JEDADULU.COM — Demam tinggi yang datang tiba-tiba, tubuh menggigil, dan otot terasa nyeri parah sebaiknya jangan dianggap sekadar masuk angin. Di tengah musim hujan dan banjir, kondisi ini bisa menjadi tanda leptospirosis, penyakit yang seringkali mengintai tanpa disadari.
Dokter umum RS Sari Asih Cipondoh, Tangerang, Putri Mutiara Sari, mengatakan leptospirosis biasanya diawali demam tinggi mendadak, sakit kepala berat, serta nyeri otot, terutama di bagian betis, punggung, dan pinggang.
“Banyak pasien mengira hanya kelelahan atau flu biasa, padahal gejalanya khas leptospirosis, apalagi kalau sebelumnya kontak dengan air banjir,” ujar Putri, Kamis (29/1/2026)
Menular Lewat Air Banjir dan Lingkungan Kotor
Leptospirosis merupakan penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia, paling sering melalui urine tikus. Bakterinya bisa masuk ke tubuh lewat kulit, terutama jika ada luka kecil yang terbuka.
Selain demam dan nyeri otot, gejala lain yang sering muncul adalah mata merah, mual, muntah, hingga badan terasa sangat lemas. Gejala ini bisa muncul satu hingga dua minggu setelah terpapar bakteri.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Andi Pratama, mengingatkan penyakit ini tidak boleh disepelekan. “Kalau terlambat ditangani, leptospirosis bisa menyerang ginjal, hati, bahkan paru-paru,” jelasnya.
Cara Sederhana Mencegah Leptospirosis
Agar terhindar dari risiko leptospirosis, Putri Mutiara Sari menyarankan beberapa langkah praktis:
- Pakai sepatu atau alas kaki saat melewati genangan air
- Tutup luka dengan plester kedap air
- Cuci tangan dan kaki pakai sabun setelah terkena air banjir
- Jaga kebersihan rumah agar tidak jadi sarang tikus.
“Kalau setelah kehujanan atau banjir muncul demam tinggi dan nyeri otot, sebaiknya langsung periksa ke dokter,” kata Putri.
Warganet Ikut Waspada
Di media sosial, banyak warganet mengaku baru tahu soal leptospirosis. “Sering banjir depan rumah, baru sadar ternyata bisa bahaya,” tulis salah satu pengguna Instagram.
Komentar lain menyebut, “Mulai sekarang nggak berani lagi nyeker kalau habis hujan.”
Jangan Menunda Periksa
Meski kasus ringan bisa sembuh dengan perawatan sederhana, leptospirosis bergejala berat membutuhkan antibiotik agar tidak menimbulkan komplikasi serius. “Semakin cepat ditangani, risikonya makin kecil,” pungkas Putri.
(Antara)

Komentar