SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ulas Dulu
Beranda ยป Berita ยป Puasa Batal? Belum Tentu! Ini 8 Hal yang Sering Disalahpahami Saat Ramadhan

Puasa Batal? Belum Tentu! Ini 8 Hal yang Sering Disalahpahami Saat Ramadhan

Mencium aroma masakan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada uap atau partikel yang sengaja dihirup hingga masuk ke tenggorokan.
Mencium aroma masakan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada uap atau partikel yang sengaja dihirup hingga masuk ke tenggorokan. (Foto: Sasa)

JEDADULU.COM — Setiap Ramadhan tiba, pertanyaan klasik selalu muncul: “Ini batal puasa nggak, sih?” Mulai dari sikat gigi, suntik, sampai kelelahan kerja-semuanya sering bikin umat Islam waswas, takut puasanya gugur tanpa sadar. Padahal, tidak sedikit hal yang dianggap membatalkan puasa, tetapi sebenarnya tidak, menurut mayoritas ulama dan rujukan fikih yang kuat.

Sayangnya, miskonsepsi ini terus diwariskan dari obrolan ke obrolan tanpa pernah dicek ulang. Nah, biar puasanya lebih tenang dan nggak penuh rasa curiga, mari kita luruskan satu per satu.

1. Sikat Gigi di Siang Hari

Ini salah satu mitos paling populer. Mayoritas ulama membolehkan bersiwak atau sikat gigi selama tidak ada pasta atau air yang tertelan. Bahkan, Nabi Muhammad SAW sendiri bersiwak saat berpuasa.

Rujukan:

Sering Keliru Soal Haid? Simak Penjelasan Fikihnya di Sini

โ€ข HR. Bukhari

โ€ข Al- Majmu’ karya imam Nawawi

Catatan penting: yang jadi masalah bukan sikat giginya, tapi jika ada sesuatu yang masuk ke tenggorokan dengan sengaja.

2. Tertelan Ludah Sendiri

Kalau ini batal, bisa-bisa kฤฐta puasa sambil menahan napas. Menelan ludah sendiri tidak membatalkan puasa, selama ludah itu masih berada di dalam mulut dan bukan dikumpulkan secara sengaja.

Jangan Asal Simpan, Ini Cara Aman Menyimpan Nasi Agar tak Picu Keracunan!

Rujukan: Figh al-lslami wa Adillatuhu – Wahbah az- Zuhaili

3. Suntik, Infus, dan Tes Darah

Banyak yang langsung batalin puasa setelah disuntik. Padahal tidak sesederhana itu. Suntikan non-nutrisi (obat, vaksin, anestesi) tidak membatalkan puasa. Tes darah atau donor darah tidak membatalkan puasa, meski bisa membuat lemas.

Rujukan:

โ€ข Fatwa Majma’ Al fiqh Al- Islami

Jalani Puasa dengan Puitis

โ€ข Fatwa Lajnah Dalmah Arab Saudi

yang membatalkan adalah masuknya nutrisi pengganti makanan, seperti infus glukosa.

4. Mencium Bau Masakan

Ini sering bikin ibu-ibu di dapur merasa bersalah. Tenang, mencium aroma masakan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada uap atau partikel yang sengaja dihirup hingga masuk ke tenggorokan.

Rujukan:

โ€ข Bidayatul Mujtahid- Ibnu Rusyd

5. Keluar Mani tanpa Sengaja

Mimpi basah di siang hari saat Ramadhan? Puasa tetap sah. Yang membatalkan puasa adalah keluarnya mani karena rangsangan yang disengaja, seperti masturbasi atau bercumbu berlebihan.

Rujukan: A-Figh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah

6. Menangis, Marah, atau Emosi

Puasa memang bukan cuma soal perut, tapi menangis, marah, atau stres tidak membatalkan puasa secara fikih, meskipun tentu bisa mengurangi pahala.

Rujukan: HR. Bukhari dan Muslim tentang adab puasa

7. Kumur atau Istinsya’ (Masukkan Air ke Hidung)

Wudu tetap sah, puasa juga tetap aman asal tidak berlebihan.

Rujukan:

โ€ข Abu Dawud โ€ข Subulus Salam- Ash-Shan’ani

8. Lelah Berat karena Kerja

Buruh bangunan, tenaga medis, pengemudi, dan pekerja lapangan sering merasa puasanva rawan batal. Pado faktanya, lelah, haus, dan capek berat tidak membatalkan puasa. Puasa batal hanya jika seseorang sengaja makan, minum, atau melakukan pembatal secara sadar.

Rujukan:

Kaidah fikih: A-ashlu baga’ ma kana ‘ala ma kana

Jangan mudah menghukum puasa sendiri. Ramadhan seharusnya menjadi bulan yang menenangkan, bukan penuh kecemasan berlebihan. Islam tidak dibangun di atas kesulitan, tapi kemudahan yarng bertanggung jawab.

Seperti kata para ulama: “Keyakinan tidak gugur hanya karena keraguan.” Jadi, sebelum buru-buru menyimpulkan puasa batal, ada baiknya kita cek ulang: ini benar batal, atau cuma mitos yang diwariskan turun-temurun?

(Berbagai Sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *