Ulas Dulu
Beranda ยป Berita ยป Jadi “Menteri Keuangan Keluarga” di Bulan Ramadan? Ini 5 Jurus Jitu Biar Dompet Tetap Tebal!

Jadi “Menteri Keuangan Keluarga” di Bulan Ramadan? Ini 5 Jurus Jitu Biar Dompet Tetap Tebal!

Ramadan selalu menghadirkan suasana hangat di setiap rumah. Namun di balik semarak sahur, berbuka, dan persiapan Lebaran, ada peran besar seorang ibu yang kerapkali luput dari sorotan. (Foto: Sun Life)
Ramadan selalu menghadirkan suasana hangat di setiap rumah. Namun di balik semarak sahur, berbuka, dan persiapan Lebaran, ada peran besar seorang ibu yang kerapkali luput dari sorotan. (Foto: Sun Life)

JEDADULU.COM โ€“ Bulan Ramadan telah tiba, dan di banyak rumah, peran seorang ibu kembali naik level. Bukan cuma menyiapkan menu sahur dan berbuka, belanja kebutuhan dapur, hingga mengurus THR dan keperluan Lebaran, ibu-ibu juga otomatis menjabat sebagai “Menteri Keuangan” keluarga.

Tapi dengan harga bahan pokok yang cenderung merangkak naik, gimana caranya agar anggaran rumah tangga tetap sehat?

Tenang, jadi Menteri Keuangan yang cerdas itu ada ilmunya. Berdasarkan studi Sun Life Womenโ€™s Wealth in Focus: When Care Comes First, setengah dari perempuan Indonesia ternyata mengelola anggaran rumah tangga sendirian, tapi hanya sedikit yang merasa benar-benar siap menghadapi risiko finansial dadakan.

Nah, biar kamu termasuk yang siap, yuk simak 5 tips jitu berikut ini!

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga di Bulan Ramadan

Jangan Sampai THR Cepat Ludes! 3 Tips Jitu dari Pakar IPB Ini Bikin Dompet Tetap Tebal Usai Lebaran

  1. Pisahkan Gaji Bulanan dan Dana Spesial Ramadan
    Ini jurus pamungkas! Gunakan gaji bulanan untuk operasional rutin rumah tangga. Sementara itu, khususkan dana Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pengeluaran ekstra Idulfitri seperti baju baru, parcel, atau uang siap saji. Memisahkan pos ini akan mencegah kekacauan anggaran dan memastikan keuangan tetap stabil setelah Lebaran.
  2. Siapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini
    Ramadan adalah momen refleksi, termasuk soal masa depan anak. Jangan tunda lagi, mulai evaluasi tabungan pendidikan mereka. Pastikan dana ini terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin menimpa orang tua. Semakin dini direncanakan, beban akan terasa lebih ringan.
  3. Ajarkan Anak Literasi Keuangan Lewat Angpao
    Momen Lebaran bisa jadi sekolah keuangan pertama buat si kecil. Ajari mereka membagi uang angpao ke dalam tiga wadah: “Tabung”, “Jajan”, dan “Berbagi”. Dengan begitu, mereka belajar mengelola uang secara bijak dan menanamkan kebiasaan baik sejak dini.
  4. Lindungi Diri sebagai Pilar Keluarga
    Ingat, kesehatan ibu adalah aset terbesar keluarga. Jangan sampai ketika ibu sakit, ekonomi keluarga ikut limbung. Pertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan, terutama yang berbasis syariah, agar stabilitas finansial keluarga tetap terjaga.
  5. Lengkapi Ikhtiar dengan Perlindungan yang Amanah
    Dalam Islam, melindungi keluarga adalah bagian dari ikhtiarโ€”usaha yang dilakukan dengan niat baik. Ikhtiar yang baik akan lebih sempurna jika selaras dengan nilai yang kita pegang, termasuk dalam memilih perlindungan finansial yang sesuai prinsip syariah.

Dengan menerapkan strategi ini, Ramadan tidak hanya menjadi bulan penuh ibadah, tetapi juga momentum untuk menata niat dan masa depan keluarga dengan lebih baik. Sebab, ikhtiar yang direncanakan dengan matang akan membawa keberkahan yang berlipat.

Selamat menjadi Menteri Keuangan keluarga yang sukses!

(Siaran Pers Sun Life Indonesia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *