Kasih Sayang
Beranda ยป Berita ยป Stop, Makan Gorengan Saat Berbuka Ternyata Bisa Merusak 7 Organ Tubuh Sekaligus!

Stop, Makan Gorengan Saat Berbuka Ternyata Bisa Merusak 7 Organ Tubuh Sekaligus!

Makan terlalu banyak gorengan pada saat berbuka atau sahur dapat memberatkan kerja organ tubuh.
Makan terlalu banyak gorengan pada saat berbuka atau sahur dapat memberatkan kerja organ tubuh. (Foto: Freepik)

JEDADULU.COM โ€“ Gorengan memang menjadi takjil favorit banyak orang saat berbuka puasa. Rasanya yang gurih dan renyah sulit ditolak, apalagi setelah seharian menahan lapar.

Namun, di balik kenikmatan sesaat itu, tersembunyi bahaya besar yang mengintai kesehatan organ tubuh.

Dietisien dari RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung, Yesi Herawati, mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi gorengan saat berbuka dapat memberikan efek negatif serius.

“Makan terlalu banyak gorengan pada saat berbuka atau sahur dapat memberatkan kerja organ tubuh,” kata Yesi dikutip dari Antara, Sabtu (21/2/2026).

Tujuh Organ yang Terancam

Jenis Garam Ini Disebut Para Ahli Lebih Aman buat Penderita Hipertensi

Menurut Yesi, asupan lemak berlebih dari gorengan akan memaksa sejumlah organ vital bekerja ekstra keras. Berikut tujuh organ yang paling terdampak:

  1. Hati (Liver) โ€“ Kelebihan lemak akan disimpan di hati. Jika terus menumpuk, bisa menyebabkan perlemakan hati yang berkembang menjadi peradangan, sirosis, bahkan kanker hati.
  2. Jantung dan Pembuluh Darah โ€“ Lemak berlebih meningkatkan kolesterol dalam darah, memicu penyumbatan (aterosklerosis) dan risiko penyakit jantung koroner.
  3. Pankreas dan Empedu โ€“ Asupan lemak tinggi bisa menyebabkan resistensi insulin, yang pada akhirnya meningkatkan risiko diabetes.
  4. Ginjal โ€“ Ginjal dipaksa bekerja lebih keras untuk memproses lemak, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan penyakit ginjal kronik.
  5. Paru-paru โ€“ Penumpukan lemak, terutama di area perut, dapat menekan diafragma dan menyebabkan sesak napas.
  6. Sistem Reproduksi โ€“ Ketidakseimbangan hormon akibat lemak berlebih bisa menurunkan tingkat kesuburan.
  7. Saluran Pencernaan โ€“ Saluran cerna yang baru “bangun” setelah 12 jam puasa dipaksa bekerja keras mencerna lemak sehingga rentan mengalami gangguan pencernaan.

Berapa Batas Aman Makan Gorengan?

Yesi menyarankan, bagi orang sehat dengan status gizi normal, batas aman konsumsi gorengan adalah maksimal dua buah per hari. Syaratnya, menu makanan lain tidak boleh ditambah dengan olahan yang digoreng atau bersantan.

Namun, bagi mereka yang sudah mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, konsumsi gorengan sangat tidak dianjurkan. Jika benar-benar ingin, paling banyak hanya satu kali dalam seminggu.

Tips Aman dan Sehat Saat Berbuka

Lebih Sakit dari Putus Cinta: Saat Remaja Kehilangan Sahabat Terbaiknya

Aktivitas fisik dan asupan serat juga menjadi faktor penentu. Minyak yang digunakan pun harus minyak baru, bukan minyak bekas pakai. Agar lebih sehat, mulailah berbuka dengan air putih, lalu lanjutkan dengan takjil yang mudah dicerna dan mengandung elektrolit seperti kurma, air kelapa, buah-buahan segar, atau salad buah.

Dengan mengganti gorengan dengan takjil sehat, siapa saja yang berpuasa tidak hanya menjaga organ tubuh tetap prima, tapi juga menjalani ibadah puasa dengan lebih bugar.

(Sumber: Antara News)

Cukup Elus Kucing atau Anjing, Stres Bisa Langsung Turun? Pakar Ungkap Fakta Mengejutkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *