Tontonan
Beranda » Berita » Ufotable Umumkan Film Anime Mahōtsukai no Yoru Tayang 2026, Siap Perluas Nasuverse ke Layar Lebar

Ufotable Umumkan Film Anime Mahōtsukai no Yoru Tayang 2026, Siap Perluas Nasuverse ke Layar Lebar

Ufotable Umumkan Film Anime Mahōtsukai no Yoru Tayang 2026, Siap Perluas Nasuverse ke Layar Lebar. (Sumber: Anime News Network)

JEDADULU.COM — Studio animasi ternama ufotable akhirnya mengumumkan kabar yang telah lama dinanti para penggemar. Film anime adaptasi dari visual novel legendaris karya Type-Moon, Mahōtsukai no Yoru (Witch on the Holy Night), dijadwalkan tayang di Jepang pada 2026.

Pengumuman ini disampaikan melalui sebuah promotional reel yang dirilis pada hari Sabtu (21/2/2026), dengan detail lebih lanjut dijanjikan akan diumumkan pada musim semi mendatang.

Sejak Jumat malam 20 Februari 2026, ufotable sudah membangun antusiasme lewat unggahan misterius di media sosial, memberi sinyal bahwa sebuah pengumuman besar akan segera tiba.

Selain mengonfirmasi jadwal rilis film Witch on the Holy Night, video promosi tersebut juga memuat berbagai proyek ambisius ufotable untuk tahun 2026. Di antaranya adalah penayangan ulang seluruh seri anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang akan dimulai pada 5 April dan tayang setiap Minggu pagi di Fuji TV.

Adapula pengumuman terkait event Machi Asobi vol. 30 yang akan diperbarui pada 9 Maret, serta proyek “ufotable Cafe TO GO” yang akan membawa pengalaman kafe khas ufotable ke seluruh 47 prefektur Jepang mulai 2026. Tak hanya itu, perayaan ulang tahun ke-30 franchise Tales of juga turut disinggung, dengan pengumuman lanjutan dijadwalkan pada 3 April.

Stop Bajakan! Ini 7 Cara Nonton Anime Legal di Indonesia, Aman dan Subtitle Indonesia

Reel tersebut juga memberikan bocoran mengenai proyek-proyek masa depan yang masih dalam tahap pengembangan. Salah satunya adalah kolaborasi jangka panjang dengan game populer Genshin Impact dari HoYoverse, yang pertama kali diumumkan pada September 2022.

Selain itu, ufotable juga menggoda penggemar dengan film kedua dari trilogi Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle, serta proyek film teater untuk anime Katsugeki: Touken Ranbu yang sempat diumumkan pada 2017 dan terakhir diperbarui pada 2022.

Adaptasi Mahōtsukai no Yoru sendiri memiliki akar sejarah yang panjang dan penting dalam semesta karya Type-Moon. Kisahnya berlatar akhir 1980-an dan berpusat pada Aoko Aozaki, salah satu dari dua pewaris keluarga penyihir modern.

Meski awalnya tidak tertarik pada dunia sihir, Aoko tiba-tiba ditunjuk sebagai penerus seni magis keluarganya dan harus menjalani pelatihan di bawah bimbingan Alice Kuonji, seorang penyihir muda yang tinggal di rumah besar terpencil di atas bukit.

Di tengah tugasnya mempelajari ilmu gaib, Aoko juga menjalani kehidupan sekolah sebagai ketua OSIS, berinteraksi dengan siswa pindahan misterius Sōjūrō Shizuki, serta menghadapi konflik dengan kakaknya, Tōko Aozaki, yang merasa hak warisnya telah dirampas.

Square Enix Umumkan Anime Adaptasi Manga Isekai Reinkarnasi Populer “From Overshadowed to Overpowered” Tayang Juli 2026

Visual novel ini sendiri merupakan salah satu kolaborasi awal antara Kinoko Nasu dan Takashi Takeuchi pada pertengahan 1990-an, jauh sebelum mereka mendirikan Type-Moon secara resmi. Awalnya hanya berupa naskah novel yang dibagikan kepada teman dekat, proyek ini kemudian dikembangkan menjadi visual novel penuh dengan ilustrasi oleh Hirokazu Koyama dan dirilis pada April 2012, dengan dua sekuel direncanakan.

Versi PlayStation 4 dan Nintendo Switch dirilis secara global pada Desember 2022 dan telah terjual lebih dari 150.000 kopi di seluruh dunia, sementara versi Steam menyusul pada Desember 2023.

Yang membuat Mahōtsukai no Yoru semakin menarik adalah posisinya dalam apa yang oleh penggemar disebut sebagai “Nasuverse,” jagat semesta bersama yang menghubungkan berbagai karya Type-Moon seperti Tsukihime, Fate/stay night, dan The Garden of Sinners.

Versi Aoko Aozaki yang lebih dewasa pernah menjadi mentor bagi Shiki Tohno dalam Tsukihime, sementara Tōko Aozaki berperan sebagai atasan Shiki Ryōgi dalam The Garden of Sinners. Keterkaitan inilah yang membuat adaptasi filmnya sangat dinantikan, karena berpotensi memperluas eksplorasi sinematik terhadap salah satu fondasi penting dalam kosmologi Type-Moon.

Dengan reputasi ufotable dalam menghadirkan animasi berkualitas tinggi dan tata visual memukau, adaptasi Witch on the Holy Night untuk layar lebar pada 2026 diprediksi menjadi salah satu rilisan anime paling dinanti dalam beberapa tahun mendatang.

Kyoto Animation Rilis Trailer Utama untuk Anime Sound! Euphonium: The Final Movie Part 1

Para penggemar kini tinggal menunggu detail tambahan pada musim semi nanti—dan jika melihat skala proyek yang dipamerkan dalam promotional reel tersebut, 2026 tampaknya akan menjadi tahun besar bagi ufotable dan para pencinta anime di seluruh dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *