JEDADULU.COM โ Rencana pertarungan ulang antara dua legenda tinju, Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather, akhirnya mendapatkan kepastian. Namun, ada satu syarat yang ditegaskan oleh Pacquiao: duel pada 19 September 2026 di Sphere, Las Vegas, Amerika Serikat, itu bukan sekadar laga ekshibisi, melainkan pertaruhan harga diri dan rekor profesional mereka.
“Sebelumnya dia (Floyd Mayweather) ingin mengadakan pertandingan ekshibisi dengan saya, tapi saya tidak setuju. Saya tidak menginginkan ekshibisi. Saya menginginkan pertarungan sungguhan seperti ini. Jadi, inilah dia. Inilah yang selama ini saya tunggu-tunggu,” kata Pacquiao dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Konfirmasi ini sekaligus menjawab keraguan publik yang mengira pertemuan kedua petinju berusia senja itu hanya akan menjadi tontonan nostalgia belaka. Laga ini akan menjadi pertarungan profesional resmi yang mempertaruhkan rekor Mayweather (50-0, 27 KO) dan Pacquiao (62-8-3, 39 KO).
Pemanasan Sebelum Perang Besar
Antusiasme Pacquiao untuk duel ulang ini sangat terasa. Sebelum menghadapi Mayweather, senator Filipina itu dijadwalkan menjalani satu laga pemanasan berupa pertarungan ekshibisi yang rencananya akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. Ia sendiri baru kembali dari masa pensiun selama empat tahun pada Juli 2025 dan bertarung imbang melawan pemegang sabuk kelas welter World Boxing Council (WBC) Mario Barrios.
Sementara itu, Mayweather, yang telah lama pensiun dari tinju profesional sejak 2017, lebih sering tampil dalam laga ekshibisi, termasuk melawan Logan Paul dan John Gotti III. Kini, ia kembali naik ring untuk laga profesional demi menghadapi musuh bebuyutannya.
Tontonan Gratis di Netflix
Kabar baik bagi penggemar tinju di seluruh dunia: pertarungan ini akan disiarkan langsung secara gratis di Netflix, tanpa biaya tambahan untuk pelanggan. Ini adalah langkah berani platform streaming tersebut setelah sukses menayangkan laga Jake Paul vs Mike Tyson yang disaksikan 108 juta penonton global.
Pertemuan pertama mereka pada 2015 lalu, yang dijuluki “Pertarungan Abad Ini”, menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam sejarah tinju. Meski sukses besar secara komersial dengan pendapatan hampir 600 juta dolar AS, jalannya laga dinilai banyak pihak tidak memenuhi ekspektasi penggemar. Usai pertarungan itu, Pacquiao mengungkapkan bahwa dirinya bertarung dalam kondisi cedera bahu.
Pacquiao mengatakan bahwa dirinya telah banyak belajar dari pengalaman tersebut. Ia berharap pada duel ulang nanti, kedua petinju dapat tampil dalam kondisi terbaik tanpa hambatan apa pun.
“Saya selalu berolahraga, hampir setiap hari. Saat ini saya masih merasa mampu bertarung. Saya merasa bugar dan bersemangat, tidak banyak yang berubah,” kata Pacquiao menegaskan.
(Sumber: The Ring)

Komentar