JEDADULU.COM โ Hitung mundur menuju ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026 telah dimulai. Dalam waktu sekitar satu bulan, para siswa akan menghadapi ujian yang menentukan pemetaan capaian belajar ini.
Agar tidak panik di menit-menit akhir, yuk pahami serba-serbi pelaksanaannya mulai dari jadwal, materi, hingga cara simulasi gratis.
Berdasarkan informasi resmi dari Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), TKA untuk jenjang SD/MI akan berlangsung pada 20-30 April 2026, sementara untuk SMP/MTs pada 6-16 April 2026. Bagi yang berhalangan, tersedia ujian susulan pada 11-19 Mei 2026 untuk kedua jenjang.
๐ Jadwal Penting yang Wajib Dicatat
Sebelum ujian utama, ada tahapan gladi bersih yang sangat penting untuk diikuti. Gladi bersih akan berlangsung serentak pada 9-17 Maret 2026untuk semua jenjang. Hasil TKA akan diumumkan pada 26 Mei 2026 setelah melalui proses pengolahan hasil.
Rincian Jadwal Pelaksanaan TKA 2026
| Tahapan | SD/MI | SMP/MTs |
|---|---|---|
| Gladi Bersih | 9-17 Maret 2026 | 9-17 Maret 2026 |
| Ujian Utama | 20-30 April 2026 | 6-16 April 2026 |
| Ujian Susulan | 11-19 Mei 2026 | 11-19 Mei 2026 |
| Pengolahan Hasil | 20-24 Mei 2026 | 20-24 Mei 2026 |
| Pengumuman | 26 Mei 2026 | 26 Mei 2026 |
Sesi Ujian Per Hari
Dalam sehari, ujian dibagi menjadi empat sesi dengan alokasi waktu berbeda per zona waktu:
- Sesi I: Pukul 07.00-08.45 WIB / 08.00-09.45 WITA / 09.00-10.45 WIT
- Sesi II: Pukul 09.15-11.00 WIB / 10.15-12.00 WITA / 11.15-13.00 WIT
- Sesi III: Pukul 11.30-13.15 WIB / 12.30-14.15 WITA / 13.30-15.15 WIT
- Sesi IV: Pukul 13.45-15.30 WIB / 14.45-16.30 WITA (WIT tidak dibuka)
๐ Materi yang Diujikan di TKA
TKA SD dan SMP hanya mengujikan dua mata pelajaran utama: Matematika dan Bahasa Indonesia, masing-masing sebanyak 30 soal dengan durasi 75 menit. Berikut rincian materinya:
Untuk Jenjang SD
Matematika:
- Bilangan: Pecahan (senilai, desimal, persen), operasi hitung (cacah dan pecahan), KPK, dan FPB.
- Geometri dan Pengukuran: Bangun datar, bangun ruang, satuan baku (panjang, berat, waktu, volume), sudut, dan kecepatan.
- Data: Membaca dan menyajikan data lewat tabel, piktogram, hingga diagram batang.
Bahasa Indonesia:
- Mengidentifikasi informasi tersurat dan menyusun kembali isi teks.
- Menyimpulkan ide pokok, amanat, tokoh, hingga makna ungkapan.
- Menilai relevansi isi teks dengan kehidupan sehari-hari dan menanggapi perasaan tokoh.
Untuk Jenjang SMP
Matematika:
- Bilangan: Aritmetika, rasio, skala, perbandingan senilai dan berbalik nilai.
- Aljabar: Persamaan dan pertidaksamaan linear, SPLDV, fungsi, serta barisan dan deret.
- Geometri dan Pengukuran: Pythagoras, sudut, kesebangunan, transformasi, volume bangun ruang.
- Data dan Peluang: Statistik (mean, median, modus) serta peluang kejadian tunggal.
Bahasa Indonesia:
- Menyimpulkan ide pokok dan memprediksi kelanjutan cerita.
- Menjelaskan makna bahasa kias (metafora/citraan).
- Menemukan informasi penting, istilah khusus, dan menyusun kembali isi teks menjadi bagan.
- Menilai akurasi isi teks, membandingkan informasi antarteks, hingga memberikan respons emosional terhadap karya.
๐ป Cara Simulasi Ujian TKA Gratis
Pusmendik menyediakan fasilitas simulasi TKA secara gratis dan dapat diakses berulang kali. Ini adalah kesempatan emas untuk berlatih. Caranya mudah:
- Buka laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/ atau langsung ke laman simulasi di https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.
- Pilih jenjang pendidikan (SD/MI atau SMP/MTs).
- Pilih “Mata Pelajaran Wajib”, lalu pilih mata pelajaran (Matematika atau Bahasa Indonesia).
- Klik “Mulai Simulasi”. Gunakan username dan password yang disediakan sistem untuk login.
- Isi token yang muncul di layar, konfirmasi, dan mulai kerjakan 30 soal.
- Setelah selesai, sistem akan menampilkan hasil berupa jumlah jawaban benar dan salah.
๐ TKA Kini Digabung dengan Asesmen Nasional (AN)
Ada perubahan penting tahun ini. Pelaksanaan TKA SD dan SMP akan digabung dengan Asesmen Nasional (AN). Kepala Pusmendik, Rahmawati, menjelaskan bahwa penggabungan ini bertujuan untuk efisiensi dan efektivitas.
Konsekuensinya, setiap siswa yang mendaftar TKA secara otomatis menjadi peserta AN. Jika sekolah tidak memiliki peserta TKA, maka sekolah tersebut dipastikan tidak mengikuti AN dan Rapor Pendidikannya tidak akan terbit di tahun 2027.
Dengan memahami seluruh alur ini, semoga siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang. Manfaatkan waktu yang tersisa dan raih hasil terbaik di TKA 2026!
(Sumber: Kemendikdasmen)

Komentar