Ulas Dulu
Beranda ยป Berita ยป Tips untuk Memilih Bahan Pangan Tahu Bebas Formalin

Tips untuk Memilih Bahan Pangan Tahu Bebas Formalin

Tips memilih tahu bebas formalin (foto: pixabay).
Tips memilih tahu bebas formalin (foto: pixabay).

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengungkapkan adanya dua pabrik tahu yang menggunakan bahan formalin di Desa Waru dan Desa Waru Kaum, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 10 Juni 2022. Penggunaan bahan formalin untuk pangan tentu berbahaya.

Formalin tidak dijual bebas karena termasuk bahan berbahaya dan beracun (B3), salah satunya untuk pengawetan mayat. Dampak buruk bagi tubuh manusia jika mengonsumsi formalin antara lain gangguan pencernaan hingga muntah-muntah. Kemudian, dampak jangka panjangnya bisa merusak organ tubuh.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Bogor, Intan Widayati, saat mendampingi Kepala BPOM RI Penny K Lukito serta pejabat perwakilan dari Polda Jawa Barat memberikan tips bagi masyarakat untuk memilih produk tahu yang bebas dari campuran bahan formalin. Berikut tips dari Dinkes Kabupaten Bogor seperti dikutip kantor berita Antara.

– Penampakan secara fisik

Secara fisik memang sulit dibedakan. Namun tahun tanpa formalin disimpan dua hari sudah hancur. Sedangkan tahu berformalin lebih dari dua hari masih bagus fisiknya.

Hati-Hati! Duit THR Kamu Lagi Diincar Penipu Digital, 2 Modus Ini Lagi Ngegas Abis!

Tahu dengan kandungan formalin cenderung lebih utuh ketika disimpan. Teksturnya akan semakin keras dan tak berjamur ketika disimpan lebih dari dua hari.

– Bau atau aroma

Masyarakat dapat lebih mudah untuk membedakan tahu berformalin jika kandungan formalinnya banyak. Karena, tahu tersebut akan mengeluarkan aroma obat-obatan.

– Waspada bahan pangan lain

Masyarakat juga diminta tak hanya waspada memilih tahu bebas formalin. Pasalnya, formalin juga kerap digunakan untuk menggunakan bahan pangan lainnya oleh orang-orang tak bertanggung jawab, seperti mie, agar-agar campuran sop buah, dan bakso.

Realme C83 5G Resmi Meluncur: Baterai Jumbo 7.000 mAh dan Layar 144Hz, Harga Cuma Rp2,4 Jutaan!

– Rasa lebih pahit

Sejak dilarangnya penggunaan formalin untuk bahan pangan, pemerintah memberikan pemahit untuk setiap bahan formalin berbentuk cair. Sehingga jika digunakan untuk bahan pangan, akan terasa pahit dan memberikan kesan sebagai makanan tidak layak konsumsi.

Namun, masalahnya ada pabrik yang menggunakan bahan formalin berbentuk serbuk yang belum dicampur dengan pemahit.