JEDADULU.COM; JAKARTA — Tinggi badan pria Indonesia secara statistik tercatat lebih rendah dibanding banyak negara di dunia. Data global menunjukkan bahwa rata-rata tinggi pria Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara berada di bawah rata-rata global yang dipengaruhi oleh kombinasi faktor nutrisi, genetika, dan kondisi sosial-ekonomi.
Menurut perbandingan statistik tinggi badan laki-laki di berbagai negara, beberapa negara bahkan memiliki rata-rata tinggi pria yang jauh lebih rendah dibanding negara berpenghasilan tinggi di Eropa atau Amerika Utara. Hal ini turut menempatkan Indonesia dalam kelompok negara dengan angka rata-rata tinggi badan yang relatif lebih kecil.
Ahli kesehatan menjelaskan perbedaan rata-rata tinggi badan antara negara tidak hanya ditentukan oleh satu faktor. Beberapa faktor utama yang berperan meliputi:
- Asupan nutrisi saat masa tumbuh: Kekurangan gizi, terutama protein dan mikronutrien saat masa anak-anak, dapat menghambat potensi pertumbuhan tinggi badan.
- Akses terhadap layanan kesehatan: Kualitas perawatan kesehatan dan pola hidup sehat sejak dini memengaruhi pertumbuhan fisik.
- Kondisi sosial-ekonomi: Negara dengan ketimpangan ekonomi berat cenderung memiliki rata-rata tinggi badan yang lebih rendah.
- Faktor genetika: Bakal tinggi badan juga dipengaruhi oleh faktor pewarisan biologis dari orang tua.
10 Negara dengan Rata-Rata Tinggi Badan Pria Terendah di Dunia
Berdasarkan data terbaru yang menghimpun statistik rata-rata tinggi badan pria di berbagai negara, berikut daftar 10 negara dengan rata-rata tinggi pria terendah di dunia (urutan dari yang paling pendek)
- Timor-Leste — Sekitar 160,1 cm
- Laos — ± 162,8 cm
- Solomon Islands — ± 163,1 cm
- Papua New Guinea — ± 163,1 cm
- Mozambique — ± 164,3 cm
- Guatemala — ± 164,4 cm
- Nepal — ± 164,4 cm
- Yemen — ± 164,4 cm
- Bangladesh — ± 165,1 cm
- Madagascar — ± 165,2 cm
*) Catatan: Angka-angka di atas adalah rata-rata tinggi badan pria dewasa di negara masing-masing berdasarkan survei global. Ini menunjukkan variasi signifikan antarnegara dalam hal tinggi badan pria. (Sumber: Pandas)
Di Mana Posisi Indonesia?
Dalam data yang sama, Indonesia berada di luar daftar 10 negara terendah, namun rata-rata tinggi pria Indonesia tercatat masih relatif rendah bila dibandingkan banyak negara di Eropa ataupun Amerika.
Menurut salah satu pemetaan global, rata-rata tinggi pria Indonesia sekitar 166,3 cm, angka yang menunjukkan kecenderungan lebih rendah dibanding rata-rata global pria dewasa yang sekitar 171 cm.
Tinggi badan suatu populasi bukan hanya sekadar ukuran fisik semata. Rata-rata tinggi pria dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari gizi masa kanak-kanak, kebersihan dan kesehatan lingkungan, hingga kondisi ekonomi serta genetika.
Memahami data ini dapat membantu menyadari pentingnya kesehatan dan nutrisi sejak dini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
(***)

Komentar