JEDADULU.COM; JAKARTA — Kabar duka menyelimuti dunia seni dan fotografi Indonesia. Jim Allen Abel, fotografer sekaligus salah satu pendiri ruang seni MES 56, meninggal dunia pada Sabtu (24/1/2026), di Bandung, Jawa Barat. Almarhum wafat di usia 50 tahun.
Jim Allen Abel yang akrab disapa Jimbo lahir di Luwu, Sulawesi Selatan, pada 28 Juni 1975. Kepergiannya pertama kali dikonfirmasi oleh Akiq AW, rekan sekaligus sesama pendiri MES 56. Informasi duka tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan mendapat respons emosional dari banyak kalangan.
“Selamat jalan Jimbo. Terima kasih atas energi, pemikiran, dan karya yang kamu tinggalkan,” tulis Akiq AW dalam unggahannya.
Jimbo dikenal sebagai figur penting dalam perkembangan fotografi kontemporer Indonesia. Bersama MES 56, ia aktif mendorong praktik seni visual yang kritis, eksperimental, dan dekat dengan isu sosial. Kehadirannya tak hanya sebagai seniman, tetapi juga mentor dan penggerak komunitas.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Arum Tresnaningtyas Dayuputri, serta satu orang anak bernama Kiwari Baranusa.
Ucapan duka pun membanjiri lini masa. Sejumlah warganet mengenang Jimbo sebagai sosok rendah hati dan hangat.
“Beliau seniman yang tidak pelit ilmu. Karya dan pemikirannya akan terus hidup,” tulis seorang pengguna Instagram. Ada pula yang menyebut Jimbo sebagai “ruh kolektif” yang membentuk karakter MES 56 hingga dikenal luas.
Kepergian Jim Allen Abel meninggalkan jejak mendalam, tak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi ekosistem seni Indonesia yang pernah disentuh gagasan dan karyanya.
(***)

Komentar