” ke “Mode Tenang”

Psikiater Timothy Jeider menjelaskan bahwa sentuhan pada hewan memengaruhi sistem saraf otonomโ€”bagian tubuh yang mengatur respons terhadap stres.

Olahraga yang Tepat untuk Pengidap Penyakit Tertentu: Tetap Aktif tanpa Takut Kambuh

Saat seseorang berada dalam tekanan, tubuh masuk ke mode โ€œfight or flightโ€ (lawan atau lari). Kondisi ini ditandai dengan detak jantung meningkat, napas pendek, dan otot menegang. Mengelus hewan secara berulang dapat menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik yang memicu respons tersebut.

Sebaliknya, sistem saraf parasimpatikโ€”yang berperan dalam kondisi tenang dan pemulihanโ€”menjadi lebih aktif. Otak menerima sinyal bahwa situasi aman sehingga tubuh perlahan kembali rileks.

Hormon Bahagia Ikut Meningkat

Tak hanya menurunkan stres, interaksi dengan hewan juga memicu perubahan hormon lain yang berkaitan dengan perasaan nyaman.

Pelatih perilaku hewan Erin Whelan menyebut aktivitas seperti mengelus atau memeluk hewan peliharaan dapat meningkatkan produksi oksitosin, hormon yang berperan dalam rasa aman, kasih sayang, dan keterikatan sosial.

Sudah Diet Ketat tapi Berat Badan tak Kunjung Turun? Mungkin Ini Penyebabnya!

Pada saat yang sama, tekanan darah dan detak jantung cenderung menurun. Kombinasi ini membuat seseorang merasa lebih tenang, hangat, dan terhubung secara emosional.

Efek Cepat, tapi Bukan Pengganti Terapi

Meski manfaatnya nyata, para ahli menegaskan bahwa hewan peliharaan bukan pengganti perawatan medis atau terapi psikologis.

Terapis keluarga Julie Robinson menjelaskan bahwa bukti paling kuat menunjukkan manfaat jangka pendek, yakni penurunan stres secara langsung setelah berinteraksi dengan hewan.

Namun demikian, kehadiran hewan peliharaan dapat menjadi โ€œalat regulasi emosiโ€ yang mudah diakses dalam kehidupan sehari-hariโ€”terutama saat menghadapi tekanan kerja, kelelahan, atau kecemasan ringan.

Mau Panjang Umur? Pakar Bilang Punya Sahabat Sejati Bisa Jadi Rahasianya

Cara Sederhana Mengelola Stres Harian

Para peneliti menilai waktu singkat bersama hewan peliharaan bisa menjadi strategi praktis untuk menjaga kesehatan mental, asalkan tetap disertai kebiasaan sehat lain seperti tidur cukup, olahraga, dan teknik relaksasi.

Dengan kata lain, pelukan hangat dari kucing atau sambutan ceria anjing di rumah bukan hanya menghibur, tetapi juga bekerja langsung pada tubuh untuk meredakan stres.

Jadi, jika hari terasa berat, mungkin solusi paling sederhana adalah duduk sebentar, mengelus hewan kesayangan, dan membiarkan tubuh kembali tenang secara alami.

(Sumber: EatingWell, pendapat para pakar kesehatan mental dan perilaku hewan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *