Momen
Beranda ยป Berita ยป Selamat Jalan Pencipta The Punisher! Gerry Conway Tutup Usia, Marvel hingga DC Kehilangan Legenda

Selamat Jalan Pencipta The Punisher! Gerry Conway Tutup Usia, Marvel hingga DC Kehilangan Legenda

Penulis komik Marvel dan DC, Gerry Conway. (Foto: Akun Instagram @gerryconway52)
Penulis komik Marvel dan DC, Gerry Conway. (Foto: Akun Instagram @gerryconway52)

JEDADULU.COM โ€“ Dunia komik internasional tengah berduka. Salah satu penulis paling berpengaruh sepanjang masa, Gerry Conway, yang otaknya melahirkan puluhan karakter ikonik untuk DC dan Marvel Comics, meninggal dunia pada Senin (27/4/2026) di usia 73 tahun.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh The Hollywood Reporter. Sang legenda disebut telah berjuang melawan penyakit kanker sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Bagi para penggemar film pahlawan super, nama Conway mungkin tidak setenar Stan Lee. Namun, hampir bisa dipastikan Anda mengenal “anak buah” ciptaannya: The Punisher, Ms. Marvel, hingga Firestorm.

Kevin Feige: “Tulisannya Menginspirasi Layar Lebar”

Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, langsung memberikan penghormatan mendalam. Menurut Feige, keistimewaan Conway terletak pada kemampuannya memadukan aksi superhero sensasional dengan sisi manusiawi yang dekat dengan pembaca.

“Tulisannya sangat berpengaruh di seluruh komik kami, tetapi juga telah menginspirasi banyak hal yang telah kami lakukan di layar kaca, dari Werewolf by Night hingga Daredevil, Spider-Man, dan The Punisher,” ujar Feige dalam pernyataan resminya.

TVRI Buka Pendaftaran Nobar Berlisensi Piala Dunia 2026, Catat Caranya!

Feige juga mengenang Conway sebagai kolaborator dan teman yang luar biasa. “Dia akan sangat dirindukan,” tambahnya.

Masa Kejayaan: Menulis Spider-Man di Usia 19 Tahun

Gerry Conway lahir di Brooklyn, New York, pada 10 September 1952. Bakat besarnya sudah terlihat sejak dini. Ia mulai menerbitkan komik saat masih berusia 16 tahun, dan pada 1971, namanya mulai melambung di Marvel.

Puncaknya terjadi setahun kemudian. Di usia yang masih sangat muda, 19 tahun, Conway dipercaya oleh Stan Lee sendiri untuk menangani serial The Amazing Spider-Man.

Saat itu, ia menulis cerita yang hingga kini dikenang sebagai salah satu momen tergelap dan terpenting dalam sejarah Marvel: “The Night Gwen Stacy Died.” Dalam kisah itu, kekasih Peter Parker, Gwen Stacy, tewas di tangan Green Goblin. Sebuah keberanian naratif yang mengubah wajah komik superhero selamanya.

Tak hanya itu, di periode yang sama, Conway juga memperkenalkan Frank Castle alias The Punisherโ€”seorang antihero haus dendam yang keluarganya dibantai. Karakter ini kemudian memiliki film dan serial sendiri, serta dijadwalkan muncul lagi dalam Spider-Man: Brand New Day dan The Punisher: One Last Kill.

Dari Adat Jawa hingga Kedatangan Prabowo! Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju: 2.000 Tamu, Doa, dan Tuksedo yang tak Jadi Dipakai

Lebih dari Sekadar Penulis Komik

Presiden Marvel Comics and Franchise, Dan Buckley, mengenang Conway sebagai pribadi yang bijaksana. “Ia sangat peka terhadap inti emosional dan moral dari penceritaan, dan seorang pendukung yang luar biasa fasih untuk komik dan para kreator,” katanya.

Pemimpin Redaksi Marvel Comics, C.B. Cebulski, menambahkan bahwa Conway dengan piawai menulis hampir semua karakter di semesta Marvel, mulai dari Avengers, Iron Man, hingga Captain Marvel.

Tak hanya sukses di atas kertas, Conway juga sukses menyeberang ke Hollywood. Ia pindah ke Los Angeles dan terlibat dalam film animasi Fire and Ice (1983) serta Conan the Destroyer (1984). Ia juga menulis Justice League of America selama delapan tahun dan menciptakan Power Girl serta Firestorm untuk DC.

Selamat jalan, Gerry Conway. Karya-karyamu akan terus hidup di layar lebar dan hati para penggemar.

(Sumber: The Hollywood Reporter)

Siswi SD di Denpasar Lompat dari Lantai 3, Diduga Terinspirasi Konten Game Omori

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *