Anime adalah animasi Jepang. Walaupun terlihat untuk anak-anak, sebenarnya kebanyakan anime bukan ditujukan untuk anak-anak.
Namun kebanyakan anime memiliki rating 15 hingga 17 tahun ke atas. Anime tidak selalu ditunjukkan bagi para penikmat atau penonton yang masih berusia di bawah 17 tahun. Pasalnya, banyak adegan atau plot cerita dalam anime yang dinilai terlalu vulgar dan erotis, serta mengandung banyak adegan kekerasan yang bakalan susah diterima para penonton usia muda. Contohnya seperti beberapa anime yang dilarang tayang di televisi Indonesia dan beberapa negara di bawah ini.
1. Attack on Titan
Bercerita tentang perang umat manusia melawan pasukan raksasa yang bernama titan, ini menjadi banned anime yang dilarang penayangannya karena keputusan pengadilan Pemerintah Rusia. Live Action Movie Attack on Titan juga diblokir di Rusia. Sejumlah ahli psikologi dihadirkan jaksa di pengadilan itu untuk membuktikan bahaya beberapa banned anime.
Para psikolog tersebut di persidangan mengakui banned anime
dengan tema kekerasan atau perang dapat memicu perilaku kasar bagi
penonton anak, dan juga kecenderungan untuk melukai diri sendiri. Cerita
populer karya Hajime Isayama ini memang menampilkan tokoh Eren Jaeger
yang tampak sering melukai dirinya sendiri untuk berubah menjadi bentuk titan, sang raksasa kejam.
2. Death Note.
Anime yang diadaptasi dari manga
garapan Tsugumi Ohba ini juga sempat tayang di televisi Indonesia,
tepatnya Global TV. Anime dengan genre psikologi horror ini berkaitan
dengan dewa kematian atau Shinigami. Death Note menceritakan seorang siswa jenius yang bisa membunuh siapapun menggunakan sebuah buku yang ia temukan, Death Note. Selain di Global TV, Death Note juga sempat tayang di SCTV.
Walaupun punya popularitas yang cukup tinggi, Death Note
akhirnya jadi salah satu anime yang dilarang tayang di televisi
Indonesia. Alasannya adalah banyaknya adegan pembunuhan yang terjadi.
Anime ini juga pernah pindah jam tayang menjadi dini hari. Banyaknya
adegan pembunuhan di anime ini membuat Death Note tak bisa disiarkan di TV Indonesia karena sebagian besar penontonnya masih anak-anak.
Death Note yang menceritakan tentang buku pencabut nyawa dari dewa kematian ini juga menjadi banned anime yang dilarang penayangannya karena keputusan pengadilan Pemerintah Rusia. Ironisnya, padahal di film live action Death Note diperlihatkan buku kematian dari Shinigami tersebut sempat ditemukan dan digunakan oleh seorang pemuda dari daerah bersalju di Rusia.
Kenyataannya, Death Note dituding menginspirasi seorang remaja perempuan di Rusia bunuh diri pada tahun 2013. Dikutip dari Japan Today, perang terhadap banned anime
di Rusia kemungkinan bermula sejak 2013. Kala itu puluhan orang tua
membuat petisi dan mendesak parlemen untuk melarang penayangan anime Death Note. Anime
dan manga soal malaikat pencabut nyawa yang bekerja sama dengan remaja
psikopat menciptakan dunia baru itu dianggap memberi pengaruh buruk pada
remaja.
3. Inuyashiki
Menceritakan tentang psikopat dan menjadi banned anime
yang dilarang penayangannya karena keputusan pengadilan Pemerintah
Rusia. Bergenre fiksi ilmiah, anime dari MAPPA Studio ini memang identik
dengan unsur kekerasan di dalamnya.
Adanya penggambaran hubungan percintaan atau seksual sesama jenis, seperti ditampilkan Inuyashiki,
juga menjadi alasan Pemerintah Rusia melarang anime, menurut laporan
situs game Igromania. Presiden Rusia Vladimir Putin juga memang dikenal
sebagai orang yang memiliki kebijakan yang tegas terhadap unsur
LGBT di negaranya.
4. Elfen Lied
Anime lawas produksi tahun 2004 ini juga menjadi Banned Anime yang dilarang penayangannya karena keputusan pengadilan Pemerintah Rusia. Sajian gore yang keji dan sadis membuat anime ini ikut diblokir negara Vladimir Putin itu.
Unsur seksual seperti ecchi yang ada di banned anime
ini membuatnya semakin dilarang. Kelamnya cerita anime yang mengisahkan
tentang nasib anak-anak yang mengalami perundungan karena terlahir
sebagai manusia yang berbahaya dan dikurung lama tanpa pakaian oleh
pemerintah membuatnya Elfen Lied ikut dilarang penayangannya oleh Rusia.
Mungkin kamu tidak tahu kalau Air Gear
pernah tayang di televisi Indonesia. Anime ini bercerita tentang Itsuki
Minami atau Ikki dan teman-temannya yang bermain menggunakan teknologi
berbentuk sepatu roda bernama A.T. Anime ini sempat tayang di Indosiar.
5. Air Gear
Anime ini Sebenarnya
mengandung unsur ecchi sehingga tak pernah ditayangkan lagi di televisi
Indonesia. Selain itu beberapa karakter juga terlihat mengenakan pakaian
yang minim. Walaupun begitu, Indosiar tetap menayangkan anime ini
sampai tamat, kecuali episode OVA.
Suka nonton anime bergenre harem? Kalau kamu punya adik yang masih di
bawah umur, jangan biarkan dia menonton anime satu ini, ya!
6. Freezing.
Ini adalah anime bergenre ecchi, harem, dan magical girl yang mengambil cerita sekitar 50 tahun ke depan, saat bumi berperang melawan makhluk luar angkasa bernama Nova.
Pemerintah melakukan beberapa penelitian dan menciptakan wanita yang
dimodifikasi secara genetik yang dapat menggunakan Stigmata untuk
menjadi pejuang manusia super.
Mereka bekerja bersama Limiters secara berpasangan. Limiters ini
adalah para laki-laki. Bisa dibayangkan bukan di mana letak ‘kehareman’
anime ini?
Apalagi banyak karakter perempuan yang tampil dengan gaya seksi dan
berpakaian minim. Membuat ini semakin haram ditonton anak kecil.
7. One Piece
Sampai saat ini, anime One Piece masih terus berjalan. One Piece
pertama kali tayang di RCTI sampai alur Skypiea sebelum akhirnya pindah
ke Global TV sampai alur Thriller Bark. Dibanding anime seperti Bleach atau Death Note, seharusnya One Piece lebih aman karena tingkat kekerasan yang ditampilkan pada tiap pertarungan tidak terlalu tinggi.
Alasan kenapa anime ini dihentikan
tayang adalah pakaian dari beberapa karakter wanita yang cukup seksi.
Adegan terakhir yang membuat anime ini berhenti tayang adalah ketika
Nami sedang mandi di alur Thriller Bark. Ketika sedang mandi, Nami
ditangkap dan diculik Absalom. Padahal menurut penulis, selain adegan
itu anime One Piece cukup aman untuk tayang di Indonesia.
8. Shincan
Tayangan seperti Shinchan mungkin terlihat seperti untuk anak-anak, padahal sebenarnya tidak. Komik Shinchan
sendiri memiliki label 15 tahun ke atas, dengan kata lain anime ini
bukan untuk anak-anak. Alasan Shinchan tak boleh tayang lagi di televisi
Indonesia adalah banyaknya adegan yang tidak mendidik. Salah satu
contohnya adalah ketika Shinchan yang masih bocah sedang menggoda
wanita.
Kamu yang dulu selalu menonton anime
ini pasti tahu seperti apa kebanyakan adegan yang diperlihatkan.
Shinchan sendiri memiliki seorang adik perempuan bernama Himawari.
Cerita baru Shinchan tersebut juga sempat tayang kembali di TV
Indonesia, namun tidak begitu lama karena rating yang tidak memenuhi
target.
(Damar Pratama Yuwanto)










Komentar