JEDADULU.COM — Pecinta animasi di Indonesia kembali disuguhi kabar menarik. Papa Zola The Movie (PZTM), spin-off dari semesta BoBoiBoy, resmi dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Tanah Air mulai Jumat, 23 Januari 2026.
Dilansir dari Monsta, film yang disutradarai Nizam Abd Razak ini sudah lebih dulu meraih prestasi fenomenal di Malaysia, mendominasi tangga box office, dan bahkan mengungguli film Hollywood legendaris Avatar: Fire and Ash.
Studio Monsta menyiapkan investasi besar untuk film ini. Selama tiga tahun pengerjaan, biaya produksi Papa Zola menembus 5 juta dolar AS (sekitar Rp 85 miliar), termasuk biaya pemasaran. Nizam menjelaskan, biaya besar wajar karena film ini merupakan pengembangan IP baru dari semesta BoBoiBoy, dan memulai IP baru memang membutuhkan dana lebih tinggi dibandingkan proyek yang sudah mapan.
Lebih dari 120 animator terlibat dalam produksi, termasuk kolaborasi dengan studio lokal Indonesia. Production Director Monsta, Cynthia, menekankan peran talenta Indonesia dalam memperkaya kualitas film.
Hasil investasi besar itu terbukti manjur. Di Malaysia, Papa Zola The Movie meraih lebih dari 3,5 juta penonton dengan pendapatan kotor sekitar 200 juta ringgit Malaysia (Rp 206 miliar), mengungguli Avatar: Fire and Ash selama masa tayangnya. Prestasi ini menegaskan daya tarik animasi regional di mata penonton Asia dan membuktikan bahwa karakter spin-off bisa menciptakan fenomena tersendiri.
Keunggulan Papa Zola tidak hanya pada visual, tetapi juga cerita yang hangat dan relevan. Film ini menampilkan sisi berbeda Papa Zola sebagai ayah heroik dengan humor jenaka, menyampaikan pesan universal tentang kebenaran, kebersamaan, dan nilai keluarga. Dibandingkan animasi barat, PZTM juga sangat lekat dengan budaya Timur, menjadikannya tontonan keluarga yang hangat dan bermakna.
Kesuksesan layar lebar membuka peluang pengembangan lebih lanjut. Studio Monsta berencana menjadikan Papa Zola serial animasi untuk memperkuat semesta BoBoiBoy dan menyediakan konten berkelanjutan bagi penggemar setianya.
Mengetahui potensi pasar domestik yang besar, distributor memastikan Papa Zola tayang di lebih dari 150 bioskop, termasuk jaringan Cinema XXI, agar mudah diakses keluarga di seluruh Indonesia.
Dengan semua pencapaian ini, Papa Zola The Movie membuktikan bahwa spin-off dari franchise populer tidak hanya mampu berdiri sendiri, tetapi juga bisa mencetak rekor baru, bahkan “mengalahkan” BoBoiBoy dalam hal fenomena dan perhatian publik.
(Damar Pratama)

Komentar