
Foto: Rumbling Eren Jeager (Tangkapan layar Anime Attack on Titan)
Rumbling
adalah istilah yang berasal dari seri manga/anime “Attack on Titan”
yang mengacu pada tindakan menggunakan Kekuatan Tumbuh Titan Eren Yeager
untuk menghancurkan semua orang di luar Pulau Paradis, termasuk
penduduk di Marley. Meskipun Rumbling mungkin menjadi pilihan yang
mungkin dipertimbangkan dalam konteks cerita Attack on Titan.
Namun solusi tersebut sangat kontroversial, karena melibatkan Genosida
yang memperkeruh dendam tanpa akhir antara kedua belah pihak. Karena
Rumbling yang dilakukan Eren Jeager pada dunia luar, membuat orang non
Marley. Seperti Hizuru dan tanah kelahiran Onyakopon yang tak ikut andil
dalam penindasan kaum Eldian juga menjadi korban genosida.
Namun,
sebagai solusi alternatif untuk mengatasi konflik antara Eldia dan
Marley, ada beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan:
1. Diplomasi
Upaya diplomasi dan negosiasi
dapat dilakukan antara pihak-pihak yang terlibat untuk mencari solusi
damai. Dialog terbuka dan saling memahami antara kedua belah pihak dapat
membantu mengurangi ketegangan dan mencapai kesepakatan yang saling
menguntungkan.
Ada beberapa
fans Jeagerist yang berargumen jika diplomasi adalah upaya yang sia sia.
Dunia Attack on Titan terlalu kelam dan perdamaian hanya utopia belaka.
Karena sejak awal season 4.
Willy Tybur dari Marley sudah menghasut negara negara di luar Paradis
untuk bersekutu dan menggempur pulau yang mereka sebut sebagai pulau
iblis tersebut, warga dunia luar pun juga mendukungnya karena rasa takut
dengan Bangsa Eldia yang mampu berubah menjadi Titan.
Jadi
pintu kesempatan diplomasi antara Eldia dan Paradis sudah tertutup
rapat, karena negara negara dunia luar beserta Marley sudah siap
beraliansi menghancurkan Paradis sampai titik darah penghabisan tanpa
mau mendengarkan atau menerima negoisasi damai apapun dengan Eldia di
Paradis.
Meskipun argumen
tersebut benar, ada cara yang bisa dilakukan Eren Jeager untuk memaksa
atau menekan bangsa di luar tembok mengadakan negosiasi damai tanpa
Rumbling atau Genosida, yaitu mengeluarkan seluruh wall Titan seperti di
cerita asli.
Namun, bukan
untuk Rumbling. Melainkan hanya untuk memaksa dunia luar menerima
perjanjian damai dengan Eldia, dengan cara memamerkan kekuatan militer
Eldia Paradis pada dunia luar agar dunia luar berpikir dua kali jika
ingin menyerang Paradis. Tak peduli seberapa benci mereka terhadap
Paradis karena hasutan Marley. Negara di dunia luar yang takut sekaligus
terpukau dengan kekuatan Wall Titan, pasti akan mempertimbangkan
kekuatan musuh mereka jika tak mau berdamai. Hingga akhirnya mereka mau
tak mau menerima perjanjian damai yang diberikan Paradis karena takut
dengan kekuatan militer Paradis yang memiliki jutaan Wall Titan.
Perlahan
lahan Bangsa Eldia yang bersifat lebih bersahabat dan membuka diri pada
dunia luar, berhubungan diplomasi dengan banyak negara di dunia dan
membuktikan jika mereka bukan bangsa Eldia kuno yang barbar dan suka
menjajah bangsa lain, itu akan membuat negara negara di luar pulau
bersimpati dengan perjuangan Bangsa Eldia untuk lepas dari pengaruh
kekuasaan Marley dan tak lagi mengangap mereka sebagai iblis.
2. Kerjasama dan Persahabatan
Membangun hubungan kerjasama dan persahabatan antara individu-individu
dari kedua belah pihak dapat membantu mengurangi permusuhan dan
membangun kepercayaan. Ini dapat dilakukan melalui pertukaran budaya,
pendidikan, dan kegiatan kolaboratif lainnya.
3. Pendidikan dan Kesadaran
Meningkatkan
pemahaman dan kesadaran antara kedua belah pihak tentang sejarah,
budaya, dan perspektif satu sama lain dapat membantu mengatasi prasangka
dan stereotip yang mungkin ada di antara mereka.
Menggunakan sumber daya dan keterampilan yang ada dari kedua belah
pihak untuk bekerja sama dalam proyek rekonstruksi dan pembangunan dapat
membantu mempromosikan pemahaman dan kerjasama yang lebih baik.
4 Mediasi Pihak Ketiga
Melibatkan pihak ketiga yang netral, seperti organisasi internasional
atau mediator independen, dapat membantu memfasilitasi dialog dan
mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak. Salah satu negara yang
cukup dekat dengan Eldia yaitu Hizuru atau Jepang. Kemungkinan cocok
bagi mediasi kedua belah pihak, karena Hizuru adalah bangsa pertama yang
melakukan kontak dengan bangsa Eldia di Paradis, ketika Bangsa Eldia
Paradis mulai membuka dirinya dari dunia luar setelah Titan di luar
tembok berhasil dibasmi dan memiliki hubungan diplomatik dengan Bangsa
Eldia Paradis sebelum bangsa tersebut diisolasi di dalam tembok .
Kemungkinan
Bangsa Hizuru bisa menjadi pihak menengah yang menyakinkan bangsa
bangsa di luar tembok termasuk Marley, jika bangsa Eldia Paradis yang
mampu berubah menjadi Titan, bukanlah ancaman bagi kemanusiaan dan siap
melakukan perundingan damai di dunia internasional. Bahkan Hizuru dan
Eldia dalam negosiasi damai bisa menuntut Marley untuk memberikan Hak
Asasi Manusia yang lebih baik terhadap penduduk Eldia di Benua Marley
sebagai jaminan perjanjian damai.
Negara
asal Onyakopon dan Elenea juga bisa mendukung Paradis mencapai
perdamaian dengan dunia luar serta mengakhiri semua dendam, kebencian,
perasaan saling takut dan kesalahpahaman.
Solusi
yang tepat tergantung pada kompleksitas dan faktor-faktor unik dari
konflik yang sedang dihadapi. Penting untuk melibatkan semua pihak yang
terlibat, mendengarkan perspektif yang berbeda, dan berusaha mencapai
solusi yang adil dan berkelanjutan. Namun semua kisah yang terjadi di
Attack on Titan, bisa dibilang sudah seperti perpanjangan tangan takdir
yang memang harus terjadi. Eren Jeager sendiri kemungkinan sudah
dibutakan amarah dan dendam terhadap dunia di luar tembok, hingga tak
memikirkan cara untuk menyelesaikan konflik secara damai.

Komentar