Ulas Dulu
Beranda ยป Berita ยป Jangan Sampai Kena! Dokter Gigi Ungkap Cara Jitu Usir Bau Mulut Saat Puasa

Jangan Sampai Kena! Dokter Gigi Ungkap Cara Jitu Usir Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut saat puasa terjadi secara alami karena produksi air liur menurun drastis.
Bau mulut saat puasa terjadi secara alami karena produksi air liur menurun drastis. (Foto Ilustrasi: Freepik)

JEDADULU.COM; JAKARTA โ€“ Bulan Ramadan telah tiba, saatnya umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Tapi, ada satu musuh kecil yang sering mengganggu kepercayaan diri: bau mulut.

Tenang, masalah ini bukan cuma dialami satu orang saja, dan yang terpenting, ada cara ampuh untuk mengatasinya.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg Usman Sumantri, M.K.M, menjelaskan bahwa bau mulut saat puasa terjadi secara alami karena produksi air liur menurun drastis. Padahal, air liur berfungsi sebagai pembersih alami rongga mulut yang membasuh bakteri penyebab bau.

“Berkurangnya aliran air liur menyebabkan mulut kering, sehingga bakteri lebih mudah berkembang biak dan menghasilkan gas penyebab bau tidak sedap,” ujar Usman dikutip dari Antara, Rabu (19/2/2026).

Sikat Gigi Itu Wajib, Tapi Jangan Asal!

Jangan Sampai Kena! Ahli Gizi Beberkan Dampak Menyeramkan Kurang Serat Saat Puasa

Kabar baiknya, bau mulut bisa dicegah. Cara paling utama adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut secara disiplin. Usman menekankan pentingnya menyikat gigi secara teratur, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.

“Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama tidak menelan air atau pasta gigi,” tegas Usman.

Jadi, jangan malas gosok gigi setelah sahur karena takut batal puasa, ya!

Selain menyikat gigi, membersihkan lidah juga tak kalah penting. “Banyak bakteri penyebab bau mulut bersarang di permukaan lidah,” imbuhnya.

Gunakan pembersih lidah atau sikat gigi perlahan untuk membersihkannya.

Valentine Kemanusiaan

Senjata Rahasia: Benang Gigi dan Obat Kumur Bebas Alkohol

Untuk hasil maksimal, Usman menyarankan membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi atau dental floss. Sisa makanan yang terselip sering kali tidak terjangkau sikat gigi dan menjadi sumber masalah.

Bila perlu, gunakan obat kumur. Tapi, pastikan memilih obat kumur yang bebas alkohol. “Obat kumur mengandung alkohol justru bisa membuat mulut semakin kering, kontraproduktif dengan tujuan kita,” jelas Usman.

Musuh di Atas Meja Makan: Hindari Makanan Ini!

Selain menjaga kebersihan, pemilihan makanan saat sahur dan berbuka juga sangat menentukan. Prof. Dr. Theresia Indah Budhy, Guru Besar Bidang Patologi Mulut Universitas Airlangga, mengingatkan untuk menghindari makanan berbau tajam seperti petai, jengkol, dan bawang mentah.

Panduan Ringkas Salat Tarawih dan Witir di Rumah Beserta Dalilnya

Makanan tinggi gula juga sebaiknya dibatasi. “Gula bisa memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut,” jelas Theresia. “Begitu pula makanan berlemak yang memperlambat pencernaan dan berisiko memicu bau kurang sedap dari lambung.”

Minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan juga masuk daftar pantangan. “Kafein bersifat diuretik yang bisa menyebabkan mulut kering,” ungkap Theresia.

Yang Harus Dikonsumsi: Buah dan Sayur Kaya Air

Sebaliknya, perbanyak konsumsi buah dan sayur yang tinggi serat dan kandungan air. “Buah seperti semangka, melon, timun, apel, dan pir bisa merangsang produksi air liur dan membantu membersihkan permukaan gigi secara alami,” jelas Theresia.

Bibir Kering Jangan Dijilat!

Usman juga memberi tips khusus untuk bibir. Saat berpuasa, bibir rentan kering. Namun, jangan sekali-kali menjilat bibir! “Air liur mudah menguap, menjilat bibir justru akan membuatnya semakin kering,” katanya. Gunakan pelembap bibir yang aman untuk menjaga kelembapannya.

Terakhir, Usman mengingatkan pentingnya periksa ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali. Perawatan rutin ini penting untuk mendeteksi masalah sejak dini, seperti gigi berlubang atau karang gigi, yang bisa menjadi sumber bau mulut.

Dengan menjaga kebersihan mulut, memilih makanan tepat, dan memenuhi kebutuhan cairan 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari, 2 gelas saat sahur), beribadah puasa akan lebih nyaman dan percaya diri tetap terjaga.

(Sumber: Antara News)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *