Kasih Sayang
Beranda » Berita » Dari Balik Penjara, Zul Zivilia Masih Biayai Sekolah Anak Berkat Royalti Lagu Aishiteru

Dari Balik Penjara, Zul Zivilia Masih Biayai Sekolah Anak Berkat Royalti Lagu Aishiteru

Meski tengah menjalani hukuman 18 tahun penjara di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Zul Zivilia masih rutin membiayai pendidikan keempat anaknya dari royalti lagu-lagu hits yang ia ciptakan. (Foto: Instagram/zulzivilia81)

JEDADULU.COM; JAKARTA — Jarak dan jeruji besi tak menghentikan tanggung jawab Zul Zivilia sebagai seorang ayah. Meski tengah menjalani hukuman 18 tahun penjara di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, vokalis band Zivilia itu masih rutin membiayai pendidikan keempat anaknya dari royalti lagu-lagu hits yang ia ciptakan.

Kisah ini kembali mencuri perhatian publik setelah pernyataan Zul beredar luas di media sosial dan YouTube. Pelantun Aishiteru itu mengungkapkan bahwa lonjakan popularitas lagu Aishiteru 2 dan Aishiteru 3 belakangan ini membawa dampak langsung pada pemasukan royalti keluarganya.

“Royalti lumayan ini. Dari WAMI lumayan. Apalagi kita tahu Aishiteru 3 naik, Aishiteru 2 juga naik. Bagi kita itu sudah banyak dan lebih dari cukup,” ujar Zul di Lapas Gunung Sindur, Rabu (21/1/2026).

Zul tak main-main mengelola hasil karyanya. Ia mengaku memilih skema pembayaran royalti tahunan agar bisa langsung melunasi kebutuhan sekolah anak-anaknya sekaligus. “Term-nya kita kumpulin per tahun. Jadi pas royalti keluar, langsung bayar semua tagihan sekolah anak-anak untuk satu tahun penuh,” jelasnya.

Menariknya, musisi asal Kendari itu juga punya strategi khusus untuk lagu-lagu baru yang ia ciptakan selama menjalani masa hukuman. Demi memastikan penghasilan langsung diterima keluarga, seluruh karya terbarunya didaftarkan atas nama sang istri, Retno Paradinah. “Semua lagu yang saya bikin di lapas itu atas nama dia semua. Jadi biar aman dan langsung masuk ke rekening istri,” kata Zul.

Mau Tahu Rahasia Jantung Lebih Sehat? Rutin Konsumsi Alpukat Bisa Jadi Jawabannya!

Retno yang setia mendampingi Zul selama wawancara membenarkan hal tersebut. Ia menyebut royalti musik menjadi penopang utama keluarga, sekaligus bukti bahwa Zul tetap memikirkan masa depan anak-anaknya.

“Alhamdulillah sejauh ini royalti rutin keluar. Dia masih punya semangat bikin lagu saja itu sudah luar biasa, karena berarti dia tetap mikirin kami di rumah,” ujar Retno.

Cerita ini pun menuai beragam respons dari warganet. Di kolom komentar media sosial, banyak yang mengaku terharu dengan perjuangan Zul sebagai ayah.

“Kesalahan tetap salah, tapi tanggung jawab ke anak patut dihargai,” tulis seorang netizen.

“Lagu Aishiteru ternyata masih jadi penyelamat keluarganya,” komentar warganet lain.

Rahasia Tetap Sehat dan Nggak Gampang Drop Saat Puasa Ramadhan di Musim Hujan

Di sisi lain, harapan penggemar untuk melihat Zul kembali ke panggung musik juga mulai terbuka. Penyanyi bernama lengkap Zulkifli itu tengah diupayakan untuk mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) setelah menjalani sebagian besar masa hukumannya.

Kasubdit Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa syarat utama PB adalah telah menjalani dua pertiga masa pidana serta menunjukkan perilaku baik selama di lapas.

“Kalau bebas bersyarat, syaratnya sudah menjalani dua pertiga masa pidana secara waktu. Setelah itu ada pengusulan dan penilaian,” jelas Rika.

Selain hitungan masa hukuman, aspek pembinaan menjadi pertimbangan penting. Zul diketahui aktif mengikuti program pembinaan, bahkan menjadi tutor musik bagi warga binaan lain. “Dia berkelakuan baik, mengikuti pembinaan, dan berkontribusi sebagai tutor musik. Itu jadi nilai tambah,” pungkas Rika.

Sebelumnya, Zul Zivilia divonis 18 tahun penjara pada 2019 dalam kasus narkoba. Jika proses pembebasan bersyarat berjalan lancar, ia diperkirakan bisa menghirup udara bebas lebih cepat, sekitar tahun 2027.

Nggak Apa-Apa Kok, Ekspektasi Nggak Tercapai

Di tengah keterbatasan, Zul membuktikan satu hal: karya musiknya tak hanya hidup di telinga pendengar, tetapi juga menjadi jembatan tanggung jawabnya sebagai ayah—bahkan dari balik penjara.

(detik/***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *