JEDADULU.COM โ Tren liburan warga Indonesia ke luar negeri kembali bergairah. Agen perjalanan mencatat lonjakan minat ke sejumlah negara, dipengaruhi budaya populer, kemudahan visa, hingga harga paket yang makin kompetitif.
General Manager Communications & CRM Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton, mengungkapkan ada beberapa destinasi internasional yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
โPreferensi wisatawan Indonesia kini semakin beragam. Mereka mencari pengalaman, bukan sekadar tempat,โ ujar Ricky dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Berikut destinasi yang paling banyak dilirik.
๐ฐ๐ท Korea Selatan: Efek K-Pop dan Wisata Pop Culture
Nama Korea Selatan tetap bertengger di daftar atas. Fenomena K-pop dan K-drama terbukti menjadi magnet kuat bagi wisatawan RI.
โKorea Selatan populer karena kultur pop seperti K-pop dan K-drama, serta pengalaman wisata yang unik dan modern,โ kata Ricky.
Atraksi seperti Starfield Library di COEX Mall, taman hiburan Everland dan Lotte World, hingga wisata belanja dan kuliner di Myeongdong menjadi daya tarik utama. Wisatawan muda khususnya tertarik mengeksplor lokasi syuting drama dan kafe tematik artis idol.
๐ฏ๐ต Jepang: Perpaduan Tradisi dan Kota Futuristik
Sementara itu, Jepang tetap konsisten menjadi destinasi favorit. Kombinasi budaya klasik dan kemajuan teknologi membuat Negeri Sakura sulit tergeser.
Kyoto dan Osaka menawarkan suasana tradisional dengan kuil serta distrik tua, sementara Tokyo menghadirkan wajah modern Asia yang dinamis.
โHarga tiket dan paket yang kompetitif masih membuat Jepang tetap populer meski ada dinamika nilai mata uang,โ jelas Ricky.
Musim semi dengan sakura dan musim dingin bersalju tetap menjadi periode paling diburu.
๐จ๐ณ China: Visa Mudah, Destinasi Makin Variatif
Lonjakan minat juga terlihat ke China, didorong kebijakan visa yang lebih ramah serta bertambahnya rute penerbangan internasional.
Kota besar seperti Beijing dan Shanghai tetap jadi andalan untuk wisata budaya dan belanja. Namun destinasi baru mulai naik daun.
Guilin terkenal dengan lanskap karst dramatis dan Sungai Li yang kerap muncul dalam lukisan klasik Tiongkok. Tak jauh dari sana, Yangshuo menawarkan pengalaman lebih santai seperti bamboo rafting di Sungai Yulong dan bersepeda di pedesaan.
Provinsi Yunnan juga menarik perhatian karena kekayaan etnis dan panorama alamnya. Di wilayah utara Yunnan, Shangri-La menawarkan nuansa spiritual khas Tibet dengan latar pegunungan dan biara megah.
Bagi pencinta lanskap eksotis, kawasan Xinjiang bagian utara dan selatan menghadirkan padang rumput luas, danau alpine seperti Kanas, hingga panorama pegunungan dramatis. Tibet pun menjadi destinasi impian bagi pelancong yang mencari perjalanan penuh makna di dataran tinggi Himalaya.
๐ซ๐ท ๐ฎ๐น ๐ช๐ธ Eropa: Klasik yang Tak Pernah Sepi
Benua Eropa tetap menjadi simbol perjalanan impian. Kota-kota seperti Paris, Roma, dan Barcelona dikenal dengan arsitektur dan sejarah panjangnya.
Selain wisata klasik, pengalaman unik seperti menyaksikan aurora borealis di Eropa Utara juga makin diminati.
Golden Rama juga menawarkan paket โSignature Toursโ seperti perjalanan InggrisโSkotlandiaโIrlandia yang menyatukan narasi sejarah dan lanskap dramatis, serta tur Eropa Timur yang kini semakin populer.
Wisatawan RI Kini Lebih Selektif
Menurut Ricky, tren menunjukkan wisatawan Indonesia kini tidak lagi sekadar berburu foto ikonik. โMereka mencari cerita, pengalaman autentik, dan destinasi yang memberi kesan personal,โ ujarnya.
Dengan konektivitas penerbangan yang semakin baik dan kemudahan akses informasi, pilihan destinasi internasional bagi wisatawan Indonesia diprediksi akan semakin luas dalam beberapa tahun ke depan.
(Siaran Pers)

Komentar