Ulas Dulu
Beranda ยป Berita ยป Produsen Jepang Sony dan Honda Resmi Bubarkan Proyek Mobil Listrik Afeela! Tarif Trump dan Serbuan China Jadi Biang Kerok

Produsen Jepang Sony dan Honda Resmi Bubarkan Proyek Mobil Listrik Afeela! Tarif Trump dan Serbuan China Jadi Biang Kerok

Tampilan dua mobil Afeela, yakni Afeela 1 (kiri) dan prototipe Afeela 2026. (Foto: Afeela)
Tampilan dua mobil Afeela, yakni Afeela 1 (kiri) dan prototipe Afeela 2026. (Foto: Afeela)

JEDADULU.COM โ€“ Mimpi raksasa elektronik Sony dan raksasa otomotif Honda untuk mengguncang pasar mobil listrik global berakhir tragis. Sony Honda Mobility (SHM), perusahaan patungan yang didirikan dengan penuh harapan pada 2022, secara resmi menyerah dan membatalkan proyek mobil listrik premium Afeela.

Keputusan mengejutkan ini muncul pada Rabu (25/3/2026), setelah Honda mengumumkan perubahan strategi besar-besaran dan membatalkan tiga model kendaraan listrik yang direncanakan untuk pasar Amerika Serikat. Langkah ini diprediksi akan merugikan Honda hingga US$16 miliar atau sekitar Rp260 triliun.

๐Ÿš— Dari Pameran ke Jurang: Perjalanan Singkat Afeela

Perjalanan Afeela dimulai penuh gemilang. Sony pertama kali memamerkan kendaraan konsep Vision-S di Consumer Electronics Show (CES) 2020, lengkap dengan layar dasbor raksasa, audio 360 derajat, dan 33 sensor canggih. โ€œPrototipe ini mewujudkan kontribusi kami untuk masa depan mobilitas,โ€ kata CEO Sony Kenichiro Yoshida kala itu.

Kesuksesan konsep tersebut membawa Sony ke pelukan Honda pada 2022. Keduanya sepakat membentuk usaha patungan dan meluncurkan merek Afeela pada 2023, dengan janji akan merilis sedan dan varian SUV. Sedan Afeela 1 dijadwalkan meluncur akhir 2026 dengan harga awal fantastis US$90.000 (sekitar Rp1,5 miliar).

๐Ÿ’ฅ Dua Pukulan Mematikan: Tarif Trump dan Invasi China

Apa yang membuat proyek ambisius ini akhirnya kandas? Dua faktor disebut menjadi pemicu utama:

BYD Song Ultra EV Isi Baterai Cuma 5 Menit, Langsung 70 Persen, Jarak Tempuh 700 Km!

FaktorDampak
Tarif Resiprokal TrumpKebijakan tarif baru Presiden AS Donald Trump membuat biaya produksi dan penjualan di AS membengkak drastis
Serbuan Mobil Listrik ChinaKendaraan listrik asal China dengan harga lebih murah dan teknologi kompetitif membanjiri pasar global, membuat Afeela kesulitan bersaing

Pasar kendaraan listrik (EV) AS telah berubah drastis sejak kemitraan ini dimulai. Kebijakan pemerintahan Trump yang membatalkan berbagai insentif EV serta penerapan tarif impor membuat iklim bisnis menjadi sangat sulit. Banyak perusahaan rintisan EV yang telah gulung tikar.

๐Ÿข Nasib SHM dan Karyawan di Ujung Tanduk

Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai masa depan usaha patungan Sony Honda Mobility. Dalam siaran pers yang dirilis, SHM menyatakan akan โ€œterus membahas dan mengevaluasi masa depanโ€ usaha patungan dengan Sony dan Honda.

Nasib ratusan karyawan yang bekerja di bawah jenama tersebut di Tokyo dan California juga masih menggantung. Yang pasti, sedan Afeela 1 yang sudah dijanjikan akan hadir akhir tahun ini resmi batal meluncur.

“Para pihak yang terlibat dijanjikan akan bersama-sama mengumumkan arah masa depan SHM, posisi jangka menengah hingga panjang serta kontribusi terhadap masa depan mobilitas sesegera mungkin,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

๐ŸŒ Pelajaran bagi Industri Otomotif Global

Kegagalan proyek Afeela menjadi pelajaran pahit bagi kolaborasi lintas industri di era geopolitik yang tidak menentu. Bahkan kolaborasi dua raksasa seperti Sony dan Honda pun tak luput dari guncangan kebijakan internasional dan persaingan sengit dari China.

Ponsel Samsung Galaxy A57 dan A37 Resmi Meluncur: IP68 Anti Air dan Debu, Kamera 50 MP, Baterai Jumbo!

Bagi pasar Indonesia, kehadiran mobil listrik premium dari Jepang mungkin harus ditunda lebih lama. Sementara itu, mobil listrik asal China seperti BYD justru semakin agresif menguasai pasar Tanah Air dengan harga yang jauh lebih bersahabat.

Kegagalan ini juga menjadi alarm bagi industri otomotif dalam negeri untuk tidak bergantung pada produk luar, dan mulai mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik mandiri yang tahan terhadap guncangan geopolitik global.

(Sumber: TechCrunch)

Ternyata Inilah Perbedaan Server Clash of Clans Versi Global dan China

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *