Ulas Dulu
Beranda ยป Berita ยป Bukan Jepang! Indonesia Jadi Negara Paling Sering Diguncang Gempa 2025, Ini Faktanya

Bukan Jepang! Indonesia Jadi Negara Paling Sering Diguncang Gempa 2025, Ini Faktanya

Tahun 2025 menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas gempa paling intens di dunia.
Tahun 2025 menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas gempa paling intens di dunia. (Foto: Pixabay)

JEDADULU.COM; JAKARTA — Tahun 2025 menjadi periode dengan aktivitas gempa yang sangat tinggi di Indonesia. Sejumlah laporan lembaga seismologi menunjukkan Indonesia termasuk negara yang paling sering mengalami gempa bumi sepanjang tahun tersebut โ€” bahkan dalam beberapa periode melampaui Jepang dari sisi jumlah kejadian.

Fenomena ini langsung ramai dibahas publik dan menjadi topik trending di mesin pencari. Banyak warganet mempertanyakan: benarkah Indonesia kini โ€œlanggananโ€ gempa terbanyak di dunia?

Sepanjang tahun 2025, Indonesia memang mencatatkan diri sebagai negara dengan aktivitas gempa bumi tertinggi di dunia, bahkan mengalahkan Jepang yang selama ini dikenal sebagai langganan gempa.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), total 43.439 gempa bumi tercatat mengguncang Indonesia sepanjang 2025. Sebagian besar merupakan gempa bermagnitudo kecil, dengan 43.286 kejadian di bawah magnitudo 5,0.

Data dari Earthquakelist.org per 11 April 2025 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat pertama dengan 564 kejadian gempa signifikan (magnitudo 4 atau lebih), mengungguli Meksiko (516), Yunani (417), dan Jepang yang hanya mencatat 248 kejadian. Data lainnya juga mengonfirmasi posisi Jepang di bawah Indonesia dengan 222 kejadian.

Geger! AI Tiongkok GLM-4.5 Gratis Bikin Heboh, Performanya Buat ChatGPT dan Claude Keder

Kondisi ini disebabkan posisi Indonesia di Cincin Api Pasifik dengan pertemuan empat lempeng tektonik utama.

Ribuan Gempa dalam Setahun, Sebagian Besar tak Terasa

Menurut data resmi BMKG, Indonesia mengalami aktivitas seismik sangat intens karena berada di pertemuan tiga lempeng besar dunia: Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

BMKG mencatat:

  • Gempa terjadi hampir setiap hari di berbagai wilayah
  • Sebagian besar berkekuatan kecil dan tidak merusak
  • Banyak gempa tidak dirasakan masyarakat

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kejadian bisa mencapai ribuan gempa per tahun, menjadikan Indonesia salah satu wilayah paling aktif secara tektonik di planet ini.

Jangan Asal Isi Perut! Ini 4 Makanan Sahur yang Bikin Kenyang Seharian Versi Ahli Gizi

Kepala BMKG berulang kali menegaskan bahwa kondisi ini normal secara geologis karena Indonesia berada di jalur Cincin Api Pasifik.

Data Global: Indonesia Termasuk Hotspot Gempa Dunia

Lembaga pemantau gempa Amerika Serikat, United States Geological Survey (USGS), juga menempatkan kawasan Indonesia sebagai salah satu pusat aktivitas gempa global.

Secara umum, dunia mengalami:

  • Jutaan gempa kecil setiap tahun
  • Puluhan ribu gempa yang tercatat instrumen
  • Ratusan gempa merusak

Wilayah Asia-Pasifik, khususnya Indonesia, menyumbang porsi signifikan karena kompleksnya sistem subduksi dan patahan aktif.

Jangan Sampai Kena! Dokter Gigi Ungkap Cara Jitu Usir Bau Mulut Saat Puasa

Jepang Tetap Rawan, tapi Indonesia Lebih Sering

Selama ini Jepang dikenal sebagai negara paling rawan gempa. Namun dari sisi frekuensi total (termasuk gempa kecil), Indonesia kerap mencatat jumlah lebih tinggi karena wilayahnya jauh lebih luas dan memiliki banyak zona aktif.

Data dari Japan Meteorological Agency (JMA) menunjukkan Jepang memang sering mengalami gempa kuat yang berdampak besar, tetapi tidak selalu lebih banyak secara jumlah keseluruhan dibanding Indonesia.

Perbedaan utama ada pada kesiapsiagaan. Jepang memiliki:

  • Bangunan tahan gempa berstandar tinggi
  • Sistem peringatan dini canggih
  • Edukasi kebencanaan yang masif

Akibatnya, dampak korban bisa ditekan meskipun gempa besar terjadi.

Kenapa Indonesia Sangat Rentan?

Para ahli geologi menjelaskan beberapa faktor utama:

  1. Pertemuan tiga lempeng besar dunia
  2. Banyak zona subduksi aktif
  3. Ribuan pulau dengan patahan lokal
  4. Aktivitas vulkanik tinggi

Kombinasi tersebut menjadikan Indonesia salah satu wilayah paling dinamis secara geologi di dunia.

Bukan Pertanda Buruk, tapi Alarm Kesiapsiagaan

BMKG menegaskan frekuensi gempa tinggi bukan berarti bencana besar pasti terjadi. Banyak gempa kecil justru membantu melepaskan energi tektonik secara bertahap.

Namun masyarakat tetap diimbau meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di wilayah pesisir dan zona rawan tsunami.

Tahun 2025 menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas gempa paling intens di dunia. Meski demikian, faktor geologi alamiah menjadi penyebab utama โ€” bukan sesuatu yang bisa dihindari, melainkan harus diantisipasi.

Dengan mitigasi yang baik, risiko bencana dapat ditekan meski hidup berdampingan dengan โ€œdenyutโ€ bumi yang terus bergerak.

(Berbagai Sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *