JEDADULU.COM — Ketatnya seleksi penerimaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuat banyak calon peserta menyiapkan diri sejak dini. Salah satu langkah yang kini banyak dipilih adalah mengikuti bimbingan belajar (bimbel) khusus TNI dan Polri.
Agar lebih mudah dipahami, berikut penjelasan seputar bimbel TNI dan Polri
- Apa Itu Bimbel TNI dan Polri
Bimbel TNI dan Polri merupakan lembaga pendampingan yang secara khusus mempersiapkan peserta menghadapi seluruh tahapan seleksi masuk TNI maupun Polri. Program ini tidak hanya berfokus pada materi akademik, tetapi juga mencakup latihan fisik, pembinaan mental, serta pembentukan disiplin.
Pengajarnya umumnya berasal dari purnawirawan TNI/Polri, pelatih jasmani profesional, serta akademisi yang memahami mekanisme seleksi resmi.
- Materi yang Diajarkan
Berbeda dengan bimbel sekolah atau UTBK, materi bimbel TNI–Polri bersifat sangat spesifik, meliputi:
- Tes akademik (matematika, bahasa Indonesia, dan wawasan kebangsaan)
- Tes psikologi
- Tes kesehatan
- Tes jasmani (lari, pull up, push up, sit up, renang)
- Mental ideologi, kepribadian, dan kepemimpinan
- Latihan Fisik yang Intensif
Latihan fisik menjadi porsi utama dalam bimbel ini. Peserta dilatih untuk meningkatkan stamina, kekuatan otot, serta postur tubuh agar memenuhi standar minimal kelulusan yang ditetapkan panitia seleksi.
- Pembinaan Mental dan Disiplin
Selain fisik, bimbel juga menekankan pembentukan mental yang tangguh. Peserta dibiasakan hidup disiplin, mampu mengelola tekanan, serta memiliki sikap dan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai TNI dan Polri.
- Simulasi Seleksi
Sebagian besar bimbel menyediakan simulasi atau try out yang dirancang menyerupai tes resmi. Tujuannya agar peserta terbiasa dengan alur seleksi, suasana ujian, serta sistem penilaian.
- Tujuan Mengikuti Bimbel
Secara umum, tujuan mengikuti bimbel TNI dan Polri adalah:
- Meningkatkan kesiapan fisik, akademik, dan mental
- Memahami pola soal dan mekanisme seleksi
- Mengurangi risiko gugur di tahap awal
- Meningkatkan kepercayaan diri dan kedisiplinan
- Mendapatkan strategi menghadapi tiap tahapan seleksi
Perlu ditegaskan, bimbel tidak menjamin kelulusan, melainkan membantu peserta lebih siap dan terarah.
- Peluang Lolos Seleksi
Tidak ada jalur khusus atau jalur belakang dalam penerimaan TNI dan Polri. Semua peserta dinilai secara objektif. Namun, pengalaman menunjukkan bahwa peserta yang mengikuti bimbel umumnya lebih siap, terutama dalam menghadapi tes fisik dan mental.
Sejumlah lembaga bimbel mengklaim tingkat kelulusan alumni berada di kisaran 30–70 persen, tergantung kualitas peserta dan lamanya program yang diikuti.
- Kisaran Biaya Bimbel
Biaya bimbel TNI dan Polri bervariasi, tergantung durasi dan fasilitas, antara lain:
- Program singkat (1–3 bulan): Rp 3 juta–Rp 7 juta
- Program menengah (4–6 bulan): Rp 8 juta–Rp 15 juta
- Program intensif/asrama: Rp 15 juta–Rp 30 juta atau lebih
Biaya tersebut biasanya sudah termasuk pelatihan fisik, akademik, simulasi tes, dan pendampingan.
- Contoh Bimbel TNI dan Polri
Beberapa bimbel yang dikenal di Indonesia antara lain:
- Bimbel Akpol & TNI AD/AL/AU Mandiri
- Lembaga Bimbingan Masuk Polri (LBMP)
- Bimbel TNI–Polri Garuda Nusantara
- Bimbel Jasmani & Psikologi TNI/Polri Patriot
- Bimbel Akmil–Akpol Bhayangkara
Bimbel TNI dan Polri bukan jalan pintas menuju kelulusan, melainkan sarana persiapan agar calon peserta lebih siap menghadapi seleksi yang ketat dan kompetitif. Hasil akhir tetap ditentukan oleh usaha pribadi, disiplin, serta kejujuran selama proses seleksi berlangsung.
(Dinar Kencana/berbagai sumber)

Komentar