Momen
Beranda » Berita » Lagi Makan, Pelanggan Ini Malah Kejatuhan Bayi Tikus di Pujasera Blok M, Warganet: “Auto Trauma!”

Lagi Makan, Pelanggan Ini Malah Kejatuhan Bayi Tikus di Pujasera Blok M, Warganet: “Auto Trauma!”

Gerai Bakmie Khas Jaksel, salah satu gerai makanan di Pujasera Blok M Square, Jakarta Selatan, meminta maaf dan memutuskan membuang seluruh mangkuk milik mereka. Hal ini dilakukan usai sebuah akun di media sosial X mengeluh kejatuhan bayi tikus saat makan di gerai tersebut. (Foto: tangkapan layar video Instagram @bakmiekhasjaksel)
Gerai Bakmie Khas Jaksel, salah satu gerai makanan di Pujasera Blok M Square, Jakarta Selatan, meminta maaf dan memutuskan membuang seluruh mangkuk milik mereka. Hal ini dilakukan usai sebuah akun di media sosial X mengeluh kejatuhan bayi tikus saat makan di gerai tersebut. (Foto: tangkapan layar video Instagram @bakmiekhasjaksel)

JEDADULU.COM — Suasana makan siang yang seharusnya santai berubah jadi pengalaman tak terlupakan bagi seorang pelanggan di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan. Insiden tak terduga itu viral setelah diunggah akun Instagram @jensmocat pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam unggahannya, pemilik akun menulis, “Mimpi buruk terparah di Pujasera Blok M, trauma kita guys,” lengkap dengan emotikon menangis. Ia mengaku kejatuhan bayi tikus saat sedang menyantap makanan di depan gerai Bakmie Khas Jaksel yang berada di area pujasera.

Tak hanya cerita, unggahan tersebut juga memperlihatkan foto seekor tikus yang berjalan di bagian atap yang tampak tanpa plafon. Visual inilah yang kemudian memicu reaksi berantai dari warganet.

Detik-detik Insiden di Area Pujasera

Menurut penuturan akun tersebut, bayi tikus tiba-tiba jatuh dari bagian atas tepat ke area meja makan. Kepanikan pun tak terhindarkan.

Jangan Sampai Salah! Ini Jadwal Awal Puasa Ramadhan 2026 Biar Gak Beda Tanggal Sama Bocah Ngekos

Pengunjung lain disebut ikut kaget karena keberadaan tikus di langit-langit pujasera terlihat jelas dari foto yang dibagikan.

Kondisi atap tanpa plafon membuat bagian rangka dan celah terbuka terlihat, yang diduga menjadi jalur tikus berkeliaran.

Pihak Gerai Minta Maaf

Menanggapi kejadian ini, pihak gerai Bakmie Khas Jaksel menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan. Sebagai langkah awal, seluruh mangkuk yang digunakan disebut langsung dibuang sebagai bentuk tanggung jawab dan antisipasi kebersihan.

Meski begitu, kejadian ini telanjur menyebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran publik soal standar kebersihan di area pujasera.

Heboh di Jember: Guru Perempuan Telanjangi 22 Siswa SD Gegara Uang Rp75 Ribu Hilang

Reaksi Warganet: Jijik, Kaget, dan Trauma

Unggahan tersebut dibanjiri komentar warganet yang mengaku ikut merinding melihat fotonya.

Beberapa komentar yang ramai disorot di antaranya: “Baru lihat fotonya aja sudah nggak selera makan.” Kemudian, “Auto trauma makan di pujasera kalau plafonnya kebuka begini.”

Adapula yang berkomentar, “Ini bukan salah restorannya doang, pengelola tempat juga harus tanggung jawab.” Tak hanya itu, ada juga komentar, “Ngeri banget, tikusnya santai banget jalan di atas.”

Tak sedikit pula yang menandai akun pengelola pusat perbelanjaan agar segera melakukan evaluasi kebersihan menyeluruh.

Bintang “Dawson’s Creek” James Van Der Beek Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Kanker

Pentingnya Standar Higienitas Area Makan Umum

Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan kebersihan di area makan bersama seperti pujasera. Mengacu pada panduan higiene sanitasi makanan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, area penyajian makanan wajib terbebas dari hama, termasuk tikus, karena berisiko membawa penyakit.

Pengelola pusat perbelanjaan dan tenant makanan memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan lingkungan tetap bersih, aman, dan layak bagi pengunjung.

Peristiwa ini mungkin hanya berlangsung beberapa detik, namun efek traumanya bisa bertahan lama bagi pelanggan yang mengalaminya—dan juga bagi siapa pun yang melihat unggahannya.

(Sumber: Unggahan Instagram @jensmocat, dikutip redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *