JEDADULU.COM โ Kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) meninggalkan duka yang mendalam bagi industri musik Tanah Air. Namun di balik popularitasnya sebagai penyanyi dengan vokal lembut, ada satu sisi lain dari mendiang yang jarang terekspose: otaknya yang encer dan prestasi akademiknya di kampus top dunia.
Penyanyi bernama lengkap Oxavia Aldiano itu bukan hanya artis biasa. Ia adalah bukti bahwa seorang entertainer bisa juga serius dalam mengejar pendidikan tinggi.
Perjalanan Akademik Vidi Aldiano
Vidi menempuh pendidikan S1 di Universitas Pelita Harapan pada 2009 sampai 2012. Ia kemudian tercatat sebagai lulusan S2 dari University of Manchester, Inggris, salah satu universitas negeri terkemuka yang telah berusia dua abad dan masuk dalam jajaran 60 kampus terbaik dunia versi Times Higher Education.
Vidi mengambil jurusan Innovation Management and Entrepreneurship di kampus bergengsi tersebut. Ia berhasil menyelesaikan studi master dalam waktu dua tahun dan lulus dengan predikat cum laude, sebuah pencapaian yang membanggakan mengingat ia menjalani kuliah sambil tetap mengembangkan jaringan bisnis.
Dalam wawancara dengan detikHOT pada Rabu, 15 Juli 2015, Vidi mengungkapkan rasa syukurnya saat diwisuda. “Dalam acara wisuda, saat disebutkan nama saya, hati saya langsung mengucap syukur kepada Allah SWT. Karena perjuangan saya membuat tesis yang tidak mudah akhirnya membuahkan hasil dengan predikat cum laude,” ucapnya penuh haru.
| Pencapaian Akademik | Detail |
|---|---|
| Universitas | University of Manchester, Inggris |
| Program Studi | Innovation Management and Entrepreneurship |
| Jenjang | S2 (Master) |
| Durasi Studi | 2 tahun |
| Prestasi | Cum laude |
| Peringkat Kampus | 60 besar dunia versi Times Higher Education |
Karier Musik yang Cemerlang
Lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990, Vidi memulai langkahnya di industri musik pada 2008 melalui album debut Pelangi di Malam Hari. Lagu Nuansa Bening dalam album tersebut menjadi titik awal yang membuka jalan baginya untuk dikenal luas di dunia hiburan Indonesia.
Sepanjang kariernya, Vidi melahirkan sejumlah lagu populer seperti Status Palsu, Cinta Jangan Kau Pergi, dan Tak Sejalan. Lagu-lagu ini menandai konsistensinya dalam berkarya dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyanyi solo pria terkemuka di Indonesia.
Perjuangan Melawan Kanker dan Penampilan Terakhir
Pada 2019, Vidi didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Meski sempat dinyatakan sembuh, penyakit itu kembali muncul dan bermetastasis ke paru-paru. Ia menjalani pengobatan imunoterapi di Jerman dan berbagi perjuangannya secara terbuka kepada publik.
Menjelang akhir 2025, Vidi memutuskan untuk sejenak menepi dari dunia hiburan demi memprioritaskan kesehatan. Keputusan itu ia sampaikan melalui Instagram pada 1 November 2025: “Gue memutuskan beberapa bulan ke depan untuk take a break (I haven’t got any since 2014), untuk fokus pada pemulihan diri, and also gue sedang mempersiapkan album baru untuk tahun depan.”
Sehari sebelum pengumuman tersebut, Vidi sempat tampil di konser Laleilmanino & Friends yang diselenggarakan Plainsong Live di Istora Senayan, Jakarta, pada Kamis (30/10/2025). Penampilan itu menjadi kali terakhir Vidi berdiri di atas panggung.
Warisan untuk Musik dan Pendidikan
Kepergian Vidi Aldiano tidak hanya meninggalkan warisan lagu-lagu indah, tetapi juga inspirasi bahwa kesuksesan di dunia hiburan tidak harus mengorbankan pendidikan. Ia membuktikan bahwa seorang artis bisa tetap berprestasi secara akademik di level internasional.
Ribuan ucapan belasungkawa membanjiri media sosial. Rekan artis, penggemar, dan masyarakat umum mengenangnya tidak hanya sebagai penyanyi berbakat, tetapi juga sebagai pribadi yang rendah hati, cerdas, dan berjuang melawan penyakit dengan keteguhan luar biasa.
Selamat jalan, Vidi Aldiano. Suaramu akan terus bergema, dan prestasi akademikmu akan menginspirasi generasi muda bahwa bermimpi besar di dua duniaโhiburan dan pendidikanโadalah hal yang mungkin.
(Sumber: detik.com)

Komentar