JEDADULU.COM โ Di tengah kebijakan transformasi budaya kerja nasional yang mendorong efisiensi dan fleksibilitas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka (luring) dan berjalan normal.
Kebijakan ini menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan prioritas utama yang layanannya tidak bisa digantikan oleh pembelajaran jarak jauh.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muโti, menyampaikan, meskipun pemerintah mendorong pola kerja fleksibel seperti work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), karakteristik pendidikan dasar dan menengah menuntut interaksi langsung sebagai elemen utama proses pembelajaran.
โTransformasi budaya kerja yang tengah dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Namun demikian, sektor pendidikan dasar dan menengah memiliki karakteristik layanan yang menempatkan interaksi langsung sebagai elemen utama dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas,โ ujar Mendikdasmen Muโti dalam pernyataannya, Rabu (1/4/2026).
๐ซ Sekolah Tetap Buka, Warga Sekolah Dukung Efisiensi Energi
Kemendikdasmen juga mendorong satuan pendidikan untuk turut berperan aktif dalam mendukung kebijakan efisiensi energi nasional. Sekolah diimbau mengoptimalkan penggunaan listrik, memanfaatkan cahaya alami, serta membiasakan perilaku hemat dan ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
โDi saat yang sama, kami mendorong satuan pendidikan untuk turut berperan aktif dalam mendukung kebijakan efisiensi energi melalui pembiasaan perilaku hemat dan ramah lingkungan di sekolah,โ tambah Menteri Muโti.
๐ฟ Gerakan Indonesia ASRI: Sekolah Sehat dan Berkelanjutan
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kemendikdasmen memperkuat implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini mendorong sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, dan berkelanjutan.
โLingkungan sekolah yang aman dan sehat tidak hanya mendukung proses pembelajaran yang optimal, tetapi juga membentuk karakter murid yang peduli terhadap lingkungan dan kualitas hidup,โ demikian pernyataan resmi Kemendikdasmen.
๐ค Sinergi Lintas Pemangku Kepentingan
Kemendikdasmen mengajak seluruh pemangku kepentinganโpemerintah daerah, kepala sekolah, guru, hingga orang tuaโuntuk bersama-sama menjaga keberlangsungan pembelajaran serta mendukung kebijakan nasional yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan energi.
Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan layanan pendidikan tetap berjalan optimal, sekaligus berkontribusi dalam upaya nasional mewujudkan efisiensi dan keberlanjutan.
(Sumber: Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Setjen Kemendikdasmen)

Komentar