05/08/2026
Google Diterpa Bug Blokir Massal Blogspot, Blogger Punya Waktu 90 Hari untuk Selamatkan Ribuan Artikel.

Google diterpa bug blokir massal blogspot, Blogger punya waktu 90 hari untuk selamatkan ribuan artikel. (Foto: Pixabay)

Ribuan blog Blogspot terdampak bug pemblokiran massal. Blogger hanya memiliki waktu 90 hari untuk mengajukan peninjauan dan menyelamatkan data.

JEDADULU.COM – Ribuan pemilik blog atau web di platform Blogger atau Blogspot dilaporkan mengalami pemblokiran akun secara massal dalam beberapa hari terakhir. Banyak blog mendadak tidak bisa diakses setelah sistem otomatis Google menandainya sebagai mengandung malware atau konten berbahaya, meski sebagian besar pemilik mengaku tidak pernah mengunggah konten semacam itu.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan blogger, terutama mereka yang telah membangun blog selama bertahun-tahun dan menyimpan ribuan artikel di platform milik Google tersebut.

Yang menjadi perhatian, setiap blog yang dikunci memiliki batas waktu maksimal 90 hari untuk mengajukan peninjauan. Jika dalam periode tersebut tidak ada proses banding atau peninjauan, blog beserta seluruh datanya berpotensi dihapus secara permanen.

Laporan mengenai pemblokiran massal mulai ramai bermunculan sejak Selasa (4/8/2026). Sebagian besar pengguna menerima pemberitahuan bahwa blog mereka melanggar kebijakan “Malware and Similar Malicious Content”, sehingga URL blog tidak lagi dapat diakses publik.

Namun, berdasarkan diskusi yang berkembang di Google Blogger Help Community, sejumlah Pakar Produk Google (Product Expert) menyebut gelombang pemblokiran tersebut diduga merupakan kesalahan klasifikasi atau false positive yang dilakukan sistem otomatis.

Pakar Produk Google dengan nama akun DarkUFO menjelaskan banyaknya laporan serupa dalam waktu yang hampir bersamaan mengindikasikan adanya masalah pada sistem pendeteksian otomatis.

“Banyaknya laporan hari ini mengenai blog yang ditandai atau dikunci karena alasan yang sama menunjukkan adanya kesalahan klasifikasi oleh sistem otomatis. Salah sasaran (false positive) memang terjadi dari waktu ke waktu, tetapi tidak dalam skala sebesar ini. Tim internal Google telah diberitahu mengenai masalah ini,” tulis DarkUFO dalam forum bantuan resmi Blogger, Rabu (5/8/2026).

Menurut penjelasan para pakar produk, sistem otomatis diduga salah mengenali sejumlah skrip pada template Blogger buatan pihak ketiga sebagai program berbahaya. Padahal, skrip tersebut umumnya digunakan untuk fungsi tampilan maupun perlindungan hak cipta dan bukan malware.

Meski demikian, Google melalui mekanisme peninjauan tetap memberikan kesempatan kepada pemilik blog untuk mengajukan banding agar situs mereka diperiksa secara manual.

Karena itu, para blogger diimbau tidak menunda proses peninjauan. Tenggat waktu 90 hari yang diberikan sistem akan terus berjalan sejak blog dinyatakan dikunci.

Apabila batas waktu tersebut terlewati tanpa adanya pengajuan peninjauan, seluruh isi blog berpotensi dihapus permanen sehingga tidak lagi dapat dipulihkan.

Langkah yang Disarankan bagi Pemilik Blog

Bagi pemilik blog yang mengalami pemblokiran, berikut langkah yang disarankan:

  • Login ke akun Blogger menggunakan akun Google yang terhubung.
  • Pada halaman dasbor, klik tombol “Request Review” atau “Ajukan Peninjauan”.
  • Tunggu proses pemeriksaan manual oleh tim Google. Proses ini umumnya memerlukan waktu beberapa hari kerja, meski dapat berbeda pada setiap kasus.

Selain mengajukan peninjauan, para pengguna juga disarankan segera membuat cadangan data sebagai langkah antisipasi.

Pakar IT Indonesia, Sugeng R, mengimbau pengguna Blogger untuk segera melakukan backup melalui layanan Google Takeout.

Menurut Sugeng, pengguna cukup membuka layanan Google Takeout, memilih hanya data Blogger yang ingin diekspor, kemudian membuat file ekspor. Setelah proses selesai, Google akan mengirimkan tautan unduhan melalui email dalam format ZIP yang berisi file XML blog.

Sugeng juga mengingatkan agar pemilik blog yang belum terdampak tidak melakukan perubahan besar pada blog, seperti mengedit template, widget, maupun artikel, hingga persoalan pemblokiran massal tersebut benar-benar selesai.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Google mengenai penyebab teknis gangguan tersebut. Namun, berdasarkan berbagai laporan di forum bantuan resmi Blogger, tim internal Google disebut telah menerima laporan dan sedang melakukan investigasi terhadap masalah yang terjadi.

Bagi para blogger yang terdampak, mengajukan peninjauan serta melakukan backup data menjadi dua langkah penting agar aset digital yang telah dibangun selama bertahun-tahun tidak hilang akibat kesalahan sistem.

(Berbagai Sumber)