Momen
Beranda ยป Berita ยป Wajib Diwaspadai: BPOM Rilis 10 Obat Alam Ilegal Paling Laris di Marketplace, Bisa Picu Serangan Jantung!

Wajib Diwaspadai: BPOM Rilis 10 Obat Alam Ilegal Paling Laris di Marketplace, Bisa Picu Serangan Jantung!

Obat-obatan.
Obat-obatan. (Foto Ilustrasi: Freepik)

JEDADULU.COM โ€“ Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berbelanja produk kesehatan secara daring. Sepanjang tahun 2025, BPOM gencar melakukan patroli siber di berbagai marketplace dan menemukan ribuan akun yang menjual produk obat bahan alam ilegal.

Ribuan tautan penjualan dari akun-akun tersebut telah ditakedown oleh Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesian E-Commerce Association (idEA).

“Selain ilegal, beberapa produk juga mengandung bahan kimia obat yang berbahaya, lho!” demikian keterangan BPOM yang dikutip dari Instagram resminya, Selasa (24/2/2026).

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa penambahan bahan kimia obat ke dalam produk herbal adalah pelanggaran serius.

“Produk-produk ini menyamar sebagai jamu, padahal mengandung zat aktif obat yang dapat menimbulkan efek samping berbahaya bila dikonsumsi tanpa pengawasan medis,” ujar Taruna dalam siaran pers sebelumnya.

Viral Menu MBG Ramadhan Dinilai tak Sesuai Anggaran, BGN: Bahan Makanan Hanya Rp8.000โ€“Rp10.000!

Beberapa bahan seperti sildenafil dan deksametason dapat memicu gangguan jantung, tekanan darah tidak stabil, hingga kematian.

10 Produk Obat Alam Ilegal Paling Marak Dijual Online

Berdasarkan data BPOM yang dirilis Selasa (24/2/2026), berikut adalah daftar 10 produk ilegal dengan jumlah penjualan tertinggi di marketplace sepanjang 2025:

PeringkatNama ProdukJumlah Produk TerjualPenjual TerbanyakAsal ProdukKandungan Berbahaya
1Ramuan China Buah Merah Papua631.881Kab. CilacapIndonesiaParasetamol, Kafein
2Zudaifu369.029Jakarta BaratChinaClobetasol
3Kapsul Jamu Pelangsing (KJP)226.504Jakarta BaratIndonesia(Tidak disebutkan)
4JAWARA Kapsul136.114Jakarta TimurIndonesia(Tidak disebutkan)
5Kopi Kuat Stamina108.106SurabayaIndonesiaSildenafil
6Cream BL113.851Kab. Tangerang(Tidak disebutkan)(Tidak disebutkan)
7Pi Kang Wang185.400Jakarta BaratChina(Tidak disebutkan)
8USA Viagra MMC42.438Jakarta Pusat(Tidak disebutkan)(Tidak disebutkan)
9Tokcer35.200Jakarta TimurIndonesiaDeksametason, Parasetamol
10Super Tonik Madu Kuat28.750Jawa TengahIndonesiaSildenafil Sitrat

Catatan: Data peringkat 1-4 dan 9-10 berdasarkan pengumuman BPOM 24 Februari 2026. Data peringkat 5 berdasarkan produk stamina ilegal yang beredar. Data peringkat 6-8 berdasarkan laporan patroli siber BPOM semester I 2025.

Bahaya Bahan Kimia Obat dalam Produk Alam

Insiden Elevator di Tokyo Skytree Terjadi Saat Kolaborasi Anime Madoka Magica Berlangsung

BPOM menjelaskan bahwa beberapa produk di atas mengandung bahan kimia obat berbahaya dengan risiko sebagai berikut:

  • Sildenafil Sitrat: Digunakan untuk disfungsi ereksi namun dalam produk ilegal dosisnya tidak terkontrol, dapat memicu serangan jantung, tekanan darah tidak stabil, hingga kematian .
  • Deksametason: Steroid yang dapat menurunkan imunitas, meningkatkan gula darah, dan menyebabkan ketergantungan.
  • Parasetamol: Jika dikombinasikan tanpa aturan dapat merusak hati dan ginjal.
  • Clobetasol: Kortikosteroid kuat yang berbahaya jika digunakan tanpa pengawasan medis.
  • Sibutramin: Ditemukan dalam produk pelangsing, sudah ditarik secara global karena risiko serangan jantung dan stroke.

Tips Aman Berbelanja Obat Online

BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan “Cek KLIK” sebelum membeli produk kesehatan secara daring:

  1. Cek Kemasan: Pastikan kemasan dalam kondisi baik dan tersegel.
  2. Cek Label: Baca informasi produk dengan teliti, termasuk komposisi dan klaim manfaat.
  3. Cek Izin Edar: Pastikan produk memiliki nomor izin edar BPOM (biasanya diawali TR, MD, ML). Cek juga validitasnya di cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile.
  4. Cek Kedaluwarsa: Pastikan tanggal kedaluwarsa masih jauh.

Hindari produk dengan klaim “instan” atau “sembuh seketika”. Jika menemukan produk mencurigakan, segera laporkan melalui Contact Center HALOBPOM 1500533, WhatsApp 0811-9181-533, atau aplikasi BPOM Mobile.

(Sumber: Instagram BPOM RI)

Hanya 26 Poin ke 30 Besar! Janice Tjen Cetak Sejarah Baru di Peringkat WTA Dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *