JEDADULU.COM — Kabar gembira menggema di jagat maya para penggemar Gintama Tanah Air. Distributor film kenamaan CBI Pictures melalui akun resmi X (Twitter) pada pertengahan Februari 2026 mengumumkan bahwa New Gintama The Movie: Yoshiwara in Flames akan segera menghibur para pecinta anime di bioskop-bioskop Indonesia.
Film yang mengadaptasi ulang salah satu alur cerita (arc) paling legendaris ini hadir dengan animasi yang disulap menjadi lebih modern dan sinematik. Bagi penggemar setia samurai berambut perak Gintoki Sakata dan kawan-kawan, arc Yoshiwara in Flames tentu bukan nama asing.
Alur cerita ini diadaptasi dari episode 139 hingga 146 anime televisi dan dikenal luas sebagai salah satu puncak tertinggi kualitas Gintama berkat paduan sempurna antara aksi brutal, drama emosional, serta kegelapan yang menyelimuti distrik hiburan bawah tanah.
Ceritanya berpusat pada perjuangan YorozuyaโGintoki, Shinpachi, dan Kaguraโyang menyusup ke Yoshiwara, sebuah distrik hiburan yang tak pernah tersentuh cahaya matahari.
Wilayah tersebut dikuasai dengan tangan besi oleh Housen, pemimpin klan Yato yang kejam dan merupakan salah satu musuh terkuat yang pernah dihadapi Gintoki. Pertarungan sengit mereka hingga kini dikenang sebagai salah satu duel terbaik dalam sejarah seri ini.
Bukan Sekadar Rangkuman, Ada Animasi Baru dan Karakter Orisinal!
Yang membuat film ini semakin spesial adalah pendekatan produksinya. Pihak BN Pictures selaku studio animasi tidak sekadar merangkum adegan-adegan lama.
Film ini merupakan pengerjaan ulang penuh (reanimation) dengan standar kualitas sinematik yang lebih megah dan detail. Sejumlah adegan animasi baru dan penambahan karakter orisinal turut disisipkan untuk memperkaya narasi.
Salah satu tambahan tersebut adalah karakter Enkaku, tangan kanan Housen, yang tidak muncul dalam versi serial anime. Dari sisi produksi, film ini disutradarai oleh Naoya Ando dengan naskah ditulis oleh Taku Kishimoto, yang namanya sudah malang melintang lewat karya-karya seperti Fruits Basket dan Haikyu!!.
Sementara itu, Yoichi Fujita, sutradara yang lama terlibat dalam berbagai proyek Gintama, didapuk sebagai supervisor. Durasi film ini mencapai 2 jam 4 menit, cukup panjang untuk menikmati petualangan seru di Yoshiwara.
Sukses Box Office di Negeri Sakura
Antusiasme terhadap film ini sudah terbukti di Negeri Sakura, Jepang. Dirilis pada 13 Februari 2026 di 350 bioskop, New Gintama the Movie: Yoshiwara in Flames langsung mencatatkan prestasi gemilang. Berdasarkan laporan, pada akhir pekan pertamanya (13-15 Februari), film ini berhasil menarik sekitar 262.700 penonton dan meraup pendapatan lebih dari 406 juta yen atau setara Rp45 miliar, debut di posisi kedua box office Jepang.
Lebih membanggakan lagi, menurut data Filmarks, film ini menempati peringkat pertama dalam survei kepuasan penonton di hari pertama (first-day satisfaction ranking) dengan skor rata-rata 4,25 dari 5,0 berdasarkan ribuan ulasan. Angka ini bahkan melampaui Gintama: The Very Final yang sebelumnya meraih skor 4,06.
Warisan Abadi Gintama
Kisah Gintama berasal dari manga karya Hideaki Sorachi yang pertama kali terbit di Weekly Shonen Jump pada Desember 2003 dan berakhir pada Juni 2019. Manga ini telah beredar lebih dari 73 juta kopi di seluruh dunia.
Berlatar di era Edo alternatif yang dikuasai makhluk luar angkasa, Gintama dikenal piawai memadukan komedi absurd, parodi budaya pop, serta drama serius dalam satu kemasan unik yang sulit ditiru.
Dengan hadirnya film terbaru yang telah sukses besar di Jepang, penayangan New Gintama The Movie: Yoshiwara in Flames di Indonesia tentu menjadi momen yang dinanti. Pengalaman menyaksikan kembali salah satu kisah paling kelam namun epik dari Gintoki Cs di layar lebar, dengan kualitas animasi yang diperbaharui, akan menjadi suguhan yang tak boleh dilewatkan.
(Sumber: Anime News Network)

Komentar