JEDADULU.COM — Memasuki Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, kebijakan baru tentang nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi sorotan utama bagi calon mahasiswa. Mengutip aturan resmi SNPMB, nilai TKA kini menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki siswa untuk mendaftar SNBP, meskipun tidak semua kampus menjadikannya sebagai komponen penentu akhir lolos seleksi.
Namun sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga menetapkan sendiri penggunaan nilai TKA sebagai bagian dari kriteria seleksi mereka.
Berikut panduan yang informatif dan terbaru untuk membantu kamu menyusun strategi pendaftaran yang matang.
- Gambaran Kebijakan TKA di SNBP 2026
Kewajiban memiliki nilai TKA.
Setiap siswa yang ingin mengikuti SNBP 2026 harus sudah memiliki hasil nilai TKA 2025. Ketentuan ini diberlakukan sebagai syarat administratif agar siswa dinyatakan eligible untuk daftar SNBP.
Fungsi nilai TKA
Meskipun sudah wajib ada, nilai TKA tidak otomatis menjadi penentu kelulusan SNBP secara nasional. Masing-masing kampus bisa menetapkan apakah TKA akan dijadikan bagian dari penilaian atau hanya sebagai validator nilai rapor.
Pertimbangan PTN
Beberapa PTN besar bahkan menyatakan secara eksplisit akan menggunakan TKA sebagai alat bantu dalam menilai konsistensi nilai rapor calon mahasiswa, bukan hanya syarat administratif.
- PTN yang Memanfaatkan Nilai TKA dalam SNBP 2026
Berikut daftar kampus yang secara resmi diketahui mengintegrasikan nilai TKA sebagai bagian dari proses penilaian SNBP atau sebagai komponen penting dalam sistem seleksi mereka: Kampus Akademik
1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) โ menggunakan nilai TKA sebagai bagian dari penilaian seleksi SNBP.
2. Universitas Indonesia (Ul) – menerapkan TKA sebagai validator konsistensi nilai rapor dan komponen perbandingan.
3. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)ไธnilai TKA digunakan bersama dengan rapor dan prestasi dalam perhitungan ranking penyelesaian seleksi.
Catatan: Sejumlah sumber media sosial dan upaya daftar kampus lain menyebutkan kampus-kampus seperti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) juga menggunakan TKA sebagai syarat SNBP, tetapi informasi tersebut perlu verifikasi resmi dari laman PTN masing- masing.
- PTN Besar yang tidak Menjadikan TKA Sebagai Komponen Penentu
Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua PTN “menghitung” nilai TKA dalam rangka seleksi SNBP. Beberapa kampus besar menegaskan tetap memakai nilai rapor sebagai komponen utama, dan TKA hanya sebagai persyaratan administratif:
โข Institut Teknologi Bandung (ITB)
โข Universitas Brawijaya (UB)
โข Universitas Airlangga (Unair)
โข Universitas Diponegoro (Undip)
โข Universitas Negeri Semarang (UNNES)
โข Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ)
(daftar ini berdasarkan laporan media dan klarifikasi kampus hingga awal 2026)
- Strategi Cerdas Calon Mahasiswa
Berikut tips bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri:
- Pastikan kamu sudah mengikuti TKA 2025 dan memiliki skor resmi sebelum mendaftar SNBP.
- Periksa persyaratan SNBP di laman PTN tujuanmu – setiap kampus bisa menetapkan kriteria tambahan.
- Pelajari bobot penilaian antara nilai rapor, prestasi, portofolio, dan TKA jika ada, karena komposisi bisa berbeda antar kampus.
- Jangan hanya fokus pada TKA – prestasi akademik, skor rapor yang tinggi, dan portofolio tetap sangat krusial dalam SNBP.
- Mulai SNBP 2026, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan lagi semata pilihan โ itu menjadi tiket wajib untuk pendaftaran SNBP. Namun hanya sebagian PTN yang benar- benar menjadikannya sebagai komponen penilaian dalam seleksi. Siswa disarankan memahami kebijakan agar strategi pendaftaran lebih tepat sasaran.
(Berbagai sumber)

Komentar