Tontonan
Beranda » Berita » Film Live-Action The Legend of Zelda Dipastikan Tayang di Netflix Usai dari Bioskop

Film Live-Action The Legend of Zelda Dipastikan Tayang di Netflix Usai dari Bioskop

Aktris Bo Bragason ditampilkan sebagai pemeran Putri Zelda untuk film adaptasi live-action gim Nintendo, The Legend of Zelda, dalam foto yang diunggah ke media sosial @Nintendo, Senin (17/11/2025). (Foto: @nintendo)

CALIFORNIA — Penantian panjang penggemar The Legend of Zelda akhirnya menemui titik terang. Sony Pictures Entertainment (SPE) secara resmi mengumumkan kesepakatan lisensi global Pay-1 dengan Netflix yang memastikan adaptasi live-action gim legendaris Nintendo itu akan tersedia secara eksklusif di platform streaming tersebut setelah masa edar bioskopnya berakhir.

Pengumuman ini sekaligus menutup rumor yang selama hampir satu dekade beredar di jagat maya terkait masa depan film The Legend of Zelda. Melalui kesepakatan tersebut, Netflix mendapatkan hak streaming eksklusif untuk sejumlah film unggulan SPE mendatang, termasuk proyek ambisius adaptasi gim ikonik yang telah melahirkan jutaan penggemar lintas generasi.

“Kemitraan kami dengan Netflix selalu menjadi kolaborasi yang sangat bernilai. Kesepakatan Pay-1 terbaru ini membawa kerja sama tersebut ke level berikutnya dan memperkuat kesuksesan jangka panjang rilis bioskop kami kepada audiens global Netflix,” ujar Executive Vice President Global Distribution Sony Pictures Television, Paul Littmann, dalam pernyataan resmi di laman Sony Pictures, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Littmann, kerja sama ini membuka peluang signifikan yang menguntungkan seluruh ekosistem industri kreatif, mulai dari kreator hingga konsumen dan mitra global Sony.

Kesepakatan global ini akan mulai berjalan secara bertahap untuk proyek film tahun produksi 2026. Targetnya, seluruh film dalam perjanjian tersebut dapat dinikmati secara penuh di Netflix pada awal 2029, setelah menyelesaikan penayangan di bioskop dan distribusi hiburan rumah.

10 Karakter Terkuat di Jujutsu Kaisen

Selain The Legend of Zelda, Netflix juga akan menayangkan sejumlah judul besar lainnya dari Sony. Di antaranya The Nightingale, adaptasi novel populer karya Kristin Hannah yang untuk pertama kalinya mempertemukan Dakota Fanning dan Elle Fanning dalam satu proyek layar lebar.

Adapula film animasi Buds dari Sony Pictures Animation, serta Spider-Man: Beyond the Spider-Verse yang menjadi penutup trilogi animasi Spider-Verse yang inovatif.

Tak ketinggalan, kuartet film biopik The Beatles garapan sutradara peraih Oscar Sam Mendes juga masuk dalam daftar tayangan yang dinantikan dari kesepakatan ini.

Untuk proyek The Legend of Zelda, proses produksi dikabarkan berlangsung di Wellington, Selandia Baru, dan dijadwalkan berjalan hingga April 2026. Film ini ditargetkan rilis secara global di bioskop pada 7 Mei 2027.

Sejumlah pemeran utama telah diumumkan sejak Juli 2025. Benjamin Evan Ainsworth dipercaya memerankan Link, sementara Bo Bragason akan tampil sebagai Putri Zelda. Film ini disutradarai Wes Ball, yang sebelumnya sukses lewat Kingdom of the Planet of the Apes dan trilogi Maze Runner. Skenarionya ditulis oleh Derek Connolly bersama TS Nowlin.

Webtoon Populer The Remarried Empress Resmi Tamat Setelah 7 Tahun

Kepastian produksi semakin kuat setelah Nintendo merilis foto resmi perdana adaptasi live-action The Legend of Zelda melalui akun X mereka pada 17 November 2025. Namun demikian, hingga kini Sony dan Nintendo masih menyimpan rapat-rapat informasi terkait pemeran karakter antagonis ikonik, Ganondorf.

Di sisi lain, isu lama mengenai keterlibatan aktor papan atas seperti Tom Holland atau Emma Watson dipastikan tidak benar. Informasi tersebut dikonfirmasi sebagai konten menyesatkan hasil buatan kecerdasan buatan (AI) yang sempat viral di media sosial.

Sementara itu, Netflix mengungkapkan bahwa hak Pay-1 untuk film-film produksi Sony saat ini sudah berlaku di sejumlah wilayah, termasuk Amerika Serikat (AS), Jerman, dan Asia Tenggara. Beberapa judul yang telah tayang dari kesepakatan tersebut antara lain Uncharted, Spider-Man: Across the Spider-Verse, It Ends With Us, Anyone But You, dan Venom: The Last Dance.

Vice President Licensing Strategy and Programming Netflix, Lauren Smith, menegaskan antusiasme perusahaan untuk memperluas jangkauan film-film Sony ke audiens global. “Waralaba Sony yang kuat seperti Spider-Man: Across the Spider-Verse maupun film orisinal seperti Anyone But You sangat digemari penonton AS. Kini kami bersemangat menghadirkannya kepada anggota Netflix di seluruh dunia,” ujarnya.

Dengan kepastian ini, The Legend of Zelda tak hanya bersiap menjadi salah satu adaptasi gim paling dinanti di layar lebar, tetapi juga diproyeksikan menjangkau penonton global yang lebih luas lewat Netflix setelah masa tayang bioskopnya berakhir.

Dragon Ball Super: Beerus Diumumkan, Versi ‘Enhanced’ Siap Tayang Musim Gugur 2026

(Editor: Endro Yuwanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *