JEDADULU.COM โ Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) menyisakan duka mendalam bagi industri musik Tanah Air. Vidi meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker ginjal yang telah menggerogoti tubuhnya selama beberapa tahun terakhir.
Kabar ini sekaligus menjadi pengingat bagi publik untuk lebih waspada terhadap penyakit mematikan tersebut. Kanker ginjal merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum terjadi.
Menurut World Cancer Research Fund, kanker ginjal menempati urutan ke-10 sebagai kanker paling umum pada pria dan ke-13 pada perempuan secara global. Lantas, apa saja faktor risiko dan gejala yang perlu diwaspadai?
Apa Itu Kanker Ginjal?
Berdasarkan informasi dari laman resmi Cleveland Clinic, kanker ginjal adalah tumor ganas yang muncul di ginjalโorgan vital yang berfungsi menyaring darah, menyeimbangkan cairan tubuh, dan membuang limbah. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel sehat di ginjal bermutasi menjadi sel kanker yang kemudian membentuk tumor.
Perubahan sel ini bisa terjadi tanpa alasan yang jelas, namun terdapat sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengidap kanker ginjal.
Faktor Risiko Kanker Ginjal
Institut Kanker Nasional Amerika Serikat menyebutkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker ginjal:
| Faktor Risiko | Keterangan |
|---|---|
| Kebiasaan Merokok | Perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ginjal |
| Penyalahgunaan Obat Pereda Nyeri | Penggunaan jangka panjang obat tertentu dapat memicu kanker |
| Kelebihan Berat Badan (Obesitas) | Berat badan berlebih berkaitan dengan berbagai jenis kanker |
| Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) | Hipertensi yang tidak terkontrol meningkatkan risiko |
| Riwayat Keluarga | Adanya anggota keluarga dengan kanker ginjal meningkatkan risiko |
| Kondisi Genetik | Penyakit genetik seperti Von Hipple-Lindau turut berkontribusi |
Menurut Epidemiology and Risk Factors for Kidney Cancer yang terbit di Journal of Clinical Oncology pada Oktober 2018, kanker ginjal sebagian besar ditemukan pada orang dewasa. Angka kejadiannya pada pria tercatat dua kali lebih tinggi dibandingkan pada perempuan.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Kanker ginjal seringkali tidak menimbulkan gejala yang terlihat pada tahap awal. Gejala baru muncul ketika kanker mulai menyebar ke luar ginjal. Berikut gejala yang perlu diwaspadai:
- Kencing berdarah (hematuria)
- Kelelahan yang tidak biasa
- Demam berulang tanpa sebab jelas
- Kehilangan nafsu makan
- Penurunan berat badan drastis tanpa diet
- Nyeri di bagian belakang perut atau samping tubuh
- Muncul benjolan di sisi tubuh antara tulang rusuk dan pinggul
Jika mengalami gejala seperti urine berdarah atau nyeri di sisi tubuh yang tidak kunjung hilang, segera jadwalkan pertemuan dengan penyedia layanan kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Deteksi Dini dan Pengobatan
Apabila hasil tes menunjukkan indikasi kanker ginjal, pasien akan dirujuk ke ahli onkologi untuk menjalani pemeriksaan lebih detail. Pengobatan kanker ginjal dilakukan berdasarkan stadium kanker yang diderita.
Pilihan penanganan yang tersedia meliputi:
- Pembedahan (operasi pengangkatan tumor)
- Ablasi (menghancurkan tumor dengan suhu ekstrem)
- Terapi radiasi (menggunakan sinar berenergi tinggi)
- Imunoterapi (meningkatkan sistem kekebalan tubuh)
- Terapi yang ditargetkan (obat yang menarget sel kanker spesifik)
Pelajaran dari Kepergian Vidi Aldiano
Perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker ginjal selama bertahun-tahun menjadi pengingat betapa pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat. Vidi didiagnosis pada 2019 dan sempat dinyatakan sembuh sebelum akhirnya kanker bermetastasis ke paru-paru.
Semoga kepergian Vidi menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal. Jangan abaikan gejala kecil, lakukan pemeriksaan rutin, dan hindari faktor risiko yang dapat dicegah seperti merokok dan obesitas. Kesehatan adalah investasi terpanjang dalam hidup.
(Berbagai Sumber)

Komentar