Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Gak Cuma Melek Teknologi! Suami Gen Z Ternyata Lebih Jago Atur Keuangan Keluarga

Gak Cuma Melek Teknologi! Suami Gen Z Ternyata Lebih Jago Atur Keuangan Keluarga

Generasi Z yang kini mulai berumah tangga membawa angin segar dalam pengelolaan keuangan keluarga.
Generasi Z yang kini mulai berumah tangga membawa angin segar dalam pengelolaan keuangan keluarga. (Foto: Freepik)

JEDADULU.COM — Generasi Z yang kini mulai berumah tangga membawa angin segar dalam pengelolaan keuangan keluarga. Bukan para istri, justru para suami dari generasi yang lahir antara 1997-2011 ini disebut-sebut lebih proaktif dan ahli dalam merencanakan finansial rumah tangga.

Edukator keuangan, Aliyah Nastasya, mengungkapkan temuan menarik dari pengalamannya mendampingi para klien. Berbeda dengan stereotip selama ini, inisiator perencanaan keuangan di kalangan pasangan muda justru datang dari pihak suami.

“Dari para klienku yang gen Z, yang merencanakan keuangan justru suami-suaminya. Mereka datang sebagai pasangan mau melakukan perencanaan, saat aku tanya siapa inisiatornya, ‘oh suaminya’,” kata Aliyah dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Belajar dari Pengalaman Masa Lalu

Menurut Aliyah, para suami Gen Z mengaku terdorong untuk melakukan hal yang benar bagi keluarganya. Hal ini dipicu oleh pengalaman pribadi memiliki beban finansial atau belajar dari kesalahan orang tua dalam mengelola keuangan di masa lalu.

Hati-Hati! Ahli Gizi IPB Ingatkan Efek Kafein Kopi dan Teh Saat Puasa, Bisa Bikin Lemas

“Mereka enggak mau mengalami kejadian yang sama seperti orang tuanya dulu. Jadi mereka lebih aware dan pengen punya perencanaan yang matang,” jelas Aliyah.

Sementara dari sisi istri, Aliyah menyebut bahwa kaum ibu masa kini juga tak kalah cerdik. Mereka jago dalam menyiasati pengeluaran dengan memanfaatkan promo belanja online melalui “tanggal-tanggal cantik” seperti 2.2, 3.3, atau 4.4.

Pergeseran Tren Perencanaan Keuangan

Aliyah mencatat adanya pergeseran tren signifikan dalam pola pikir finansial masyarakat saat ini dibandingkan 5-10 tahun lalu. Meningkatnya kesadaran merencanakan keuangan didukung oleh kemudahan akses peralatan finansial digital dan produk keuangan yang menawarkan fleksibilitas pembayaran.

Hal ini terlihat jelas saat musim mudik Lebaran. Kini, masyarakat lebih gemar menghitung dana yang dimiliki terlebih dahulu sebelum mencari tiket transportasi atau akomodasi. Mereka juga cenderung melakukan reservasi jauh-jauh hari untuk mendapatkan promo terbaik.

Stop Makan Nasi Duluan! Kata Ahli, Urutan Makan Ini Bisa Cegah Lonjakan Gula Darah

“Dulu orang lebih mikir ‘pulang kampung dulu, nanti cari uang lagi’. Sekarang mereka hitung dulu, baru cari tiket,” ujar Aliyah menggambarkan perubahan mindset.

THR tidak Lagi Sekadar “Uang Panas”

Fenomena menarik lainnya adalah pengelolaan Tunjangan Hari Raya (THR). Masyarakat masa kini, khususnya pasangan muda, cenderung merencanakan alokasi THR secara matang. Akibatnya, setelah Lebaran mereka masih memiliki cadangan tabungan.

Hal ini kontras dengan kebiasaan lama di mana THR sering dihabiskan untuk belanja konsumtif. Aliyah mengingatkan bahwa dulu banyak orang yang justru mencari pinjaman setelah Lebaran untuk bertahan hidup karena tidak memiliki tabungan lebih.

Survei Saku dari Populix pada April 2024 mendukung temuan ini. Sebanyak 86 persen responden mengaku memiliki perencanaan keuangan sebelum Lebaran, dengan rincian 51 persen menyusun perencanaan secara rinci dan 35 persen memiliki gambaran umum. Menariknya, generasi muda seperti Gen Z dan Milenial justru paling dominan dalam menyusun anggaran belanja Lebaran.

Stop, Makan Gorengan Saat Berbuka Ternyata Bisa Merusak 7 Organ Tubuh Sekaligus!

Dengan kecakapan finansial yang dimiliki, bukan tidak mungkin generasi Z akan membawa perubahan besar dalam cara keluarga Indonesia mengelola uang di masa depan.

(Sumber: Antara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *