JEDADULU.COM; JAKARTA – Membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman tidak bisa hanya dilakukan dengan aturan kaku. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI memilih cara yang lebih asyik dan kreatif: lewat kompetisi Kreasi Gerak dan Lagu “Rukun Sama Teman”.
Ajang ini digelar sebagai bagian dari Gerakan Rukun Sama Teman yang bertujuan menanamkan nilai kerukunan, toleransi, dan persahabatan di kalangan pelajar Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa nilai kerukunan merupakan pesan penting dalam pembentukan karakter anak Indonesia. Pesan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto saat peluncuran program digitalisasi, yang menekankan pentingnya belajar dengan baik, mencintai orang tua, menghormati guru, rukun dengan teman, dan mencintai tanah air
Enam Kategori Kompetisi
Kompetisi ini terbuka bagi murid dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, SLB di seluruh Indonesia, hingga Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Ada enam kategori yang bisa diikuti:
- Gerak Lagu
- Paduan Suara
- Band
- Challenge Ide Koreo Kreatif
- Videoklip Animasi
- Video Pendek
Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar perlombaan biasa.
“Melalui gerak, lagu, dan karya kreatif murid, kita ingin menanamkan nilai rukun sebagai kebiasaan sehari-hari di sekolah. Budaya sekolah yang aman dan nyaman harus dibangun bersama, dimulai dari relasi yang sehat antarteman,” ujar Rusprita dalam siaran pers, Kamis (26/2/2026).
Hadiah dan Cara Daftar
Dengan total apresiasi sebesar Rp112,5 juta, Kemendikdasmen mengajak seluruh sekolah untuk berpartisipasi aktif. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Cerdas Berkarakter di https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/kreasi-gerak-lagu-rukun-sama-teman.
Lagu Karya Langsung Mendikdasmen
Lagu “Rukun Sama Teman” yang menjadi tema kompetisi ini ternyata memiliki cerita unik. Liriknya ditulis langsung oleh Menteri Abdul Mu’ti dan dinyanyikan oleh dua penyanyi cilik berbakat, Quinn Salman dan Prince Poetiray.
Quinn, yang pernah meraih AMI Awards dua tahun berturut-turut, mengaku bangga bisa terlibat dalam proyek ini.
“Aku benar-benar terkesan dan bersyukur banget, karena Pak Menteri ternyata sangat peduli dengan pesan moral untuk anak-anak lewat musik. Beliau sendiri yang menulis liriknya, dan aku bersama Prince yang menyanyikannya,” ungkap Quinn.
Lagu ini mengajak anak-anak untuk saling menghormati dan menjalin persahabatan, sesuai dengan liriknya: “Mari saling menghormati, jangan saling menyakiti… Mari jalin persahabatan, rukun sama teman”.
Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kompetisi ini merupakan bagian dari upaya lebih besar Kemendikdasmen dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman, yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026. Aturan ini menekankan pentingnya pembiasaan nilai empati, kolaborasi, dan kerukunan sebagai bagian dari budaya sekolah.
Data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat bahwa kasus kekerasan di satuan pendidikan meningkat signifikan, dari 36 kasus pada 2024 menjadi 60 kasus pada 2025. Karena itu, gerakan seperti “Rukun Sama Teman” menjadi langkah strategis untuk mencegah perundungan dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.
(Sumber: Kemendikdasmen)

Komentar