JEDADULU.COM – – Dalam kolom mingguan Anime Death Match, pertarungan sengit terus berlanjut untuk menentukan siapa yang pantas menyandang gelar “Anime’s Strongest”.
Setelah 8 karakter tersingkir di babak pertama, kini babak kedua menghadirkan duel epik yang mempertemukan legenda shonen klasik dengan kekuatan fantasi generasi baru: Naruto Uzumaki versus Sung Jinwoo dari Solo Leveling.
Anime “death match” atau death game adalah ajang kompetisi di mana karakter anime dipaksa bertarung, mengikuti permainan mematikan, atau bertahan hidup, di mana kekalahan berarti kematian. Plot utamanya berfokus pada ketegangan psikologis, pertarungan hidup-mati, dan bertahan dalam situasi ekstrem.
Dilansir dari CBR, Minggu (25/1/2026), anime shounen telah mengalami banyak evolusi sepanjang abad ke-21, dan tak ada dua karakter yang lebih menonjol dalam menunjukkan ekstrem perubahan ini selain Naruto dan Sung Jinwoo.
Naruto mewakili era keemasan shonen, dengan nilai-nilai persahabatan, pengampunan, dan kemampuan merangkul musuhnya melalui kekuatan hati—dikenal dengan fenomena Talk No Jutsu
Di sisi lain, Sung Jinwoo menekankan individualisme brutal tanpa ampun. Dalam pertarungan ini, pertanyaan besarnya adalah: apakah nilai-nilai klasik shonen bisa mengalahkan kekuatan mutakhir seorang Shadow Monarch?
Naruto: Hokage dan Jinchuriki Legendaris
Naruto Uzumaki, Hokage Desa Konoha dan pahlawan Perang Ninja Keempat, adalah jinchuriki Kurama, Ekor Sembilan. Hal ini memberinya suplai chakra yang luar biasa, serta kemampuan yang melampaui ninja biasa.
Beberapa teknik ikoniknya termasuk Shadow Clone Jutsu, yang memungkinkan ia menciptakan ribuan klon yang bertempur bersamanya, dan Rasengan, bola chakra berputar dengan daya hancur besar. Selain itu, ia juga menguasai berbagai Jutsu lain, mulai dari Transformation Jutsu, Substitution Jutsu, hingga Healing Jutsu.
Salah satu pencapaian paling spektakuler Naruto adalah membelah bulan saat bertarung melawan Toneri Otsutsuki dalam The Last: Naruto the Movie, yang menunjukkan potensi destruktifnya setara level bulan. Dengan bentuk terkuatnya, Baryon Mode, Naruto bisa memanfaatkan seluruh chakra Kurama, meski dengan risiko besar. Dalam Boruto, mode ini bahkan digunakan untuk melawan Isshiki, menunjukkan kapasitas Naruto yang hampir tak terbatas saat memanfaatkan kekuatan Kurama.
Sung Jinwoo: Dewa Literal di Alam Semestanya
Di sisi lain, Sung Jinwoo dari Solo Leveling mencapai level kekuatan yang bisa dikatakan universal bahkan multiversal. Di akhir Solo Leveling: Ragnarok, Jinwoo mampu menghancurkan galaksi tanpa bergerak, menaklukkan tiga Outer Gods yang dapat mencipta dan menghancurkan alam semesta, semuanya sambil mengawasi anaknya di dimensi lain.
Selain kekuatan mentah, Jinwoo juga memiliki kemampuan yang nyaris tak tertandingi. Ia mengendalikan tentara bayangan tak terbatas yang jumlahnya bisa mencapai miliaran, dapat dihidupkan kembali tanpa batas, dan ia sendiri menguasai konsep kematian. Bahkan, ia memiliki dimensi pribadi bernama World of Eternal Rest, di mana ia bertindak sebagai sosok all-knowing, all-powerful—tempat terakhir yang ingin dikunjungi lawan-lawannya.
Pertarungan Epik: Shadow vs Shadow
Begitu pertarungan dimulai, Jinwoo segera memanggil tentara bayangannya untuk menguji kekuatan Naruto. Awalnya, Naruto mampu menandingi dengan Shadow Clone Jutsu, namun jumlah bayangan Jinwoo yang terus bertambah mulai menekan. Beberapa prajurit elit, seperti Marshal Rank Soldiers Igris, Beru, dan Bellion, dengan mudah melampaui kekuatan klon Naruto.
Saat Naruto mencoba membalas dengan Baryon Mode, ia mampu menahan beberapa serangan, namun serangan tiba-tiba dari Igris dan Beru menghentikannya. Naruto, meski tangguh, tak mampu menandingi kombinasi kekuatan Jinwoo dan tentara bayangannya yang luar biasa banyak. Dalam sekejap, Naruto kalah dan terbangun dalam bentuk bayangan, berlutut di hadapan Jinwoo—menjadi salah satu tentara Shadow Soldier dalam pasukannya.
Kemenangan Mutlak Sung Jinwoo
Pada akhirnya, Sung Jinwoo mengalahkan Naruto dengan mudah, tanpa kesulitan berarti. Tentara bayangannya yang terdiri dari miliaran prajurit undead, ditambah kekuatan Marshal Rank Soldiers yang setara atau bahkan melampaui Naruto, membuat pertahanan dan serangan Naruto tak berdaya. Bahkan jika Naruto sempat menyingkirkan satu prajurit elite, gabungan kekuatan pasukan dan Jinwoo sendiri akan menghancurkannya sebelum sempat menyerang langsung.
Dengan kemenangan ini, Naruto resmi tersingkir dari turnamen. Babak kedua kini menyisakan delapan pejuang tangguh: Vegeta, Denji, Sailor Moon, Ichigo, Rimuru, Sukuna, dan Sung Jinwoo. Pertanyaannya kini: siapa di antara mereka yang akan bertahan menghadapi kekuatan absolut seorang Sung Jinwoo?

Komentar