Selasar Pintar
Beranda » Berita » Darurat Dokter Spesialis! 3 PTS Ini Buka Prodi Baru

Darurat Dokter Spesialis! 3 PTS Ini Buka Prodi Baru

FK Universitas YARSI membuka prodi Spesialis Penyakit Dalam yang melengkapi prodi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP). Prodi Spesialis KKLP dibuka pada 2022 lalu.
FK Universitas YARSI membuka prodi Spesialis Penyakit Dalam yang melengkapi prodi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP). Prodi Spesialis KKLP dibuka pada 2022 lalu. (Foto: Universitas YARSI)

JEDADULU.COM; JAKARTA — Pemerintah sedang ngebut mengejar ketertinggalan jumlah dokter spesialis di Indonesia. Salah satu jurusnya? Melibatkan perguruan tinggi swasta (PTS) untuk ambil bagian.

Pada Kamis (12/2/2026), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan tiga program studi spesialis baru di tiga fakultas kedokteran PTS ternama: Universitas YARSI, Universitas Katolik Atma Jaya, dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

Bukan Sekadar Tambah Prodi, Ini Gebrakan Nasional

Pembukaan prodi spesialis ini bukan insidental. Ia bagian dari target besar Presiden RI Prabowo Subianto yang ingin membuka 148 program spesialis dan subspesialis baru demi menjawab krisis tenaga medis. Target itu sempat bikin Kemdiktisaintek waswas. Tapi nyatanya, swasta siap sigap.

“Perguruan tinggi yang siap, yang mau buat komitmen. Kami berdiskusi dengan Pak Menteri, bagaimana memberikan mandat kepada kampus yang siap untuk membuka spesialis,” ujar Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib, dalam acara peluncuran di Auditorium Al-Quddus Universitas YARSI, Kamis (12/2/2026).

Unpad Resmi Bolehkan Mahasiswa Pakai AI, tapi Ada Syaratnya

Krisis yang tak Bisa Diabaikan

Mengapa ini penting? Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu membeberkan fakta mengkhawatirkan: rasio dokter Indonesia hanya 0,4–0,7 per 1.000 penduduk—terendah di antara negara G20 dan peringkat delapan ASEAN. Idealnya, dengan 280 juta jiwa, Indonesia butuh 280 ribu dokter. Realitanya? Masih jauh panggang dari api.

Belum lagi distribusi yang timpang. Dokter spesialis masih menggunung di Jawa. Sementara Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua? Senyap. “Pembukaan fakultas kedokteran baru harus diprioritaskan di luar Jawa,” tegas Budi.

Per Januari 2026, pemerintah telah menerbitkan 156 izin prodi spesialis dan subspesialis baru—melampaui target awal 148 prodi. Total mahasiswa program spesialis kini mencapai 8.650 orang, naik drastis dari sebelumnya 5.000 .

Dokter spesialis tak lagi sekadar profesi elite. Di tengah darurat kesehatan nasional, mereka adalah garda depan. Dan PTS, dengan segala kesiapannya, kini naik ring ikut bertempur.

Gas Pol! UT Buka Beasiswa Full 8 Semester Buat Maba SNBP 2026, Kuliah Gratis Sampai Wisuda!

Tiga PTS, Tiga Prodi Baru

Lantas, kampus mana saja yang buka? Ini dia daftarnya:

Infografis: 3 PTS Buka Prodi Spesialis FK

3 PTS Resmi Buka Prodi Spesialis

📅 Resmikan 12 Februari 2026 • Academic Health System Wilayah II Jakarta-Banten

Rasio Dokter Indonesia 0,4-0,7 / 1000 Standar WHO: 1/1000 • Rata-rata Dunia: 1,76/1000
Kebutuhan Dokter Spesialis +140.000 Produksi saat ini: 2.700/tahun
🏛️ YARSI Jakarta

🆕 PRODI SPESIALIS BARU

Penyakit Dalam
✓ Sudah Miliki: Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP) — dibuka 2022
🎓 “Lompatan kemampuan profesi klinik” — Prof. Fasli Jalal
⛪ Atma Jaya Jakarta

🆕 PRODI SPESIALIS BARU

Penyakit Dalam
✓ Sudah Miliki: Kedokteran Keluarga Layanan Primer & 🏅 Kedokteran Olahraga (PTS pertama di Indonesia!)
🛡️ “Dokter spesialis adalah perlindungan masyarakat” — Prof. Yuda Taruna
🏥 UPH Tangerang

🆕 PRODI SPESIALIS BARU

Ilmu Bedah
🔥 Paling Banyak Prodi Spesialis: Radiologi, Bedah Saraf, Jantung, Anestesi, Penyakit Dalam, Neurologi, KKLP
⚡ Bedah Saraf UPH: Fokus Neuro-Onkologi, RS Pendidikan Siloam, teknologi Gamma Knife & MRI 3T
🧠 “Mencetak dokter inovatif, unggul, berkarakter” — Prof. Julius July

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *